Pawangnya Meninggal, Gajah Ini Berjalan 24 Km untuk Hadiri Pemakaman

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 09 Juni 2021 | 21:02 WIB
Pawangnya Meninggal, Gajah Ini Berjalan 24 Km untuk Hadiri Pemakaman
Ilustrasi gajah. (Unsplash/Jager)

Suara.com - Seekor gajah yang patah hati berjalan lebih dari 15 mil atau setara 24 km untuk menghadiri pemakaman pawangnya dan mengucapkan selamat tinggal terakhir.

Gajah itu berjalan di samping anak pawangnya Kunnakkad Damodaran Nair selama dua jam untuk melihat jenazahnya dari luar rumah.

Mamalia bernama Brahmadathan itu berdiri di samping pelayat sebelum menyentuh tubuh almarhum mahout, nama resmi untuk pawang gajah, sebagai tanda penghormatan.

Dalam video yang viral, Brahmadathan tampak berjalan menyusuri jalan setapak ke halaman depan rumah almarhum Tuan Nair sebelum jenazahnya dibawa untuk upacara terakhirnya.

Gajah itu kemudian berdiri di depan beranda dan mengangkat belalainya dua kali sebelum putra Tuan Nair, Rajesh, datang untuk menepuk kepalanya.

Ilustrasi gajah. (Shutterstock)
Ilustrasi gajah. (Shutterstock)

Setelah beberapa saat, Brahmadathan mundur, tapi memberi hormat terakhir kepada pawangnya dengan mengangkat belalai lagi.

Pemandangan itu membuat orang-orang yang berkumpul di rumah menangis dan dibagikan di Facebook. "Inilah yang terjadi ketika gajah Brahmadantan datang untuk memberi penghormatan kepada pawangnya, Omanachettan, yang meninggal hari ini."

Video itu dilihat ribuan kali dalam waktu kurang dari 24 jam dan memicu lebih dari 24 ribu reaksi dan lebih dari 10 ribu komentar.

Kunnakkad Damodaran Nair alias Omanchetan, 74, meninggal karena kanker di rumahnya di Kerala, India selatan, pekan lalu setelah menghabiskan hampir enam dekade sebagai mahout.

baca juga
Ilustrasi kawanan gajah di alam liar. [Paweldotio/Unsplash]
Ilustrasi kawanan gajah di alam liar. [Paweldotio/Unsplash]

Baik dia dan Brahmadathan telah menghabiskan setiap hari bersama selama 25 tahun terakhir dan penduduk desa dikatakan "iri" dengan ikatan khusus pasangan itu.

"Keinginan terakhirnya adalah untuk melihat Brahmadathan. Semua orang iri dengan ikatan mereka."

"Ayah saya telah menjadi mahout dan pelatih selama hampir enam dekade dan ikut serta dalam berbagai festival untuk menarik orang banyak."

Gajah memiliki ikatan khusus dengan manusia dan terkenal karena mengunjungi sisa-sisa anggota keluarga yang sudah meninggal, membelai tulang mereka atau kadang-kadang bergoyang-goyang seperti berjaga-jaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Nametag Petugas Pawang Hujan di Kunker Jokowi ke Riau

Viral Nametag Petugas Pawang Hujan di Kunker Jokowi ke Riau

Riau | Rabu, 19 Mei 2021 | 14:00 WIB

Pandemi, Musim Hujan Kali Ini Pawang Hujan Keluhkan Job Terus Sepi

Pandemi, Musim Hujan Kali Ini Pawang Hujan Keluhkan Job Terus Sepi

Jatim | Rabu, 10 Februari 2021 | 12:46 WIB

Tragis! Dititipi Jaga Harimau, Pawang Kuda Ini Malah Tewas Diterkam

Tragis! Dititipi Jaga Harimau, Pawang Kuda Ini Malah Tewas Diterkam

Surakarta | Senin, 08 Februari 2021 | 14:03 WIB

Terkini

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

×