Ribuan Mahasiswa di Wuhan Hadiri Wisuda, Banyak yang Tak Pakai Masker

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 15 Juni 2021 | 18:17 WIB
Ribuan Mahasiswa di Wuhan Hadiri Wisuda, Banyak yang Tak Pakai Masker
Ilustrasi wisuda. (Pixabay/vloveland)

Suara.com - Sedikitnya 11.000 siswa di Wuhan menghadiri wisuda akbar pertama setelah kota tersebut dihantam pandemi Covid-19, banyak dari mereka yang tak pakai masker.

Para siswa, menyadur Channel News Asia Selasa (15/6/2021), memakai toga biru tua dan duduk dalam barisan, tanpa jarak sosial atau masker wajah.

"Menyambut lulusan 2020 kembali ke rumah. Semoga masa depan Anda cerah." tulis spanduk besar di depan hadapan 11.000 siswa Wuhan.

Mengutip sebaris puisi Tiongkok kuno, spanduk itu juga menyampaikan nasihat kepada para siswa untuk masa depan: "Lautan tidak terbatas untuk ikan yang melompat."

Lebih dari 2.200 orang pada acara wisuda yang diadakan pada hari Minggu (13/6) adalah lulusan yang tidak dapat menghadiri wisuda tahun lalu karena pembatasan ketat.

Dari foto-foto yang diterbitkan oleh AFP, terlihat ribuan mahasiswa tersebut tampak duduk berbaris dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Banyak diantara mahasiswa tersebut dilaporkan tidak mengenakan masker.

Sebelumnya Universitas Wuhan sempat menyelenggarakan wisuda yang sebagian besar dilakukan secara online pada Juni tahun lalu. Pada saat itu, para siswa dan guru yang hadir semuanya mengenakan masker.

Covid-19 pertama kali muncul pada akhir 2019 di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei, yang membuat kota berpenduduk 11 juta jiwa itu menjadi salah satu daerah yang menerapkan lockdown paling ketat di dunia.

Lockdown ketat diterapkan setidaknya hingga April 2020 dan mulai dibuka kembali secara perlahan setelah 76 hari ditutup total.

Hingga saat ini, China masih menerapkan tindakan pencegahan tinggi tinggi, termasuk kontrol perbatasan yang ketat, karantina, "kode kesehatan" online wajib dan berbagai pembatasan perjalanan domestik.

Ada 20 kasus baru pada hari Selasa, termasuk 18 diimpor dari luar negeri dan dua dalam wabah lokal di provinsi Guangdong selatan. Ada 4.636 kematian yang dilaporkan secara resmi, mayoritas di Wuhan.

Untuk melihat foto, silakan klik di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Mang Oded, Ini Jeritan Tim Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut

Dear Mang Oded, Ini Jeritan Tim Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut

Jabar | Selasa, 15 Juni 2021 | 17:43 WIB

Banten Masuk Daftar Provinsi Alami Lonjakan Kasus COVID-19 Hingga 7.000 Kasus

Banten Masuk Daftar Provinsi Alami Lonjakan Kasus COVID-19 Hingga 7.000 Kasus

Banten | Selasa, 15 Juni 2021 | 17:41 WIB

Sindir Warganya yang Tidak Gunakan Masker, Gubernur Isran Noor: Orang Sakti

Sindir Warganya yang Tidak Gunakan Masker, Gubernur Isran Noor: Orang Sakti

Kaltim | Selasa, 15 Juni 2021 | 17:40 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB