alexametrics

Cerita Nakes Kesulitan Napas karena RSD Wisma Atlet Penuh, Pasien Covid-19 Sedih

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Cerita Nakes Kesulitan Napas karena RSD Wisma Atlet Penuh, Pasien Covid-19 Sedih
Seorang tenaga kesehatan mengenkan alat pelindung diri (APD) lengkap sebelum melakukan perawatan terhadap pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Nakesnya perempuan, kasihan banget. Sedih kalau ingat itu," tuturnya.

Suara.com - Melonjaknya jumlah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta membuat para tenaga kesehatan (nakes) kewalahan. Bahkan, saking harus bekerja ekstra dengan mengenakan baju APD, ada nakes yang kesulitan bernapas. 

Hal itu diungkap Ikbal, salah satu pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet saat dihubungi Suara.com, Jumat (18/6/2021). Melihat kondisi nakes seperti itu, Ikbal pun mengaku merasa kasihan. 

Ikbal mengaku melihat napas nakes perempuan yang megap-megap. Peristiwa itu terjadi di dalam lift RSD Wisma Atlet. 

Warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat itu kemudian bertanya soal kondisi nakes tersebut. 

Baca Juga: 23 Pasien COVID-19 Datang Bersama Minta Dirawat, RSUD Tangerang Penuh

"Sama desahan napasnya, ketahuan banget," kata Ikbal kepada Suara.com saat dihubungi lewat telepon seluler, Jumat. 

Menjawab pertanyaan Ikbal, nakes itu menjawab kalau pekerjaannya akan semakin berat karena terus berkeringat. Keringat itu kemudian membahasi masker yang dikenakan. 

Para nakes tidak bisa langsung menggantinya lantaran masih harus merawat para pasien. 

"Karena kata mereka masker basah itu membuat mereka kesulitan napas. Kebayang ya sudah capek kesulitan napas pula," ujarnya. 

Ikbal juga tidak menampik ada nakes yang akhirnya tumbang karena kelelahan menangani pasien yang jumlahnya pun tidak sedikit. Beban mereka pun semakin berat karena harus mengenakan pakaian hazmat serta alat pelindung diri lainnya. 

Baca Juga: Covid-19 Makin Genting! Dokter Mulai Pilih-pilih Pasien untuk Diberi Oksigen

"Kejadian itu saat aku di poli untuk ambil darah. Nakesnya perempuan, kasihan banget. Sedih kalau ingat itu," tuturnya. 

Komentar