TWK KPK Jadi Sorotan Media Asing, Materi Tes soal Tionghoa Dinilai Diskriminatif

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 09 Juni 2021 | 17:32 WIB
TWK KPK Jadi Sorotan Media Asing, Materi Tes soal Tionghoa Dinilai Diskriminatif
SCMP soroti TWK KPK. (SCMP)

Suara.com - South China Morning Post, media massa yang berbasis di Hong Kong, China, menyoroti Tes Wawasan Kebangsaan yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi RI.

TWK menjadi kontroversi karena berimbas pada tidak lulusnya 75 pegawai KPK. Padahal, puluhan pegawai itu tengah menangani kasus-kasus korupsi jumbo.

Dalam pemberitaannya, SCMP mempersoalkan salah satu pertanyaan berbau rasis dalam TWK.

SCMP, Jumat (4/4) pekan lalu, memuat artikel berjudul "All Chinese are the same’: Indonesia’s ‘nationalism’ test for graft-busters sparks outrage,".

Dalam kalimat pertamanya, mereka menulis puluhan staf KPK terancam dipecat setelah gagal dalam ujian nasionalisme dan menyebutnya sebagai peluang merusak negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

"Sekitar 75 dari mereka, termasuk penyelidik senior, gagal. Ketua KPK kemudian mengatakan 51 dari mereka harus meninggalkan organisasi, sisanya harus mengikuti program pelatihan khusus."

"Pertanyaan tes kemudian bocor ke media dan menjadi viral dan memicu kritik karena dianggap aneh dan bahkan menyinggung kelompok minoritas."

SCMP soroti TWK KPK. (SCMP)
SCMP soroti TWK KPK. (SCMP)

Dalam laporannya, SCMP menjabarkan beberapa kejanggalan pertanyaan seperti "apakah mau menerima donor darah dari agama lain atau tidak".

Pertanyaan lain yang juga menggelitik SCMP adalah "apakah bersedia mengucapkan hari raya ke umat agama lain atau tidak hingga persoalan pilih Pancasila atau Alquran."

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Giri Suprapdiono yang dinyatakan tak lulus TWK mencuitkan laporan ini di akun Twitternya.

"TWK sudah jadi konsumsi media dunia. Media RRC pun menyoroti TWK KPK ini. Gawat koh! South China Morning Post, membahas keanehan TWK: Artikelnya berjudul 'All Chinese are the same': Indonesia's 'nationalism' test for graft-busters sparks outrage'," tulis Giri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisruh TWK KPK, Komnas HAM Periksa Pihak BKN dan Psikologi TNI AD

Kisruh TWK KPK, Komnas HAM Periksa Pihak BKN dan Psikologi TNI AD

News | Rabu, 09 Juni 2021 | 11:30 WIB

Tebongkar! Ini Dia Pembuat dan Pemberi Pertanyaan Pilih Alquran atau Pancasila

Tebongkar! Ini Dia Pembuat dan Pemberi Pertanyaan Pilih Alquran atau Pancasila

Surakarta | Rabu, 09 Juni 2021 | 10:47 WIB

Kapitra Ampera: Komnas HAM Tak Punya Hak Panggil Ketua KPK

Kapitra Ampera: Komnas HAM Tak Punya Hak Panggil Ketua KPK

Riau | Rabu, 09 Juni 2021 | 09:29 WIB

Terkini

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:41 WIB

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:37 WIB

Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik

Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:34 WIB

La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:23 WIB

Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi

Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:14 WIB

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:09 WIB

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:07 WIB

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:05 WIB

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:54 WIB