RS Penuh Akibat Tsunami Covid-19, Dokter Terpaksa Mulai Pilih-pilih Nyawa Pasien

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 24 Juni 2021 | 10:47 WIB
RS Penuh Akibat Tsunami Covid-19, Dokter Terpaksa Mulai Pilih-pilih Nyawa Pasien
Petugas medis membawa pasien COVID-19 untuk dipindahkan ke ruang rawat inap dari selasr IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Dokter spesialis paru di RS UI Depok, Jawa Barat, dr. Irandi Putra Pratomo mengaku dengan berat hati tenaga medis saat ini terpaksa mulai memilih-milih nyawa pasien yang dirawat.

Pasalnya, ketersediaan ruangan dan alat di banyak rumah sakit mulai menipis, namun pasien Covid-19 yang masuk terus berdatangan dalam jumlah yang begitu besar.

Hal tersebut terungkap saat Irandi menjadi pembicara di acara Mata Najwa bertajuk 'Mata Najwa Takeover: Blak-blakan Dokter' yang disiarkan di Trans7 pada Rabu (23/6/2021) malam.

Irandi mengaku, saat ini ruang ICU di RS UI Depok sudah mengalami kelebihan kapasitas.

Alhasil tim medis harus cermat menentukan skala prioritas pasien mana yang memiliki peluang hidup lebih besar jika ditangani di ICU.

Suasana ICU di RS UI Depok (Youtube/matanajwa)
Suasana ICU di RS UI Depok (Youtube/matanajwa)

"Menentukan prioritas dari pasien mana yang akan lebih memberikan manfaat kalau dirawat di ICU. Dalam keadaan seprti ini bahasa kasarnya pilih-pilih nyawa," kata Irandi seperti dikutip Suara.com, Kamis (24/6/2021).

Irandi menjelaskan, sebagian besar pasien yang dirawat di ICU menggunakan alat bantu ventilator.

Bahkan, oksigen di rumah sakit juga mulai menipis sehingga para pasien harus menggunakan tabung oksigen sendiri.

Dalam berbagai kasus, kebanyakan pasien dirawat di ICU bisa mencapai 2 hingga 4 minggu.

baca juga

"Bayangkan untuk menunggu sampai selama itu supaya bisa masuk ICU. Mungkin pasien akan sembuh selama perawatan di IGD, atau sayang sekali akan meninggal selama menunggu ICU," ungkapnya.

Irandi juga sempat melakukan video streaming penampakan IGD di RS UI Depok yang dipenuhi pasien Covid-19.

Saking penuhnya ruangan tersebut, ada pasien tidak mendapatkan ranjang dan terpaksa dirawat di IGD dalam kondisi duduk di kursi.

Tak hanya IGD, ruang ICU di rumah sakit tersebut juga tampak dipenuhi oleh pasien-pasien dengan kondisi berat.

Tim medis yang mengenakan APD lengkap tampak sibuk hilir mudik memastikan kondisi pasien yang dirawat di sana.

Simak video selengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Nambah Terus! RSD Wisma Atlet Nyaris 100% Penuh

Pasien Nambah Terus! RSD Wisma Atlet Nyaris 100% Penuh

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 10:29 WIB

Soal Jenazah Pasien COVID-19 Diangkut Pakai Truk, Wagub DKI: Semua Diantar Ambulans

Soal Jenazah Pasien COVID-19 Diangkut Pakai Truk, Wagub DKI: Semua Diantar Ambulans

Jakarta | Kamis, 24 Juni 2021 | 07:00 WIB

Innalillahi, Pasien COVID-19 Tak Bisa Dirawat hingga Meninggal karena RS Penuh

Innalillahi, Pasien COVID-19 Tak Bisa Dirawat hingga Meninggal karena RS Penuh

Jabar | Rabu, 23 Juni 2021 | 17:32 WIB

Terkini

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×