Bongkar Pungli Oknum Aparat, Benni Eduward Ngaku Pernah Dipukuli hingga Disandera

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Kamis, 17 Juni 2021 | 13:54 WIB
Bongkar Pungli Oknum Aparat, Benni Eduward Ngaku Pernah Dipukuli hingga Disandera
Bongkar Pungli Oknum Aparat, Benni Eduward Ngaku Pernah Dipukuli hingga Disandera (YouTube/NajwaShihab).

Suara.com - Pemuda asal Medan, Sumatera Utara, Benni Eduward Hasibuan mengaku pernah dipukuli sampai disandera setelah ketahuan merekam pungutan liar (pungli) oknum petugas kepolisian daerah setempat.

Buntut dari aksi nekat merekam pungli oknum petugas tersebut, Benni Eduward juga sempat mendekam di penjara selama beberapa saat.

Pengakuan itu disampaikan oleh Benni Eduward saat menjadi salah satu narasumber dalam program TV Mata Najwa, Rabu (16/6/2021) malam.

Benni secara blak-blakan menerangkan bahwa dirinya mengalami intimidasi dari oknum aparat sejak 2018 silam. Dia mengklaim beberapa kali diancam dengan UU ITE.

"Sebenarnya dari 2018 itu sudah mulai ada bentuk intimidasi yang saya dapat," kata Benni Eduward seperti dikutip Suara.com dari tayangan dalam YouTube Najwa Shihab.

Bongkar Pungli Oknum Aparat, Benni Eduward Ngaku Pernah Dipukuli hingga Disandera (YouTube/NajwaShihab).
Bongkar Pungli Oknum Aparat, Benni Eduward Ngaku Pernah Dipukuli hingga Disandera (YouTube/NajwaShihab).

Dia menjelaskan, kejadian bermula ketika dia mengungkap adanya pungli di Taman Makam Pahlawan Palembang, Sumatera Selatan.

Benni megatakan, dia hampir menjadi korban berita bohong dan diancam UU ITE dengan pasal pencemaran nama baik.

"Ini bukan pertama kali saya diancam dengan UU ITE pencemaran nama baik. Awal terjadi saat saya mengungkap pungli di Taman Makam Pahlawan Palembang. Di situ saya hampir jadi korban berita bohong," terang dia.

Benni menungkapkan, pada waktu itu dia sempat diseret dalam sebah berita bohong yang terkait dengan pungli oknum aparat di Palembang.

"Oknum admin akun lalulintas Palembang menyebut berita bohong terkait sidang disiplin oknum yang terduga melakukan pungli. Saya disebutkan akan dilaporkan balik karena melakukan pencemaran nama baik institusi," paparnya.

Selain itu, Benni juga mengaku mendapatkan banyak intimidasi lain yang dilakukan setelah merekam pungli oknum aparat.

Tidak hanya intimidasi secara verbal, dia juga mengaku beberapa kali mengalami kekerasan fisik buntut aksi nekatnya tersebut.

"Selain intimidasi secara verbal, bahkan secara fisik juga," kata Benni.

Benni lalu menceritakan insiden di Kepala Gading, Jakarta. Dia mengklaim pernah dipukul oleh oknum aparat ketika merekam pungli.

"Di Kelapa Gading kalau gak salah, saya sempat dipukul dua kali oleh anggota. Pada saat itu terlihat saya merekam aktivitas mereka di tengah jalan, di mana itu tempat publik," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejam! Kakek di Palembang Cabuli Dua Cucu, Diiming-iming Uang Rp 50.000

Kejam! Kakek di Palembang Cabuli Dua Cucu, Diiming-iming Uang Rp 50.000

Sumsel | Kamis, 17 Juni 2021 | 12:36 WIB

Musik Melayu, Inovasi Campuran Ragam Kultur

Musik Melayu, Inovasi Campuran Ragam Kultur

Sumsel | Kamis, 17 Juni 2021 | 10:58 WIB

Bahaya! IDI: Ada 104 Kasus Virus COVID-19 Varian Delta, Paling Banyak di Jakarta

Bahaya! IDI: Ada 104 Kasus Virus COVID-19 Varian Delta, Paling Banyak di Jakarta

Jakarta | Kamis, 17 Juni 2021 | 10:25 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB