Yenny Wahid: Wimar Witoelar Bantu Gus Dur Redam Kritikan Internasional

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 19 Mei 2021 | 19:48 WIB
Yenny Wahid: Wimar Witoelar Bantu Gus Dur Redam Kritikan Internasional
Yenny Wahid, putri kedua Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Yenny Wahid, putri kedua Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengatakan almarhum Wimar Witoelar semasa hidup memiliki peran penting dalam penyelesaian persoalan HAM yang terjadi di Timor Timur (Timor Leste).

Yenny menuturkan, saat Wimar menjabat sebagai juru bicara Presiden Gus Dur, dia membantu meredam isu kemanusiaan di Timor Timur.

"Pada saat itu Indonesia masih dikritik soal masalah penanganan HAM di Timor Timur pasca referendum. Masih banyak sekali kecaman terutama dari pihak Australia," kata Yenny kepada wartawan usai mengikuti prosesi pemakaman almarhum Wimar di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (19/5/2021).

Ketika itu, kata Yenny, Indonesia mendapat banyak kritikan dari dunia internasional, Wimar sebagai juru bicara presiden lantas menjalankan pekerjaan dengan baik.

"Perannya besar dalam memberikan pemahaman internasional tentang posisi pemerintah Gus Dur yang menginginkan adanya rekonsiliasi. Menginginkan proses demokrasi berjalan dengan baik di Indonesia," jelas Yenny.

Karenanya dia menganggap Wimar memiliki peran yang sangat instrumental bagi ayahnya.

Putri ketiga Presiden RI ke-4 Abdurahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid menaburkan bunga ke atas pusara Wimar Witoelar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta, Rabu (19/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Putri ketiga Presiden RI ke-4 Abdurahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid menaburkan bunga ke atas pusara Wimar Witoelar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta, Rabu (19/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Di samping itu, Wimar dimatanya adalah sosok yang intelektual dalam perjuangannya kemajuan Indonesia, maupun secara pertemanan.

"Jadi memang Wimar adalah teman intelektual, teman pribadi, teman perjuangan penegakan demokrasi di Indonesia," ujar Yenny.

Wimar meninggal dunia pada Rabu (19/5/2021) sekitar pukul 08.56 WIB. Almarhum tutup usia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, setelah menjalani perawatan sejak Rabu (12/5) lalu.

baca juga

Kekinian, jenazahnya telah di makamkan di TPU Taman Kusir, Jakarta Selatan, pada sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Wimar Witoelar merupakan mantan Juru Bicara Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Almarhum juga diketahui merupakan pemilik Intermatrix Communications, perusahaan konsultan public relation.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suasana Haru Iringi Pemakaman Wimar Witoelar Mantan Jubir Gusdur

Suasana Haru Iringi Pemakaman Wimar Witoelar Mantan Jubir Gusdur

Foto | Rabu, 19 Mei 2021 | 19:10 WIB

Wimar Witoelar Meninggal, Sri Mulyani; Dia Orang yang Peduli Indonesia

Wimar Witoelar Meninggal, Sri Mulyani; Dia Orang yang Peduli Indonesia

Bisnis | Rabu, 19 Mei 2021 | 18:36 WIB

Ungkapan Menteri Teten soal Wimar Witoelar: Kami Kehilangan Tokoh Besar

Ungkapan Menteri Teten soal Wimar Witoelar: Kami Kehilangan Tokoh Besar

News | Rabu, 19 Mei 2021 | 18:15 WIB

Keluarga Terisak-isak saat Jasad Wimar Witoelar Dimasukkan ke Liang Lahad

Keluarga Terisak-isak saat Jasad Wimar Witoelar Dimasukkan ke Liang Lahad

News | Rabu, 19 Mei 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Hutan Terbakar, Korporasi Harus Diusut, Pemerintah Jangan Berkelit

Hutan Terbakar, Korporasi Harus Diusut, Pemerintah Jangan Berkelit

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Apakah Serum Harus Disimpan di Kulkas? Kenali Jenis yang Boleh dan Tidak

Apakah Serum Harus Disimpan di Kulkas? Kenali Jenis yang Boleh dan Tidak

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:49 WIB

Dua Kali Mangkir dari Panggilan KPK, DPR Sindir Nusron Wahid: Dulu Ksatria, Sekarang Berubah?

Dua Kali Mangkir dari Panggilan KPK, DPR Sindir Nusron Wahid: Dulu Ksatria, Sekarang Berubah?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Manga The Summer Hikaru Died Tamat, Begini Akhir Kisah Yoshiki dan Hikaru

Manga The Summer Hikaru Died Tamat, Begini Akhir Kisah Yoshiki dan Hikaru

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:45 WIB

2 Juta WNI Doyan Berobat ke Luar Negeri, RI Kehilangan Potensi Devisa Rp 200 T

2 Juta WNI Doyan Berobat ke Luar Negeri, RI Kehilangan Potensi Devisa Rp 200 T

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:44 WIB

×