Mendes PDTT Ajak Kepala Desa Perempuan mulai Menata Desa

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 08 Juni 2021 | 18:35 WIB
Mendes PDTT Ajak Kepala Desa Perempuan mulai Menata Desa
Rapat Koordinasi Nasional Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, di Perpustakaan Nasional, Selasa (8/6/2021). (Dok: Kemendesa)

Suara.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mengajak para kepala desa perempuan untuk mulai menata desa, agar berbagai persoalan perempuan dan anak bisa diselesaikan.

"Saya yakin, kepala desa dan masyarakat mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi," katanya, saat  menjadi pembicara kunci dalam Rapat Koordinasi Nasional Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, di Perpustakaan Nasional, Selasa (8/6/2021).

Desa Ramah Perempuan dan Desa Peduli Anak akan menjadi episentrum baru pembangunan yang mendorong meningkatnya kesejahteraan dan kesehatan, akses terhadap pendidikan yang berkualitas, menurunkan angka perkawinan anak, menumbuhkan pusat ekonomi yang berbasis rumahan, sehingga ibu rumah tangga memiliki otonomi dalam pendapatan rumahan.

Halim mengatakan, dana desa sangat memberikan ruang untuk menangani persoalan perempuan dan anak. Kemendes PDTT, saat ini sedang fokus dengan pemutakhiran Data berbasis SDGs Desa untuk menghasilkan potret kondisi riil desa terhadap semua persoalan dan potensi yang dihadapi.

SDGs Desa memberikan perhatian seimbang atas pemetaan terhadap masalah dan potensi yang dimiliki desa. Hingga hari ini, data yang berhasil diunggah ke Sistem Informasi Desa sebanyak 38.533 desa, dengan 25.571.830 kepala keluarga,  total warga mencapai 75 .429.368 orang.

"Ini menunjukkan, sudah 65 persen warga desa yang terdata dengan merujuk data BPS warga yang tinggal desa, sebanyak 118 juta jiwa, setara 44 persen" kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Dengan kondisi ini, kata Halim, jika bisa menyelesaikan semua permasalahan di tingkat desa, maka sama dengan telah mendukung proses penyelesaian masalah perempuan dan anak hingga 43 persen.

Halim optimistis, jika akhir Juli mendatang, proses pemuktahiran data berbasis SDGs desa bakal tuntas.  Permasalahan desa kemudian sudah dipetakan dan dijawab dengan perencanaan pembangunan yang berbasis data.

Hal ini akan membuat musyawarah desa (musdes) tidak lagi adu otot, tapi adu data soal permasalahan yang dihadapi desa, seperti perempuan, anak, kesehatan, kemiskinan dan pendidikan.

"Itulah makanya, kami terus memantau agar pemetaan dan pendataan berbasis SDGs Desa, agar bisa dilaksanakan secara maksimal hingga perencanaan pembangunan sudah berbasis masalah," kata Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Untuk lebih konkret, enam hal yang jadi ukuran keberhasilan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Pertama, sejauhmana kebijakan di desa tentang DRPPA.

Kedua, meningkatkan perempuan wirausaha di desa, meningkatnya keterwakilan perempuan di struktur desa dan BPD, meningkatkan partisipasi perempuan dan anak dalam proses pembangunan desa.

Kemudian peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan dan pendidikan anak dan tidak anak yang menikah di bawah 18 tahun.

Gus Menteri mengatakan, Kemendes PDTT akan merancang penghargaan untuk kepala desa perempuan dengan enam kategori yang dipaparkan oleh Menteri PPA, Gusti Bintang Puspayoga pada tahun 2022.

Setelah itu, Gus Menteri bersama Bintang akan menggelar dialog dengan kepala desa perempuan se-Indonesia yang hadir secara online maupun offline.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMDes Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi Tingkat Desa

BUMDes Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi Tingkat Desa

Bisnis | Minggu, 06 Juni 2021 | 18:30 WIB

Gus Menteri: Desa Punya Tanggung Jawab Cukup Besar untuk Pulihkan Ekonomi Nasional

Gus Menteri: Desa Punya Tanggung Jawab Cukup Besar untuk Pulihkan Ekonomi Nasional

Bisnis | Sabtu, 05 Juni 2021 | 21:00 WIB

Abaikan Prokes! Kelakuan Pak Kades di Sidoarjo Gelar Hajatan di Rumah hingga Larut Malam

Abaikan Prokes! Kelakuan Pak Kades di Sidoarjo Gelar Hajatan di Rumah hingga Larut Malam

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 10:44 WIB

Honor Pendamping Lokal Desa Dijanjikan Mendes PDTT Bakal Naik

Honor Pendamping Lokal Desa Dijanjikan Mendes PDTT Bakal Naik

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 01:50 WIB

Mendes PDTT ke Sumedang, Saksikan Kerja Sama Pemutakhiran Data Desa

Mendes PDTT ke Sumedang, Saksikan Kerja Sama Pemutakhiran Data Desa

News | Jum'at, 04 Juni 2021 | 19:03 WIB

Gus Menteri Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e-SAKIP di Sumedang

Gus Menteri Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e-SAKIP di Sumedang

News | Jum'at, 04 Juni 2021 | 18:54 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB