alexametrics

Rizieq Pakai Syal Palestina di Ruang Sidang: Dukung Kemerdekaan Dari Zionis

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah
Rizieq Pakai Syal Palestina di Ruang Sidang: Dukung Kemerdekaan Dari Zionis
Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab mengenakan atribut bernuansa Palestina berupa syal di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (20/5/2021). [Suara.com/Bagaskara]

Rizieq tampak mengenakan atribut bernuansa Palestina berupa syal.

Suara.com - Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab berpenampilan berbeda dari biasanya ketika jalani sidang dengan pembacaan nota pembelaan atau pledoi atas tuntutannya terkait kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (20/5/2021). Rizieq tampak mengenakan atribut bernuansa Palestina berupa syal.

Salah satu kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar menjelaskan bahwa syal Palestina yang digunakan kliennya sebelum persidangan merupakan inisiatif pribadi.

"Inisiatif pribadi, mungkin beliau ada kali memiliki itu (syal Palestina)," kata Aziz di PN Jakarta Timur.

Aziz menjelaskan, tujuan penggunaan atribut bernuansa Palestina tersebut sebagai bentuk dukungan Rizieq. Pasalnya Palestina kekinian sedang memanas akibat serangan militer Israel yang memakan ratusan korban jiwa.

Baca Juga: Bacakan Pledoi, Rizieq Minta Dibebaskan Secara Murni dari Kasus Megamendung

"Itu bentuk empati dan dukungan kepada rakyat Palestina serta dukungan kemerdekaan Palestina dari zionis," ujarnya.

Namun diketahui memang Rizieq sempat kena tegur Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa ketika sidang dengan agenda pembacaan pledoi dimulai. Hakim meminta syal bernuansa Palestina yang digunakan Rizieq agar dicopot untuk menjaga marwah persidangan.

"Sebelum sidang dibuka, mohon maaf Pak Habib saya melihat atribut Palestina ini. Maksud saya begini karena kita ini menjaga marwah persidangan," kata majelis hakim sebelum sidang dimulai.

Hakim menjelaskan, dirinya menyadari situasi Palestina kekinian sedang ramai diperbincangkan. Bukan tak bersimpati, tapi kata Hakim untuk menjaga marwah.

"Artinya, lagi ramainya kita termasuk bersimpati lah peristiwa di sana. Tapi karena ini adalah persidangan di negara kita, di Republik Indonesia kita bersihkan di dalam persidangan ini dulu," tuturnya.

Baca Juga: Curhat Lewat Pleidoi, Rizieq: Saya Diperlakukan Seperti Tahanan Teroris!

"Masalah itu, jangan dibawa atributnya, mungkin bisa diganti silakan. Nanti kalau di luar persidangan boleh dipakai, silakan," sambungnya.

Komentar