60 Cabang, 600 Karyawan Kurang dari 6 Tahun, Ini 7 Rahasia Sukses Ayam Keprabon Express

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 04 Juni 2021 | 18:46 WIB
60 Cabang, 600 Karyawan Kurang dari 6 Tahun, Ini 7 Rahasia Sukses Ayam Keprabon Express
Salah satu outlet Ayam Keprabon Express. (Dok: ShopeePay)

Suara.com - Persaingan bisnis makanan dan minuman di Indonesia tidak pernah mati. Pebisnis lokal dan mancanegara bersaing untuk mendapat tempat di hati masyarakat. Di antara mereka, banyak juga pemula yang mencoba peruntungannya di dunia bisnis bersaing ketat ini.

Berbagai cara untuk memikat konsumen dilakukan, mulai dari cara konvensional hingga kemudian kerja sama dengan influencer terkenal, serta secara cerdas memaksimalkan kampanye-kampanye tanggal cantik, seperti 6.6, 12.12 yang bisa dilakukan melalui layanan pembayaran digital.

Ulet dan tekun merupakan salah satu kunci sukses pengusaha. Salah satu pemain lokal yang sukses dalam bisnisnya adalah Ayam Keprabon. Gerai makanan yang terkenal dengan varian ayam geprek menggugah selera ini, berkembang pesat dari hanya memiliki satu outlet di kota asalnya Solo, Jawa Tengah, hingga kini memiliki 600 karyawan dan 60 gerai waralaba dengan nama “Ayam Keprabon Express”.

Di tengah kesibukannya mempersiapkan partisipasi Ayam Keprabon Express dalam kampanye tanggal cantik 6.6 ShopeePay Mid Year Deals, Renny Rantika, CEO & Co-Founder Ayam Keprabon Express, membagikan tips dan rahasia sukses bisnisnya. Berikut 7 tips yang bisa menjadi panduan bagi pemula:

1.Bukan sekali dua saja, keberhasilan datang setelah 10 kegagalan
Ayam Keprabon Express bukanlah bisnis pertama Renny dan suami. Mereka gemar berdagang sedari dulu. Peruntungan bisnis di berbagai bidang sudah pernah dicoba. Jika dihitung, maka 10 jari tangan bisa mewakili kegagalan demi kegagalan dalam upaya berbisnis mereka, mulai dari berjualan kerupuk di pinggiran jalan Bandung, usaha retail, hingga menjadi agen asuransi. Hal-hal itu pernah dilakoni Rennym dengan hasil yang kurang menggembirakan. Meski berkali-kali gagal, kunci keberhasilan Renny dan suami ada pada kegigihan dan keberanian untuk selalu memulai lagi dari nol setelah suatu kegagalan.

2. Alon-alon asal kelakon
Ketika banyak pemain lain di industri makanan dan minuman fokus untuk segera membuka cabang sebanyak mungkin sekaligus, maka Renny dan suami memilih aliran berbeda. Ia lebih memilih memulai perlahan, sehingga memiliki waktu lebih untuk membentuk fondasi bisnis yang matang. Renny mengambil waktu kurang lebih satu tahun, untuk mempersiapkan jalur distribusi, standar bahan baku, standar karyawan dan lain-lain sebelum membuka waralaba Ayam Keprabon Express.

Fondasi ini juga dibuat di area dapur. Dari awal berdiri hingga kini, Ayam Keprabon Express menggerakkan roda makanannya dari central kitchen di Solo. Central kitchen ini menyalurkan bahan makanan ke 60 cabang waralaba yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Tidak hanya bumbu dan bahan pelengkap, stok ayam hingga sambal bohay (sambal bawang), dan yang terbaru sambal karca (kari-rica) pun dipasok dari central kitchen ini. Sumber yang terpusat merupakan upaya untuk mengeliminasi tantangan bisnis waralaba, yaitu rasa yang tidak konsisten antara satu cabang dengan yang lain. Alon-alon asal kelakon, alias pelan-pelan saja asal berhasil, menjadi motto yang Renny dan suami percaya.

3. Fokus, lurus dan jalan terus
Sebagai industri yang dinamis, pemain baru silih berganti menawarkan berbagai produk. Beberapa pemain lama juga mendiversifikasi bisnis dengan membuka perusahaan dengan varian makanan berbeda dari kakaknya. Berbeda dengan tren tersebut, Renny dan suami lebih memilih untuk fokus berinovasi pada bisnis Ayam Keprabon yang dirintisnya. Fokus tersebut membuat Ayam Keprabon mahir dalam menciptakan inovasi. Salah satu inovasi yang dibuat Ayam Keprabon adalah menu Sushi Geprek yang sukses viral dan menggebrak media sosial di periode akhir 2020 lalu.

4. Buka peluang untuk kolaborasi dengan siapapun
Beberapa perusahaan yang telah besar biasanya enggan bekerja sama dengan perusahaan pendatang baru. Berbeda dengan hal tersebut, Renny menekankan bahwa Ayam Keprabon selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan siapapun, asalkan bisa memberikan keuntungan atau kemudahan untuk konsumen. Hal tersebut yang mendasari bergabungnya Ayam Keprabon Express sebagai merchant ShopeePay di awal kemunculan layanan pembayaran tersebut pada awal tahun 2020.

baca juga

5. Jangan puas ketika sudah go-digital
Banyak bisnis makanan dan minuman yang puas ketika sudah go-digital dan bergabung menjadi mitra layanan pesan antar makanan dan layanan pembayaran digital. Padahal di luar sana, kompetitor pun melakukan hal serupa.

Renny dan timnya mengambil satu langkah lebih maju dengan memaksimalkan kampanye yang dilakukan layanan pembayaran digital. Sebagai contoh, Ayam Keprabon Express saat ini berpartisipasi dalam kampanye tanggal cantik 6.6 ShopeePay Mid Year Deals. Pada kampanye tersebut, pengguna bisa mendapatkan produk Ayam Keprabon Express dan produk dari ratusan merchant lainnya dengan lebih hemat berkat adanya tawaran cashback 100 persen.

“Tak hanya menguntungkan bagi konsumen, partisipasi pada kampanye tanggal cantik terbukti menguntungkan Ayam Keprabon Express secara finansial. Transaksi penjualan harian kami bisa meningkat hingga lebih dari 50 persen, jika mengikuti kampanye tanggal cantik dibandingkan hari biasanya,” kata Renny.

6. Memanusiakan manusia
Bagi Renny, aset terbesar Ayam Keprabon Express justru ada pada sumber daya manusia sebagai penggerak bisnis. Untuk memupuk loyalitas dan relasi yang panjang, Renny dan suami berpegang pada satu prinsip, yaitu memanusiakan manusia. Berbagai tradisi dan aktivitas untuk karyawan dilakukan di Ayam Keprabon Express. Tradisi perayaan ulang tahun, momen melahirkan, hingga liburan tahunan tak pernah dilewatkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kesejahteraan karyawan.

“Saya bersyukur sekali, dipertemukan dengan orang-orang baik yang mau bergerak bersama memajukan bisnis Ayam Keprabon Express. Bermula dari 4 orang karyawan, saat ini ada lebih dari 600 karyawan dan semua sudah seperti keluarga. Ayam Keprabon Express tidak akan jadi seperti hari ini tanpa kehadiran orang-orang hebat ini.” ujar Renny.

Paket Geprek Blenger. (Dok: ShopeePay)
Paket Geprek Blenger. (Dok: ShopeePay)

“Itulah sebabnya, semangat juang saya untuk terus menjalankan Ayam Keprabon Express semakin besar di tengah pandemi. Lebih daripada keuntungan bisnis, ada tanggung jawab moral yang saya emban pada hajat hidup ratusan karyawan serta konsumen setia Ayam Keprabon Express,” tambahnya.

7. Amati, Tiru, Modifikasi
Lahir dengan nama Ayam Keprabon, ide bisnis mulanya terinspirasi ketika Renny dan suami mendatangi sebuah tempat makanan ayam geprek di Yogyakarta.

“Tempatnya sangat sederhana, sayang sekali padahal bisa dimaksimalkan. Dari situ saya dan suami akhirnya memiliki ide untuk mengangkat menu ayam geprek dalam konsep yang lebih mapan,” kata Renny. Setelah melalui berbagai persiapan, lahirlah Ayam Keprabon yang namanya terinspirasi dari lokasi gerai pertama Ayam Keprabon di Jalan Teuku Umar No. 30, Solo. Daerah tersebut juga dikenal sebagai daerah Keprabon. Sementara kata ‘express’ ditambahkan khusus pada gerai waralaba dengan tujuan lebih merepresentasikan hidangan yang enak, murah, praktis dan akrab di tengah masyarakat kota yang dinamis," tutup Renny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Lansia Nasional, Ini 5 Aktivitas Seru Bareng Kakek dan Nenek Tercinta

Hari Lansia Nasional, Ini 5 Aktivitas Seru Bareng Kakek dan Nenek Tercinta

News | Jum'at, 28 Mei 2021 | 23:34 WIB

Ajak Apresiasi Pencapaian Tengah Tahun, ShopeePay Hadirkan Kampanye 6.6 Mid Year Deals

Ajak Apresiasi Pencapaian Tengah Tahun, ShopeePay Hadirkan Kampanye 6.6 Mid Year Deals

Jogja | Jum'at, 28 Mei 2021 | 14:06 WIB

Beli Voucher Game Online Murah dan Mudah, Ini Berbagai Cara yang Menguntungkan!

Beli Voucher Game Online Murah dan Mudah, Ini Berbagai Cara yang Menguntungkan!

Jogja | Kamis, 27 Mei 2021 | 15:04 WIB

Ide Kencan Hemat dan Seru Supaya Gaji Tetap Awet

Ide Kencan Hemat dan Seru Supaya Gaji Tetap Awet

News | Senin, 24 Mei 2021 | 17:35 WIB

Tren Kopi Terus Tumbuh, Ini 4 Hal Wajib Ada di Kedai Kopi Kekinian

Tren Kopi Terus Tumbuh, Ini 4 Hal Wajib Ada di Kedai Kopi Kekinian

Jogja | Senin, 24 Mei 2021 | 15:30 WIB

Ide Nge-date Hemat dan Seru dari ShopeePay supaya Gaji Tetap Awet

Ide Nge-date Hemat dan Seru dari ShopeePay supaya Gaji Tetap Awet

Jogja | Senin, 24 Mei 2021 | 14:12 WIB

Terkini

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:40 WIB

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:29 WIB

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:22 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

×