Mengaku ketagihan seks, Gofar mulai menyadari mengenai bahaya penyakit seksual. Ia akhirnya mulai memeriksakan dirinya setiap tahun apakah terkena HIV atau tidak. Hasilnya, ia selalu dinyatakan bersih dari HIV.
Dalam podcast itu, temannya juga menanyakan salah satu kebiasaan Gofar yang kerap membuat sex tape bersama pasangan seksualnya. Apalagi, video sex tape pribadinya itu sampai boleh ditonton teman-teman dekatnya.
Gofar menjelaskan ia bisa meyakinkan cewek untuk membuat sex tape bersama karena berjanji untuk konsumsi pribadi. Ia pun mengaku hal yang dilakukannya sebenarnya salah sehingga akhirnya ia memutuskan membakar hardisknya.
"Nah ya balik lagi, konsumsi pribadi. Tapi sekali lagi itu adalah hal yang sangat salah. Dan gue itu mengakuinya.
Dan akhirnya hardisk-nya gua bongkar, gua bakar," tegasnya.
Podcast itu sendiri langsung ramai menuai hujatan dari warganet. Mereka beramai-ramai menyerang Gofar yang memang sedang kencang dituduh sebagai pelaku pelecehan seksual.
"Kenapa ya, ada orang yang menjadikan ngewe sebagai sebuah bentuk pencapaian? Apa nggak ada hal lain dalam dirinya yang bisa dijadiin aset?," sindir warganet.
"Kek gademen banget an***t cewek dibilang betina, udah tahu kita manusia. Emang lu kek hewan," hujat warganet.
"'Eksperimen cabul'. Coba bayangin beberapa tahun lagi dia didiagnosis HIV apa gak ketar ketir yang udah pernah berhubungan seksual sama dia," komen warganet.
"Dari sekian banyak potensi yang bisa dikembangkan buat mencapai kesuksesan dan dikenal banyak orang kenapa dia pilih menjadi cabul dan penjahat kelamin," hujat yang lain.
"Naudzubillah. Semoga dijauhkan dari makhluk sosial modelan kek gini," kata warganet.
"(((Eksperimen cabul))), (((Kencing nanah))), (((Sex tape yang dilakoni majikannya sendiri))), (((Spesies pecandu birahi)))," tulis yang lain.
Gofar Hilman Bantah Lecehkan Seksual Perempuan, Siap ke Polisi
Gofar Hilman membantah melakukan pelecehkan seksual ke akun @queenjojo atau Queen Jojo. Gofar Hilman pun siap ke polisi untuk menyelesaikan tuduhan pelecehan seksual.
Gofar Hilman menuliskan pembelaannya melalui Twitter. Dalam tulisannya, Gofar Hilman mengaku bahwa pada acara yang dimaksud oleh Queen Jojo itu, banyak orang yang minta bikin konten Instagram Stories dengannya.
“Gue inget banget event itu, di acara tsb banyak cowok dan cewek yang minta Instastory, di sini gue minta maaf kepada semua pihak yang tidak nyaman ketika gue rangkul, salah gue tidak meminta konsen akan rangkulan itu,” cuit Gofar Hilman.
Soal tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya, Gofar Hilman mengaku tidak pernah melakukan hal tersebut. Kala itu, lanjut Gofar Hilman, ia didampingi oleh dua orang hingga akhir acara.
“Untuk masalah tuduhan pelecehan, di sini gue yakin tidak melakukan hal itu, ada dua orang yang dampingin gue saat itu, 1 orang cewek panitia dan 1 orang cowok asisten gue, mereka yang jagain gue sampe masuk mobil di akhir acara,” lanjut Gofar Hilman.
Kata Gofar Hilman, dua orang yang mendampinginya itu juga tak melihat dirinya melakukan pelecehan seksual seperti yang dituduhkan.
Merasa namanya difitnah, Gofar Hilman mengaku siap menempuh jalur hukum untuk kasus ini. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan ia ingin menempuh jalur lain.
“Konfirmasi mereka bilang bahwa gue gak melakukan seperti yang dituduhkan tsb. Biar sama-sama enak, gue siap menyelesaikan masalah ini sebaiknya sih secara hukum, tapi kalau ada usulan lain gue siap mendiskusikan masukannya. karena melibatkan fitnah pake nama gue di sini," kata Gofar Hilman.