Vaksinasi Tahap 3, Pemerintah Sasar Kelompok Rentan hingga ODGJ

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Selasa, 18 Mei 2021 | 15:53 WIB
Vaksinasi Tahap 3, Pemerintah Sasar Kelompok Rentan hingga ODGJ
Ilustrasi---Tenaga medis menyuntikkan vaksin kepada buruh dan pekerja di Jakarta, Selasa (4/5/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Suara.com - Pemerintah memulai Program Vaksinasi Covid-19 gelombang ketiga, dengan target sasaran masyarakat yang rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan vaksinasi akan menyasar masyarakat yang rentan dari aspek geospasial adalah mereka yang tinggal di zona merah dan oranye corona.

"Artinya mereka yang tinggal pada daerah yang secara geografis memiliki angka kejadian covid-19 yang tinggi atau cenderung tidak terjadi penurunan," kata Nadia dalam jumpa pers virtual, Selasa (18/5/2021).

Sementara dari aspek sosial dan ekonomi, Nadia mengatakan mereka yang masuk dalam kelompok ini adalah masyarakat umum yang secara sosial-ekonomi kurang beruntung.

"Artinya tentu yang ekonominya ke bawah, ya kemudian secara sosial ini juga kurang beruntung ini yang kita dahulukan. Termasuk tadi kelompok-kelompok ditanya orang dengan disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)," ucapnya.

Menurut Nadia, vaksin yang digunakan tetap sama dengan gelombang satu dan dua, yakni menggunakan vaksin program pemerintah yang saat ini tersedia yaitu Vaksin Sinovac dan Vaksin AstraZeneca.

"Nanti di bulan Juni-Juli ada merek vaksin lain yaitu vaksin Novavax dan Pfizer, itu juga akan kita gunakan jadi ini adalah kita sebut vaksin Covid-19 tanpa kita lihat mereknya dan masyarakat tidak perlu khawatir karena semua merek vaksin itu sama baiknya," sambungnya.

Nadia menambahkan, Program Vaksinasi Covid-19 gelombang ketiga ini sebenarnya sudah dimulai di beberapa daerah sejak April 2021, namun akan diperluas secara nasional mulai Mei 2021.

Diketahui, total sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 yang terdiri dari kelompok tenaga kesehatan, lansia, dan petugas pelayan publik ada sebanyak 40.349.049 orang.

baca juga

Jumlah nakes yang sudah divaksin dosis pertama ada 1.502.772 orang (102,32 persen) dan dosis kedua sebanyak 1.369.379 orang (93,23 persen) dari total 1.468.764 sasaran.

Jumlah nakes yang sudah divaksin dosis pertama ada 2.803.387 orang (13,01 persen) dan dosis kedua sebanyak 1.859.645 orang (8,63 persen), masih jauh dari total 21.553.118 sasaran.

Lalu Jumlah petugas publik yang sudah divaksin dosis pertama ada 9.496.079 orang (54,80 persen) dan dosis kedua sebanyak 5,837,264 orang (33,69 persen) dari total 17.327.167 sasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru 8 Persen, Menkes Soroti Rendahnya Vaksinasi Lansia di Jawa Barat

Baru 8 Persen, Menkes Soroti Rendahnya Vaksinasi Lansia di Jawa Barat

Health | Selasa, 18 Mei 2021 | 14:05 WIB

Jokowi ke Bekasi Lihat Vaksinasi COVID-19 untuk Buruh

Jokowi ke Bekasi Lihat Vaksinasi COVID-19 untuk Buruh

Bekaci | Selasa, 18 Mei 2021 | 11:22 WIB

5.500 Pelaku Industri Pariwisata Yogyakarta Telah Divaksinasi Covid-19

5.500 Pelaku Industri Pariwisata Yogyakarta Telah Divaksinasi Covid-19

Health | Selasa, 18 Mei 2021 | 10:36 WIB

Sempat Positif Covid-19, Bupati Bantul Mulai Disuntik Vaksin

Sempat Positif Covid-19, Bupati Bantul Mulai Disuntik Vaksin

Jogja | Selasa, 18 Mei 2021 | 06:26 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×