Politisi Denmark Pembakar Alquran Ini Adakan Kontes Gambar Nabi Muhammad

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 19 Mei 2021 | 08:09 WIB
Politisi Denmark Pembakar Alquran Ini Adakan Kontes Gambar Nabi Muhammad
Ilustrasi kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang politisi Denmark-Swedia yang dikenal kerap melecehkan Al Quran, kini ia kembali membuat heboh dengan mengadakan sayembara menggambar Nabi Muhammad.

Menyadur Sputnik News, Selasa (18/5/2021) politisi Denmark-Swedia dan kritikus Islam Rasmus Paludan berencana mengadakan kontes menggambar Nabi Muhammad.

Politisi yang juga pernah merobek Al Quran tersebut akan mengadakan kontes di daerah kantong etnis Malmö di Rosengård, rumah bagi populasi umat Muslim di Swedia.

Menurut Paludan, waktu untuk persiapan kontes yang ia sebut "Everybody Draw Muhammad Day" sudah matang untuk menarik perhatian banyak orang.

Paludan menggarisbawahi bahwa acara kali ini akan digelar dua kali secara berturut-turut. Kali ini, kota Denmark yang akan berpartisipasi, tetapi sebagai imbalannya kota Swedia juga akan mengambil bagian, tegasnya kepada outlet berita Nyheter Idag.

"Kami bertemu dan menarik Muhammad. Anda juga bisa membuat gambar Muhammad. Tiga undian terbaik memenangkan hadiah," kata Paludan.

Politisi kontroversial tersebut mengungkapkan jika ia menjanjikan hadiah mulai dari 300 hingga 1.000 Krona Denmark (Rp 700.000 - Rp 2,3 juta).

Menurut harian Sydsvenskan, Paludan sudah mengajukan izin ke polisi untuk menggelar acara tersebut pada Kamis 20 Mei. Polisi, pada gilirannya, telah meminta informasi tambahan untuk permohonan tersebut.

Sampai saat ini masih belum jelas apakah Paludan akan mendapatkan lampu hijau dari pihak berwenang atau belum.

"Permohonan tersebut belum disetujui, tetapi kami perlu merencanakannya agar disetujui, dengan kehadiran yang tinggi untuk mencegah kejahatan dan gangguan," kata juru bicara Kepolisian Malmö Nils Norling kepada surat kabar Sydsvenskan.

Sementara permohonan sedang diproses, polisi sedang bekerja untuk memperkuat kapasitas mereka dalam menghadapi demonstrasi yang terjadi setelah konflik di Timur Tengah.

"Kami tahu bahwa peristiwa internasional juga bergema di Swedia dan ini dapat menimbulkan demonstrasi dan protes. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk dapat menangani manifestasinya.

Pada bulan Agustus tahun lalu, Paludan ditolak izinnya untuk berdemonstrasi di Kota Malmö. Namun, para pendukungnya tetap mengadakan dan bahkan tetap membakar Alquran seperti yang mereka rencakan.

"Kami mendapat reaksi setelah peristiwa Agustus tahun lalu ketika sebuah Alquran dibakar dan kerusuhan kekerasan berikutnya tetap segar dalam ingatan, dan tentu saja kami belajar dari peristiwa-peristiwa itu. Inilah mengapa kami telah menyiapkan organisasi khusus untuk mampu untuk menangani masalah ini," Stenkula menambahkan.

Rasmus Paludan menjadi terkenal di Denmark melalui demonstrasi provokatif melawan Islam. Aksinya juga sering memicu konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Bahar Ngaku Cucu ke-29 Nabi Muhammad, Denny: Terus Kenapa? Penting?

Habib Bahar Ngaku Cucu ke-29 Nabi Muhammad, Denny: Terus Kenapa? Penting?

Jakarta | Rabu, 19 Mei 2021 | 06:55 WIB

Sidang Aniaya Sopir Taksi, Habib Bahar Mengaku Cucu ke-29 Nabi Muhammad SAW

Sidang Aniaya Sopir Taksi, Habib Bahar Mengaku Cucu ke-29 Nabi Muhammad SAW

Hits | Selasa, 18 Mei 2021 | 20:46 WIB

Muhammad Ridwan Resmi Tinggalkan PSIS Semarang

Muhammad Ridwan Resmi Tinggalkan PSIS Semarang

Bola | Senin, 17 Mei 2021 | 12:40 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB