Wakil Dubes RI di India Ferdy Nico Yohannes Piay Meninggal karena Covid-19

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 26 Mei 2021 | 13:25 WIB
Wakil Dubes RI di India Ferdy Nico Yohannes Piay Meninggal karena Covid-19
Postingan KBRI India mengenai wafatnya Nico Yohannes Piay.[Instagram/@indonesiainnewdelhi]

Suara.com - Kabar duka datang dari Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk India, yang berkedudukan di New Delhi. Wakil Duta Besar Ferdy Nico Yohannes Piay meninggal dunia akibat terinfeksi covid-19.

Melalui akun Instagram resminya, KBRI New Delhi mengumumkan kepergian sang diplomat senior mereka tersebut.

"Keluarga Besar Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Delhi berduka cita atas berpulangnya salah satu pimpinan terbaik kami, Bapak Ferdy Nico Yohannes Piay, Wakil Duta Besar Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Delhi," tulis KBRI di akun @indonesiainnewdelhi, Rabu (26/5/2021).

"Kepemimpinan, ketauladanan, dan kebaikan hati yang telah bapak curahkan selama mengemban tugas di India akan kami kenang selamanya," sambungnya.

Menyadur The Hindu, Wadubes RI untuk India Ferdie Piay jatuh sakit bulan April, setelah dinyatakan positif covid-19.

Ferdy lantas pulang ke Indonesia pada akhir April, dan menghembuskan napas terakhir Selasa (25/5/2021).

Menurut laporan media India, Ferdie Piay sedang memimpin kedutaan sembari menunggu proses penunjukan duta besar baru setelah masa jabatan Sidhartho R Suryodipuro berakhir.

Masa jabatan Piay bertepatan dengan gelombang pertama dan kedua pandemi covid-19 di India, yang telah merenggut nyawa ribuan nyawa.

Selama satu tahun terakhir, Ferdie Piay mengarahkan dialog terkait kerja sama vaksin RI dengan India.

baca juga

Ia menjadi bagian dari delegasi diplomat yang dibawa mengunjungi perusahaan farmasi yang memproduksi vaksin covid-19 di Hyderebad.

Media India juga menyebutkan Piay adalah diplomat tertinggi yang meninggal dalam gelombang kedua covid-19 di India.

Awal bulan ini, seorang staf senior India yang bekerja di Komisi Tinggi Selandia Baru juga mengembuskan napas terakhir karena Covid-19.

Pihak berwenang telah menerima laporan adanya kasus covid-19 dari kedutaan besar Bhutan, Filipina, Selandia Baru dan Thailand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perayaan Waisak di Tengah Pandemi, Brahmavihara Arama Banjar Dibatasi

Perayaan Waisak di Tengah Pandemi, Brahmavihara Arama Banjar Dibatasi

Bali | Rabu, 26 Mei 2021 | 12:59 WIB

Kontroversi Baru Virus COVID-19 AstraZeneca, Disebut Sebabkan Stroke Iskemik

Kontroversi Baru Virus COVID-19 AstraZeneca, Disebut Sebabkan Stroke Iskemik

Bekaci | Rabu, 26 Mei 2021 | 12:53 WIB

Awalnya Tak Berbahaya, Ini Penyebab Jamur Hitam Bisa Mematikan Bagi Pasien Covid-19

Awalnya Tak Berbahaya, Ini Penyebab Jamur Hitam Bisa Mematikan Bagi Pasien Covid-19

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 13:05 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 06:41 WIB

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:40 WIB

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

×