Joe Biden Janjikan Bantuan untuk Rekonstruksi Gaza

Bangun Santoso

Jum'at, 21 Mei 2021 | 11:13 WIB
Joe Biden Janjikan Bantuan untuk Rekonstruksi Gaza
Presiden Joe Biden (VOA Indonesia)

Suara.com - Presiden Joe Biden pada Kamis (20/5) menjanjikan bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi untuk Gaza saat dia memuji kesepakatan untuk mengakhiri 11 hari pertempuran antara Israel dan Hamas yang menguji keterampilan negosiasinya.

Biden, muncul sebentar di Gedung Putih setelah berita tentang perjanjian gencatan senjata, juga berjanji untuk mengisi kembali sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel, meskipun ada keluhan dari Partai Demokrat tentang penjualan senjata Amerika Serikat (AS) yang tertunda ke Israel.

Biden mengatakan Amerika Serikat akan bekerja melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pemangku kepentingan internasional lainnya "untuk memberikan bantuan kemanusiaan yang cepat dan untuk mengumpulkan dukungan internasional bagi orang-orang di Gaza dan dalam upaya rekonstruksi Gaza.

Dia bersikeras bahwa bantuan rekonstruksi akan diberikan dalam kemitraan dengan Otoritas Palestina dan bukan dengan Hamas, yang oleh Amerika Serikat disebut sebagai organisasi teroris.

Otoritas Palestina, yang dijalankan oleh Presiden moderat Mahmoud Abbas, hanya mengatur sebagian dari Tepi Barat yang diduduki, sementara Hamas memegang kekuasaan di Jalur Gaza.

"Kami akan melakukan ini dalam kemitraan penuh dengan Otoritas Palestina - bukan Hamas - dengan cara yang tidak mengizinkan Hamas untuk mengisi kembali persenjataan militernya," kata Biden.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan Menteri Luar Negeri Antony Blinken akan melakukan perjalanan ke wilayah Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang untuk bertemu dengan rekan-rekan Israel, Palestina dan regional untuk membahas upaya pemulihan dan "bekerja sama untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi Israel dan Palestina."

Perjanjian gencatan senjata tersebut menyusul aktivitas diplomatik yang intens selama berhari-hari yang memberikan ujian terhadap kemampuan Biden dan para pembantu keamanan nasionalnya untuk membantu menyelesaikan konflik yang bisa berubah menjadi perang yang berkepanjangan.

Selama negosiasi, Biden berbicara dengan dua pemimpin yang memiliki hubungan tegang dengannya - enam kali dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, termasuk dua kali pada Kamis, dan satu kali dengan Presiden Mesir Abel Fattah al-Sisi.

baca juga

Baik Netanyahu dan Sisi dekat dengan Donald Trump. Biden menunggu berminggu-minggu untuk menelepon Netanyahu setelah menjabat sebagai presiden AS.

Panggilan teleponnya dengan Sisi pada Kamis adalah pertama kalinya mereka berbicara sejak Biden menjabat pada Januari.

Mesir, yang memiliki perjanjian perdamaian dan hubungan diplomatik dengan Israel dan juga memelihara kontak dengan Hamas, secara tradisional memainkan peran kunci dalam memadamkan pertempuran Gaza.

Tidak adanya komunikasi langsung antara kedua presiden hingga saat ini telah secara luas dilihat sebagai penghinaan Sisi oleh pemerintahan baru yang telah memperjelas kekhawatirannya tentang catatan hak asasi manusia Mesir.

Tekanan

Ketika konflik dimulai, pemerintah berhati-hati untuk tidak membuat tuntutan publik kepada Israel karena khawatir Israel akan mengabaikan seruan AS dan memperpanjang konflik, kata sumber yang akrab dengan negosiasi di belakang layar.

Amerika Serikat mendapat kesan, lima atau enam hari yang lalu bahwa Israel bersiap untuk memulai fase penurunan setelah menghancurkan sebagian besar target Hamas yang telah ditetapkan untuk diserang, kata sumber itu.

Pada saat itu, pejabat senior AS dari Biden mulai menekan Israel lebih kuat untuk deeskalasi dan gencatan senjata, kata sumber itu.

Pada Kamis, Israel memberi isyarat kepada pejabat Biden kesiapan untuk gencatan senjata, kata sumber itu.

Amerika Serikat memberi tahu Mesir, yang memberi tahu Hamas.
Kelompok militan Islam kemudian memberi tahu Mesir tentang kesiapannya untuk gencatan senjata, dan Mesir memberi tahu Amerika Serikat.

Teman bicara utama Mesir adalah kepala intelijen Kairo, kata sumber itu.

Apakah gencatan senjata itu akan bertahan merupakan perhatian utama, dengan Amerika Serikat tidak memberikan jaminan apa pun mengingat kekhawatiran akan serangan roket yang lebih acak dan ketegangan lain antara Israel dan Palestina, kata sumber itu. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Gencatan Senjata, Hamas Tetap Waspada Atas Agresi Israel

Resmi Gencatan Senjata, Hamas Tetap Waspada Atas Agresi Israel

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 11:05 WIB

Indonesia di Sidang PBB: Israel Negara Penjajah Palestina!

Indonesia di Sidang PBB: Israel Negara Penjajah Palestina!

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:51 WIB

Kirim Jin ke Israel, Dukun Santet: akan Tiba Dalam Dua Hari Melalui Angin

Kirim Jin ke Israel, Dukun Santet: akan Tiba Dalam Dua Hari Melalui Angin

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:47 WIB

Dahsyat! Dukun se-Indonesia Kirim Rudal ke Israel, Bela Palestina: Gaib!

Dahsyat! Dukun se-Indonesia Kirim Rudal ke Israel, Bela Palestina: Gaib!

Bali | Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:33 WIB

Menlu Sampaikan 3 Sikap RI Atas Konflik Palestina-Israel di Sidang PBB

Menlu Sampaikan 3 Sikap RI Atas Konflik Palestina-Israel di Sidang PBB

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:17 WIB

Kondisi Gaza Hancur: 2 RS Tak Bisa Diakses, Pasokan Listrik Hampir Habis

Kondisi Gaza Hancur: 2 RS Tak Bisa Diakses, Pasokan Listrik Hampir Habis

Video | Jum'at, 21 Mei 2021 | 11:05 WIB

Pimpinan Hamas Prediksi Akan Ada Gencatan Senjata Dua Hari ke Ddepan

Pimpinan Hamas Prediksi Akan Ada Gencatan Senjata Dua Hari ke Ddepan

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:33 WIB

Terkini

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:15 WIB

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:14 WIB

Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu

Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:02 WIB

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung

No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:48 WIB

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:37 WIB

Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!

Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:35 WIB

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:34 WIB