Polarisasi Jadi Alasan Jokowi-Prabowo 2024, Analis: Membunuh Kompetisi

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 23 Juni 2021 | 15:02 WIB
Polarisasi Jadi Alasan Jokowi-Prabowo 2024, Analis: Membunuh Kompetisi
[Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Analis politik Exposit Strategic Arif Susanto menganggap alasan M. Qodari mengembangkan Jokowi-Prabowo untuk Pemilihan Presiden 2024 hanya akan membunuh kompetisi. Adapun alasan M Qodari mendukung Jokowi-Prabowo ialah untuk menghindari adanya polarisasi publik.

Qodari yang dikenal sebagai Direktur Eksekutif Indo Barometer kini menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat JokPro 2024, sebuah komunitas yang memiliki tujuan mendorong agar Jokowi dan Prabowo berpasangan pada pesta demokrasi mendatang. Arif menegaskan bahwa penyebab polarisasi muncul bukan karena kompetisi.

"Kalau Qodari menyebut bahwa Jokowi-Prabowo adalah solusi polarisasi, artinya pertama kali Qodari ingin membunuh kompetisi," kata Arif dalam diskusi bertajuk Presiden Jokowi 3 Periode: Khayalan atau Kenyataan secara virtual, Rabu (23/6/2021).

Arif menjelaskan, bahwa satu hal yang membuat demokrasi menarik itu justru adanya kontestasi di mana perebutan kekuasaan berlangsung secara kompetitif. Penentuan hasil kompetisi pun diputuskan dari hasil dukungan yang lebih besar.

Ia pun mencontohkan pada pertandingan sepakbola semisal Persipura bertanding melawab Persita. Kemudian para pemainnya bertengkar dan dinilai sebagai sesuatu hal yang buruk dari nilai sepakbola itu sendiri.

Kemudian ada pihak yang ingin agar pemenangnya ditentukan dengan cara aklamasi. Itu serupa dengan mendukung Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024. "Itu membunuh kompetisi," ujarnya.

Sehingga, Arif menilai kalau masalah polarisasi itu bukan berasal dari panggung kompetisinya, akan tetapi dari adanya propaganda manipulatif yang dimunculkan oleh kandidat.

"Fakta bahwa pemilu ditentukan oleh yang didukung oleh lebih banyak orang itu kemudian menjebak sebagian kandidat untuk secara manipulatif membenci yang berbeda," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Presiden 3 Periode, Begini Penampakan Kantor Seknas Jokowi-Prabowo 2024 di Mampang

Dukung Presiden 3 Periode, Begini Penampakan Kantor Seknas Jokowi-Prabowo 2024 di Mampang

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 11:50 WIB

Soal Dukungan Jokowi-Prabowo 2024, Rocky Gerung: Logika Pengusung Jokpro Dungu

Soal Dukungan Jokowi-Prabowo 2024, Rocky Gerung: Logika Pengusung Jokpro Dungu

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 08:37 WIB

Prabowo Unggah Foto saat Dirinya Usung Jokowi di Pilkada DKI 2012, Apa Maknanya?

Prabowo Unggah Foto saat Dirinya Usung Jokowi di Pilkada DKI 2012, Apa Maknanya?

News | Selasa, 22 Juni 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB