alexametrics

Dalami Dugaan Pelecehan Seksual di Gerbong Kereta, PT KAI Commuter Bakal Temui Korban

Dwi Bowo Raharjo | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Dalami Dugaan Pelecehan Seksual di Gerbong Kereta, PT KAI Commuter Bakal Temui Korban
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di Stasiun Manggarai, Jakarta, Minggu (9/5/2021). [Suara.com/Dian Latifah]

Usai peristiwa pelecehan itu terjadi, korban telah melaporkan ke petugas di Stasiun Jatinegara.

Suara.com - PT KAI Commuter tengah medalami kasus dugaan pelecehan seksual di kereta tujuan Cikarang (KRL KA 1452). Peristiwa itu terjadi pada Jumat (4/6) lalu sekitar pukul 19:00 WIB.

"Selanjutnya KAI Commuter juga akan menemui korban dan pelapor untuk menindaklanjuti peristiwa ini," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/6/2021).

Usai peristiwa pelecehan itu terjadi, korban telah melaporkan ke petugas di Stasiun Jatinegara.

Anne mengatakan petugas yang menerima laporan itu langsung mendata korban dan ciri-ciri terduga pelaku. Petugas juga sudah menyarankan korban untuk melapor kepada kepolisian.

Baca Juga: Ngadu Dilecehkan di KRL, Lebih Gila dari Zaman Orde Baru

"Namun korban ketika itu melanjutkan perjalanan keluar stasiun. Terduga pelaku tidak mengakui perbuatannya, namun KAI Commuter telah melakukan pendataan lengkap jika diperlukan di waktu yang akan datang," jelas Anne.

"Selain terduga korban dan pelaku, ketika itu tidak ada pengguna KRL lain yang ikut melapor sebagai saksi," sambungnya.

Terkait respons dari rekan teduga korban lewat Twitter, tentang keluhan dalam penanganan perkara ini, PT KAI Commuter menyampaikan permohonan maafnya.

"KAI Commuter juga hendak memohon maaf atas kesalahan respon melalui akun twitter resmi @commuterline yang membalas cuitan rekan korban. Atas kesalahan tersebut, KAI Commuter langsung mencabut akses operator akun yang menulis balasan tersebut. Selanjutnya akan ada proses lebih lanjut dan sanksi kepada yang bersangkutan," kata Anne.

Baca Juga: Wanita Ngadu Dilecehkan di KRL, Malah Direspons Ngegas Admin Commuterline

Komentar