Lurah Cijantung Meninggal karena Covid-19, Sang Istri Dikabarkan Ikut Terpapar

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 25 Juni 2021 | 12:58 WIB
Lurah Cijantung Meninggal karena Covid-19, Sang Istri Dikabarkan Ikut Terpapar
Ilustrasi COVID-19 (Unsplash/Martin Sanchez)

Suara.com - Lurah Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Haerudin dinyatakan meninggal dunia karena terpapar Covid-19 di  RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (25/6/2021) dini hari sekitar pukul 01.10 WIB. Tak hanya itu sang istri Almarhum dikabarkan sedang menjalani isolasi mandiri di rumah karena ikut terpapar Covid-19.

Terkait hal itu, Camat Pasar Rebo, Raden Anthoni Widodo meminta jajarannya dan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. 

Camat Anthoni awalnya mengatakan jika pihaknya tidak melaksanakan upacara pelepasan jenazah Lurah Haerudin yang rencannya akan dikebumikan di TPU Bambu Apus, siang ini.  

"Meninggal sekitar pukul 01.10 di RSUD Pasar Minggu, diduga akibat COVID 19. Karena meninggal dunia akibat COVID maka tidak ada upacara pelepasan jenazah," Anthoni kepada wartawan, Jumat (25/6/2021).

Demam Usai Jenguk Warga Isoman

Anthoni juga menceritakan kondisi terakhir sebelum Haerudin meninggal karena Covid-19. Dia menjelaskan, almarhum sempat menjenguk salah satu warganya yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) pada Senin (14/6/2021) lalu, Namun ia memastikan tidak sampai masuk ke dalam rumah warga tersebut.  

Sesampainya di rumah setelah menjenguk, Haerudin disebutnya merasakan gejala demam. Pada keesokan harinya pun Haerudin masih sempat mengikuti rapat di kantor kecamatan. Sepanjang rapat, kondisi tubuh Haerudin memburuk. Karena badan terasa tidak enak dan demam akhirnya izin pulang ke rumah.

"Keterangan dari isterinya, almarhum itu sering mengeluh tidak enak badan dan demam. Akhirnya kita minta agar beliau istiirahat di rumah, tidak usah memikirkan pekerjaan dulu, agar kondisinya fit seperti semula," tutur Anthon.

Akhirnya Haerudin pun dilarikan ke RSUD Pasar Minggu untuk mendapatkan perawatan. Kendati demikian, nyawa Haerudin tak tertolong di rumah sakit. 

baca juga

Selain itu, istri lurah Cijantung ini juga dikabarkan ikut terpapar positif Covid 19 dan saat ini yang bersangkutan menjalani isoman di rumahnya di bilangan Lubang Buaya, Cipayung.

"Kami imbau pada seluruh ASN dan warga untuk mematuhi protokol kesehatan dan tetap menjalankan PHBS. Ini demi kebaikan bersama," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

STOP PRESS! Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Kembali Terpapar Covid-19

STOP PRESS! Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Kembali Terpapar Covid-19

Malang | Jum'at, 25 Juni 2021 | 12:47 WIB

Meninggal Terpapar Covid-19, Lurah Cijantung Mendadak Demam usai Besuk Warga Isoman

Meninggal Terpapar Covid-19, Lurah Cijantung Mendadak Demam usai Besuk Warga Isoman

News | Jum'at, 25 Juni 2021 | 11:52 WIB

Lurah Cijantung Dikebumikan di TPU Bambu Apus Siang Ini, Tak Ada Acara Pelepasan Jenazah

Lurah Cijantung Dikebumikan di TPU Bambu Apus Siang Ini, Tak Ada Acara Pelepasan Jenazah

News | Jum'at, 25 Juni 2021 | 11:36 WIB

BREAKING NEWS: Lurah Cijantung Haerudin Meninggal karena Covid-19

BREAKING NEWS: Lurah Cijantung Haerudin Meninggal karena Covid-19

News | Jum'at, 25 Juni 2021 | 11:19 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×