Satgas Covid-19 Larang Pemerintah Daerah Tahan Stok Vaksin: Habiskan Untuk Rakyat!

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 07 Juni 2021 | 15:41 WIB
Satgas Covid-19 Larang Pemerintah Daerah Tahan Stok Vaksin: Habiskan Untuk Rakyat!
Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Ganip Warsito. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk mempercepat proses vaksinasi Covid-19 agar segera mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Ganip menjelaskan, pemerintah daerah tidak boleh menahan stok vaksin. Dia menegaskan, semua vaksin harus segera disuntikkan kepada masyarakat sesuai dengan kelompok prioritas yang sudah ditentukan.

"Vaksinasi ini juga kita akan keroyok nanti, sesuai dengan arahan Pak Presiden, kita akan lebih masifkan lagi. Tidak boleh ada stok, harus terpakai semua, tidak perlu manajemen stok, habiskan semua itu untuk rakyat," katanya dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 Nasional, Senin (7/6/2021).

Dia melanjutkan, jika stok habis, pemerintah daerah bisa langsung meminta dikirimkan stok vaksin baru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Program vaksinasi di tiap daerah harus segera dilaksanakan, karena vaksinnya itu sendiri sudah ada di daerah, kalau sudah habis bisa koordinasi dengan Kementerian Kesehatan," ucapnya.

Diketahui, jumlah Vaksin Covid-19 yang sudah diimpor sebanyak 92,2 juta dosis, termasuk vaksin berbentuk jadi dan bahan baku (bulk).

Dengan rincian, tiga juta dosis vaksin jadi Sinovac, 6,7 juta dosis vaksin jadi AstraZeneca, dan 1 juta dosis vaksin jadi Sinopharm, serta 81,5 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku.

Setelah bahan baku diolah di Bio Farma, maka keseluruhan vaksin bentuk jadi yang sudah dimiliki berjumlah 76,2 juta dosis, yang cukup untuk 37,6 juta jiwa.

Berdasarkan catatan Kemenkes per 7 Juni 2021 jumlah orang yang sudah disuntik dosis pertama adalah 17.775.918 orang dan yang sudah disuntik dosis kedua sebanyak 11.197.069 orang sejak vaksinasi perdana pada 13 Januari 2021 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Pusat akan Intervensi Pemerintah Daerah, Jika Kasus Covid-19 Melonjak

Satgas Pusat akan Intervensi Pemerintah Daerah, Jika Kasus Covid-19 Melonjak

News | Senin, 07 Juni 2021 | 13:23 WIB

Banyak Hoaks soal Covid-19, Satgas: Masyarakat Harus Cari Sumber yang Valid

Banyak Hoaks soal Covid-19, Satgas: Masyarakat Harus Cari Sumber yang Valid

Video | Senin, 07 Juni 2021 | 08:00 WIB

Percepat Vaksinasi Covid-19, Lansia di Lampung akan Didatangi ke Rumah

Percepat Vaksinasi Covid-19, Lansia di Lampung akan Didatangi ke Rumah

Lampung | Sabtu, 05 Juni 2021 | 10:07 WIB

Terkini

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:27 WIB

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:17 WIB

Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:16 WIB