Terungkap! Ilmuwan China Ajukan Hak Paten Vaksin Covid-19 Sebelum Pandemi

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 08 Juni 2021 | 14:25 WIB
Terungkap! Ilmuwan China Ajukan Hak Paten Vaksin Covid-19 Sebelum Pandemi
Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)

Suara.com - Seorang ilmuwan militer China dilaporkan telah mengajukan hak paten vaksin Covid-19 sebelum pandemi diumumkan. Tragisnya, ia tewas misterius beberapa minggu kemudian.

Menyadur The Sun Selasa (08/06), Yusen Zhou yang bekerja untuk Tentara Pembebasan Rakyat mengajukan dokumen atas nama partai politik China pada 24 Februari tahun lalu, menurut laporan.

Anehnya, kala itu WHO belum menyatakan virus corona sebagai pandemi dunia. Status ini baru dikeluarkan pada 11 Maret 2020 dengan kasus pertama yang dilaporkan di Wuhan pada Desember 2019.

Itu berarti paten vaksin diajukan tidak lama setelah China mengakui penularan pertama virus corona dari manusia ke manusia atau dua minggu sebelum pandemi diumumkan secara resmi.

"Ini adalah sesuatu yang belum pernah kita lihat dicapai sebelumnya, menimbulkan pertanyaan apakah pekerjaan ini mungkin telah dimulai jauh lebih awal," ujar Profesor Nikolai Petrovsky dari Universitas Flinders pada The Australian.

Ilustrasi laboratorium. (Pixabay)
Ilustrasi laboratorium. (Pixabay)

Menurut laporan, Zhou bekerja erat dengan ilmuwan Institut Virologi Wuhan, termasuk Shi Zhengli yang dijuluki "wanita kelelawar" karena pekerjaannya yang meneliti virus corona pada kelelawar.

Sayangnya, Zhou tewas misterius kurang dari tiga bulan setelah dia mengajukan paten untuk vaksin tersebut.

Dan menurut The New York Post, kematian Zhou pada Mei tahun lalu hanya dilaporkan dalam satu laporan media China, meskipun dia adalah salah satu ilmuwan terkemuka di negara itu.

Sebelum bekerja untuk PLA, Zhou pernah melakukan penelitian pascadoktoral di Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh, Amerika Serikat.

baca juga
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Hubungan kerja yang erat antara kedua negara mendukung data intelijen AS yang dirilis pada Januari yang mengatakan laboratorium Wuhan sedang melakukan aktivitas militer rahasia, lapor The Australian.

"Meskipun WIV menampilkan dirinya sebagai lembaga sipil, Amerika menetapkan WIV berkolaborasi dalam publikasi dan proyek rahasia dengan militer China," kata intelijen tersebut, menurut New York Post.

Kematian misterius Zhou kini sedang didalami oleh penyelidikan baru Presiden AS Joe Biden tentang asal-usul pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stress Kala Pandemi? Terapkan 5 Tips Ini Agar Kamu Tetap Produktif

Stress Kala Pandemi? Terapkan 5 Tips Ini Agar Kamu Tetap Produktif

Your Say | Selasa, 08 Juni 2021 | 09:05 WIB

Pandemi Covid-19 Bikin Kelompok Usia Muda Rentan Kena PHK

Pandemi Covid-19 Bikin Kelompok Usia Muda Rentan Kena PHK

Lifestyle | Senin, 07 Juni 2021 | 19:01 WIB

Selama Pandemi, Tingkat Masalah Mental Ibu Melahirkan Meningkat Drastis

Selama Pandemi, Tingkat Masalah Mental Ibu Melahirkan Meningkat Drastis

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 19:03 WIB

Terkini

Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:11 WIB

Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan

Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:10 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG hingga TPPU!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG hingga TPPU!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:09 WIB

Perjalanan Djamin Ginting Jadi Film Biopik, Hadir di Bioskop 1 Oktober 2026

Perjalanan Djamin Ginting Jadi Film Biopik, Hadir di Bioskop 1 Oktober 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 15:06 WIB

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

5 Fitur WhatsApp Praktis untuk Keamanan Privasi Pengguna, Lengkap Cara Pakainya

5 Fitur WhatsApp Praktis untuk Keamanan Privasi Pengguna, Lengkap Cara Pakainya

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

5 Kebiasaan Skincare yang Diam-Diam Merusak Skin Barrier, Jangan Diabaikan

5 Kebiasaan Skincare yang Diam-Diam Merusak Skin Barrier, Jangan Diabaikan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Sumbar | Jum'at, 25 September 2026 | 15:03 WIB

Parfum Melati Viva Bisa Dipakai untuk Apa? Simak Gunanya Selain untuk Badan

Parfum Melati Viva Bisa Dipakai untuk Apa? Simak Gunanya Selain untuk Badan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 15:02 WIB

Sang Pemenang Berdiri Sendirian: Ketika Kesuksesan Berujung pada Kehampaan

Sang Pemenang Berdiri Sendirian: Ketika Kesuksesan Berujung pada Kehampaan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:00 WIB

×