Viral Tetangga Menularkan Penyakit ke Ibu dan Bayi, Gegara Tak Mau Pakai Masker

Dany Garjito, Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 01 Juli 2021 | 12:13 WIB
Viral Tetangga Menularkan Penyakit ke Ibu dan Bayi, Gegara Tak Mau Pakai Masker
Viral Tetangga Bronkitis Kronis Diajak Jalan-jalan, Ngumpet saat Tularkan Penyakit. (Twitter/@SeputarTetangga)

Ia kemudian menceritakan hal ini kepada ibunya. Sontak, ibunya menyuruh sang tetangga itu untuk kembali pulang ke Jakarta.

"Nyokap tahu gitu baru nyuruh tuh tetangga pulang ke Jakarta. Itupun setelah berantem dulu sama gue. Masih belain tu tetangga. Btw ongkos pp tetangga gue dibayarin nyokap. Hihi, asyik ya, jalan-jalan plus kasih penyakit," pungkasnya.

Curhatan itu langsung ramai dikomentari warganet. Banyak dari mereka yang menceritakan pengalaman pribadi mereka hingga bertanya mengenai penularan penyakit itu.

"Serius nanya, emang kalau bronkhitis bisa nular ya? Sebab aku punya bronkhitis juga, tapi aku baru tahu kalau ini pnyakit nular, bertahun-tahun hidup berdampingan sama keluarga tapi ga ada yang ketularan aku. Kalau emang betul kasian juga keluarga aku, mungkin belum ketahuan aja kali ya kalau mereka sakit," curhat warganet.

"Persis tetangga aku dia kena covid-19 di swab PCR masih positif udah jalan-jalan keluar naik motor katanya bosen dirumah," beber warganet.

"Gak tahu alasan apa sampai si ibu ngotot ngajak tetangganya. Tapi kalau dia gak ngerasa bersalah udah nyelakain anak dan cucunya, what the hell is wrong with her? Tetangganya si jelas gak tahu diri, mon maap. Itu pengobatan berbulan-bulan, gak boleh skip obat or harus ngulang dari awal lo," jelas warganet.

"Nggak habis pikir sih sama nyokapnya, ya biar apa tetangganya itu tau rumah bokapnya di Jawa? Malah lebih sayang tetangga timbang anak cucunya," tegur warganet.

"Tapi penyakit bronkitis itu emang gak main-main. Papa ku punya riwayat bronkitis selama masa berobat gapernah mau ada kontak fisik sama orang di rumah. Ini malah udah nularin ke debay nya," tulis lainnya.

Mengenal Gejala Bronkitis

baca juga

Bronkitis merupakan peradangan yang terjadi pada saluran utama pernapasan atau bronkus. Dikutip dari Alodokter, bronkitis kronis termasuk salah satu, dari dua jenis penyakit bronkitis.

Bronkitis kronis biasanya dialami oleh orang dewasa berusia 40 tahun ke atas. Penyakit tersebut dapat berlangsung hingga 2 bulan dan merupakan salah satu penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Gejala bronkitis umumnya batuk yang dapat disertai sesak napas dan sakit tenggorokan. Pada kasus yang parah, batuk dapat menyebabkan nyeri dada, bahkan penurunan kesadaran. Penyakit bronkitis disebabkan oleh infeksi virus, tetapi lebih rentan menyerang perokok dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Faktor lainnya yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena bronkitis, antara lain tidak menerima vaksin influenza atau pneumonia, sering terpapar zat-zat berbahaya seperti debu atau amonia, juga berusia di bawah 5 tahun atau lebih dari 40 tahun.

Orang yang didiagnosis bronkitis ringan sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Tetapi jika kondisinya cukup berat, bronkitis harus diatasi dengan obat-obatan khusus batuk berdahak. Untuk membantu pengobatan, disarankan untuk banyak minum air putih dan istirahat yang cukup.

Untuk menghindari infeksi bronkitis dapat melakukan pencegahan dengan menghindari rokok, menerima vaksin flu dan pneumonia, menjaga kebersihan dan selalu mencuci tangan setiap usai beraktivitas. Juga mengenakan masker untuk menghindari paparan senyawa berbahaya.

Bronkitis menular atau tidak?

Angka kejadian bronkitis di Indonesia hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Tetapi, bronkitis merupakan bagian dari penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) yang diperkirakan ada 4,8 juta pasien pada 2013. 

Menurut Kementerian Kesehatan RI, jumlah tersebut bisa semakin naik seiring banyaknya jumlah perokok, sebab, 90% pasien PPOK adalah perokok atau mantan perokok.

 Bronkitis terbagi menjadi dua, akut dan kronis. Dari kedua jenis ini, yang dinilai dapat menular adalah bronkitis akut. Sedangkan bronkitis yang termasuk dalam PPOK adalah bronkitis kronis.

Dilansir Healthline, bronkitis akut paling sering disebabkan oleh infeksi yang berlangsung selama tujuh hingga 10 hari. Tetapi penderita dapat mengalami batuk selama berminggu-minggu setelah gejala awal berlalu.

Bronkitis akut umumnya dimulai sebagai infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan disebabkan oleh virus. Ada ratusan jenis virus yang dapat menyebabkan bronkitis.

Pada kasus yang jarang terjadi (kurang dari 10%), bronkitis akut dapat disebabkan oleh bakteri. Seperti bordetella pertussis, spesies Streptococcus, Mycoplasma pneumoniae, hingga Chlamydia pneumonia.

Penularan bronkitis akut dapat terjadi dari manusia ke manusia, melalui tetesan udara mikroskopis yang mengandung kuman dan diproduksi ketika seseorang yang terinfeksi berbicara, bersin atau batuk.

 Virus dan bakteri penyebab penyakit ini dapat hidup di luar tubuh selama beberapa menit, jam, hingga berhari-hari, tergantung pada jenisnya.

Oleh karena itu, jika seseorang memegang benda yang terkena virus dan bakteri, mereka berisiko terinfeksi ketika menyentuh mata, hidung atau mulutnya.

Jenis bronkitis ini dapat dengan mudah ditularkan ke orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah seperti anak kecil dan orangtua, serta yang memiliki infeksi kronis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tagihan Listrik Nunggak, Wanita Ini Malah Lempar Uang ke Petugas PLN

Tagihan Listrik Nunggak, Wanita Ini Malah Lempar Uang ke Petugas PLN

Jogja | Kamis, 01 Juli 2021 | 11:40 WIB

Viral Penagih Utang Tak Berkutik 'Ngacir' Pergi Dikeroyok Emak-emak

Viral Penagih Utang Tak Berkutik 'Ngacir' Pergi Dikeroyok Emak-emak

Jatim | Kamis, 01 Juli 2021 | 11:18 WIB

Kisah Wanita Bertahun-tahun Tinggal Serumah dengan Tiga Ayah, Warganet Bingung

Kisah Wanita Bertahun-tahun Tinggal Serumah dengan Tiga Ayah, Warganet Bingung

Lifestyle | Kamis, 01 Juli 2021 | 11:20 WIB

Bocil Izin Begini Pas Mau Ambil Es Krim di Kulkas, Publik: Beda Banget Sama Anak Sekarang

Bocil Izin Begini Pas Mau Ambil Es Krim di Kulkas, Publik: Beda Banget Sama Anak Sekarang

Lifestyle | Kamis, 01 Juli 2021 | 10:51 WIB

Jajan Es Pinggir Jalan, Pembeli Syok Temukan Barang Tak Terduga dalam Gerobak

Jajan Es Pinggir Jalan, Pembeli Syok Temukan Barang Tak Terduga dalam Gerobak

Hits | Kamis, 01 Juli 2021 | 10:57 WIB

Ramai Hukuman Edhy Prabowo Setara Bocah Pencuri Ayam Tetangga, Publik: Lucu Negeriku!

Ramai Hukuman Edhy Prabowo Setara Bocah Pencuri Ayam Tetangga, Publik: Lucu Negeriku!

News | Kamis, 01 Juli 2021 | 09:15 WIB

Terkini

Angin Puting Beliung Lepaskan Atap, Begini Kondisi Stadion Pakansari Jelang Laga Timnas Indonesia

Angin Puting Beliung Lepaskan Atap, Begini Kondisi Stadion Pakansari Jelang Laga Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:06 WIB

Perjalanan Panjang Amy & Rogers: 4 Hari dalam Mobil yang Mengubah Segalanya

Perjalanan Panjang Amy & Rogers: 4 Hari dalam Mobil yang Mengubah Segalanya

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:00 WIB

Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi: Pelaku Begal Jangan Babak Belur, Lecet Dikit Boleh

Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi: Pelaku Begal Jangan Babak Belur, Lecet Dikit Boleh

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:00 WIB

Peneliti Kebijakan Dorong Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Mengarah ke Aktor Intelektual

Peneliti Kebijakan Dorong Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Mengarah ke Aktor Intelektual

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:57 WIB

Dea Arranoya Lulusan Mana? Anak Pejabat Aceh Viral Pamer 15 Jeriken BBM dan Liburan ke Eropa

Dea Arranoya Lulusan Mana? Anak Pejabat Aceh Viral Pamer 15 Jeriken BBM dan Liburan ke Eropa

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:53 WIB

Velodrome Bergemuruh, Pelatih Reidel Toiran Puji Antusiasme Suporter Timnas Voli Indonesia

Velodrome Bergemuruh, Pelatih Reidel Toiran Puji Antusiasme Suporter Timnas Voli Indonesia

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:53 WIB

Indonesia Kekurangan Talenta Siber, ITSEC Asia dan PT INTI Siapkan Solusinya

Indonesia Kekurangan Talenta Siber, ITSEC Asia dan PT INTI Siapkan Solusinya

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:48 WIB

Geger di Lapangan Kodim Ponorogo: Dikira Tidur, Pria Misterius Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan

Geger di Lapangan Kodim Ponorogo: Dikira Tidur, Pria Misterius Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:47 WIB

Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!

Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:47 WIB

5 HP Samsung Kamera OIS Terbaik, Hasil Videonya Mirip Kelas Flagship!

5 HP Samsung Kamera OIS Terbaik, Hasil Videonya Mirip Kelas Flagship!

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:40 WIB

×