CEK FAKTA: Benarkah Kapal TNI Dikejar Kapal dan Helikopter Malaysia di Wilayah Sendiri?

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 13 Juni 2021 | 15:54 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Kapal TNI Dikejar Kapal dan Helikopter Malaysia di Wilayah Sendiri?
Kapal TNI dikejar kapal dan helikopter Malaysia (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar video yang diklaim merupakan aksi kejar-kejaran antara kapal TNI dengan kapal bertuliskan 'Malaysia'. Aksi kejar-kejaran tersebut diklaim berada di wilayah Indonesia.

Tak hanya kapal Malaysia, ada juga helikopter Mayalsia diklaim sedang mengejar kapal milik TNI di perairan Indonesia.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Princess. Berikut narasi yang diunggah akun tersebut:

"Heboh ,KAPAL TNI AK INDONESIA DIKEJAR OLEH KAPAL DAN HELIKOPTER MALAYSIA DI WILAYAH SENDIRI".

Lantas, benarkah klaim tersebut?

Kapal TNI dikejar kapal dan helikopter Malaysia (Turnbackhoax.id)
Kapal TNI dikejar kapal dan helikopter Malaysia (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Minggu (13/6/2021), klaim yang menyebut kapal TNI dikejar kapal dan helikopter Malaysia di wilayah sendiri adalah klaim yang salah.

Faktanya, kapal tersebut bukanlah kapal TNI melainkan kapal patroli dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Dikutip dari Tribunnews.com, kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan menangkap dua kapal asing pada 3 April 2019.

Saat kapal patroli membawa kapal tangkapan untuk identifikasi, muncul kapal maritim Malaysia mendekati kapal patroli HP Hiu 08.

Kapal TNI dikejar kapal dan helikopter Malaysia (Turnbackhoax.id)
Kapal TNI dikejar kapal dan helikopter Malaysia (Turnbackhoax.id)

Kapal Malaysia meminta agar kedua kapal tangkapan tersebut dilepaskan. Namun permintaan tersebut ditolak oleh kapal patroli RI.

Kapal patroli tetap membawa kedua kapal tersebut ke Belawan untuk proses identifikasi.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebutkan kapal TNI dikejar kapal dan helikopter Malaysia di wilayah sendiri adalah klaim yang keliru.

Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang salah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Viral Gempa California Berkaitan Dengan Tempat Kloning Manusia, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Gempa California Berkaitan Dengan Tempat Kloning Manusia, Benarkah?

News | Minggu, 13 Juni 2021 | 13:48 WIB

CEK FAKTA: Tarik Dana Haji, BPKH Ancam Masyarakat Tak Bisa Berhaji Seumur Hidup, Benarkah?

CEK FAKTA: Tarik Dana Haji, BPKH Ancam Masyarakat Tak Bisa Berhaji Seumur Hidup, Benarkah?

News | Minggu, 13 Juni 2021 | 10:28 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Haji 2021 Dibatalkan Karena Dana Jemaah Dipakai Untuk Infrastruktur?

CEK FAKTA: Benarkah Haji 2021 Dibatalkan Karena Dana Jemaah Dipakai Untuk Infrastruktur?

News | Minggu, 13 Juni 2021 | 10:29 WIB

Terkini

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:22 WIB

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:10 WIB

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB