Survei LSI: PDIP Bisa Tumbang di Pilpres 2024 Kalau Calonkan Puan Maharani

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 17 Juni 2021 | 17:53 WIB
Survei LSI: PDIP Bisa Tumbang di Pilpres 2024 Kalau Calonkan Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Dok: DPR)

Suara.com - Lembaga Survei Indonesia menyebut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berisiko besar kalah pada Pemilihan Presiden 2024, apabila queen maker Megawati Soekarnoputri mengusung Puan Maharani sebagai calon presiden.

Risiko tersebut juga bakal berpengaruh pada hilangnya kekuasaan PDIP mengontrol pemerintahan. 

Peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, menjelaskan hal tersebut bisa saja terjadi karena elektabilitas Puan yang masih kecil. Menurut hasil survei LSI, elektabilitas Puan hanya sebesar 2 persen. 

Kendati demikian, angka itu bisa saja berubah karena popularitas Puan yang mencapai 61 persen. 

"Artinya Mbak Puan masih punya potensi untuk menaikkan elektabilitasnya karena popularitasnya masih di angka 61 persen," kata Adjie dalam paparannya yang disiarkan langsung melalui YouTube Lembaga Survei Indonesia, Kamis (17/6/2021). 

Namun, kalau melihat kondisi elektabilitas Puan yang saat ini masih kecil, kemungkinan PDIP tumbang di Pilpres 2024 bisa saja terjadi. 

"Risikonya adalah ada potensi capres PDIP akan dikalahkan oleh capres yang lain. Artinya, PDIP akan kehilangan peluang mengontrol pemerintahan 2024-2029," sambung Adjie. 

Prediksi itu bisa saja kalah, kalau terjadi perubahan-perubahan signifikan dalam pentas politik nasional. Misalnya, elektabilitas Puan melonjak naik menjelang Pilpres 2024.

"Artinya mbak Puan punya peluang untuk menjadi capres yang kuat yang diusung oleh PDIP."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Pekanbaru Sebut Puan Maharani Cocok Maju Capres 2024, Ini Alasannya

PDIP Pekanbaru Sebut Puan Maharani Cocok Maju Capres 2024, Ini Alasannya

Riau | Kamis, 17 Juni 2021 | 17:51 WIB

Soroti Isu Radikalisme, Rocky Gerung Curiga PDIP Ingin Jadi Partai Tunggal

Soroti Isu Radikalisme, Rocky Gerung Curiga PDIP Ingin Jadi Partai Tunggal

News | Kamis, 17 Juni 2021 | 16:00 WIB

Tak Lagi Berisik di Twitter, Akun Politisi PDIP Dewi Tanjung Ternyata Lenyap

Tak Lagi Berisik di Twitter, Akun Politisi PDIP Dewi Tanjung Ternyata Lenyap

Malang | Rabu, 16 Juni 2021 | 19:30 WIB

Dukung PPN Sembako, PDIP: Pajak Instrumen Negara Lahirkan Keadilan

Dukung PPN Sembako, PDIP: Pajak Instrumen Negara Lahirkan Keadilan

Riau | Rabu, 16 Juni 2021 | 15:09 WIB

Disebut Paling Oke, Ini Potensi Pasangan Capres Cawapres Sandiaga Uno-Ganjar Pranowo

Disebut Paling Oke, Ini Potensi Pasangan Capres Cawapres Sandiaga Uno-Ganjar Pranowo

Batam | Rabu, 16 Juni 2021 | 10:43 WIB

Sindiran Puan ke Ganjar Dibalas Publik: Pemimpin Bukan di Medsos tapi Baliho

Sindiran Puan ke Ganjar Dibalas Publik: Pemimpin Bukan di Medsos tapi Baliho

Riau | Rabu, 16 Juni 2021 | 09:24 WIB

Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo dan Anies, Hasil Survei SMRC

Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo dan Anies, Hasil Survei SMRC

Banten | Rabu, 16 Juni 2021 | 07:46 WIB

Tanpa PDIP, Elektabilitas Ganjar Pranowo Masih Bisa Kalahkan Prabowo

Tanpa PDIP, Elektabilitas Ganjar Pranowo Masih Bisa Kalahkan Prabowo

Sumsel | Selasa, 15 Juni 2021 | 17:28 WIB

Ganjar Diprediksi Tidak Berani Maju Capres Meski Didukung Partai Lain, Ini Alasannya

Ganjar Diprediksi Tidak Berani Maju Capres Meski Didukung Partai Lain, Ini Alasannya

Batam | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:05 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB