Peneliti Inggris Ungkap Anjing Dapat Endus Covid-19, Akurat hingga 94%

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 24 Mei 2021 | 12:46 WIB
Peneliti Inggris Ungkap Anjing Dapat Endus Covid-19, Akurat hingga 94%
Ilustrasi Anjing German Shepherd Polisi. (Unsplash.com/Marisa Teruel)

Suara.com - Sebuah penelitian mengungkapkan jika anjing dapat dilatih untuk mendeteksi infeksi Covid-19 bahkan ketika pasien tidak menunjukkan gejala dengan keakuratan hingga 90 persen.

Menyadur Channel News Asia, Senin (24/5/2021) London School of Tropical Medicine melakukan penelitian apakah anjing dapat mendeteksi bau khas yang dikeluarkan dari senyawa kimia yang terkait dengan pasien Covid-19 tetapi tidak menunjukkan gejala.

Para peneliti mengumpulkan sampel pakaian dan masker yang telah dipakai orang yang dinyatakan positif SARS-CoV-2 ringan atau bergejala.

Enam anjing yang telah dilatih kemudian dites untuk mendeteksi ada atau tidaknya senyawa kimia tersebut dicoba mengendus 200 sampel Covid-19.

Anjing-anjing itu perlu dilatih agar tidak mengidentifikasi "positif palsu", meskipun tidak ada sampel Covid-19 dalam tes tersebut.

"Ini berarti bahwa anjing sepenuhnya memahami dan mendapat hadiah untuk hasil yang negatif dan juga positif," kata Claire Guest, dari Fakultas Penyakit Menular dan Tropis di sekolah tersebut.

Secara keseluruhan, enam anjing tersebut berhasil mengidentifikasi antara 82 hingga 94 persen sampel SARS-CoV-2.

Para peneliti kemudian memodelkan seberapa efektif tingkat keberhasilan ini dan mengungkapkan jika para anjing tersebut dapat membantu mendeteksi kasus Covid-19 ringan atau tanpa gejala.

Para peneliti juga menyebutkan jika para anjing tersebut dapat digunakan untuk memeriksa setiap pelancong dengan keakuratan hingga 91 persen.

baca juga

Peneliti juga menjelaskan jika dengan bantuan indra penciuman anjing, dapat mencegah penularan 2,24 kali dibandingkan dengan tes PCR saja.

Sebelum Covid-19, anjing-anjing menunjukkan bahwa mereka dapat mengendus penyakit seperti kanker, malaria, dan epilepsi.

Indra penciuman anjing dapat mencium setara dengan setengah sendok teh gula di lahan seluas kolam renang ukuran olimpiade.

"Ini adalah awal yang sangat penting dan dapat menghasilkan sistem yang berguna dan dapat digunakan," kata Mick Bailey, profesor Imunologi Komparatif di Universitas Bristol.

"Tetapi masih banyak lagi validasi yang perlu dilakukan sebelum kami yakin bahwa anjing-anjing tersebut dapat secara andal dan secara spesifik mendeteksi infeksi SARS-CoV-2 tanpa gejala pada orang-orang di bandara dan stasiun kereta." pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Melonjak Pasca Lebaran, Doni Monardo Peringati Kepala Daerah

Kasus Covid-19 Melonjak Pasca Lebaran, Doni Monardo Peringati Kepala Daerah

Sumbar | Senin, 24 Mei 2021 | 10:47 WIB

Inggris Membuat Kapal Selam dengan Kecerdasan Buatan, Apa Istimewanya?

Inggris Membuat Kapal Selam dengan Kecerdasan Buatan, Apa Istimewanya?

News | Senin, 24 Mei 2021 | 10:41 WIB

Waduh! 42 Nakes di Jateng Positif Covid-19 Usai Rawat ABK dari India

Waduh! 42 Nakes di Jateng Positif Covid-19 Usai Rawat ABK dari India

Jawa Tengah | Senin, 24 Mei 2021 | 10:37 WIB

Terkini

Tragedi Karhutla Bromo Terparah: Terjebak Kepungan Api, 4 Relawan Gugur dan 2 Kritis

Tragedi Karhutla Bromo Terparah: Terjebak Kepungan Api, 4 Relawan Gugur dan 2 Kritis

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Haji Isam Mau Caplok Saham BCA, Ini Kata OJK

Haji Isam Mau Caplok Saham BCA, Ini Kata OJK

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Manhwa Aksi Populer Teenage Mercenary Diadaptasi Anime TV, Tayang 2027

Manhwa Aksi Populer Teenage Mercenary Diadaptasi Anime TV, Tayang 2027

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenperin Siapkan 11 Ribu Kapasitas Pelatihan Vokasi untuk Pekerja Migran

Kemenperin Siapkan 11 Ribu Kapasitas Pelatihan Vokasi untuk Pekerja Migran

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Sempat Lambaikan Tangan, Pria di Pesisir Barat Hilang Ditelan Ombak Ganas 4 Meter

Sempat Lambaikan Tangan, Pria di Pesisir Barat Hilang Ditelan Ombak Ganas 4 Meter

Lampung | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:21 WIB

KPK Sita Rp 800 Juta yang Dikembalikan Hercules, Diduga Terkait Pengelolaan Lahan Summarecon

KPK Sita Rp 800 Juta yang Dikembalikan Hercules, Diduga Terkait Pengelolaan Lahan Summarecon

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:14 WIB

Syariah Card Bank Mega Syariah Tumbuh 73,06 Persen, Dukung Gaya Hidup Halal

Syariah Card Bank Mega Syariah Tumbuh 73,06 Persen, Dukung Gaya Hidup Halal

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:14 WIB

Jebakan Halusinasi Kemenangan, Mengapa Judi Online Bikin Orang Ketagihan?

Jebakan Halusinasi Kemenangan, Mengapa Judi Online Bikin Orang Ketagihan?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Tipis, WTI Masih di Atas 97 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Dunia Turun Tipis, WTI Masih di Atas 97 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Keistimewaan Weton Jumat Legi: Neptu 11, Watak, dan Limpahan Rezeki Menurut Primbon Jawa

Keistimewaan Weton Jumat Legi: Neptu 11, Watak, dan Limpahan Rezeki Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:02 WIB

×