LaporCovid19 Desak Pemerintah Minta Maaf, Penanganan Covid-19 Carut Marut

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 05 Juli 2021 | 17:39 WIB
LaporCovid19 Desak Pemerintah Minta Maaf, Penanganan Covid-19 Carut Marut
pasien COVID-19 antre di RSUD dr. Soetomo Surabaya, Sabtu (26/6/2021). (ANTARA Jatim/HO-WI)

Suara.com - LaporCovid19 mendesak pemerintah meminta maaf atas kondisi carut marut yang terjadi di tengah masyarakat akibat tidak mampu memberikan pelayanan bagi pasien Covid-19.

Sebab, banyak warga yang pada akhirnya harus berjuang sendirian mencari pertolongan pada fasilitas kesehatan (faskes). 

Inisiator LaporCovid19, Irma Hidayana sempat bercerita, ketika pihaknya membantu seorang pasien Covid-19 yang membutuhkan akses ke faskes. Lantaran tidak memiliki mobil, maka mereka membantu pasien tersebut untuk mencari ambulans dari puskesmas terdekat, namun hasilnya nihil. 

"Kami pernah mendampingi seorang pasien yang tidak memiliki mobil kami sudah menghubungi puskesmas, pihak puskesmas juga tidak bisa datang," kata Irma dalam diskusi virtual LP3ES melalui kanal YouTubenya, Senin (5/7/2021). 

Pertolongan belum didapatkan, pasien itu juga membutuhkan oksigen. Bukan dari faskes, bantuan justru datang dari kerabat LaporCovid19 yang kebetulan tinggal di dekat rumah pasien itu. 

Meski sudah mendapatkan pertolongan awal, pasien tersebut tetap harus dibawa ke rumah sakit. Karena tidak ada bantuan, akhirnya pasien itu bergegas ke instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit dengan mengenakan sepeda motor. 

Sesampainya di rumah sakit, pasien itu juga tetap harus menunggu pelayanan. LaporCovid19 saat itu ikut membantu dengan menghubungi Dinas Kesehatan DKI Jakarta. 

"Kami menelpon dinkes juga sama sekali tidak ada gerakan," ungkapnya. 

Situasi semacam itu tidak bisa menjadi bukti kalau Indonesia sedang baik-baik saja. LaporCovid19 pun berharap kalau pemerintah segera meminta maaf. 

baca juga

"Mohon situasi yang sudah gawat darurat dan carut-marut ini diakui dan minta maaf," kata Irma. 

Selain meminta maaf, LaporCovid19 juga berharap pemerintah harus melakukan tindakan kongkret dan menghentikan pencitraan kalau kondisi tengah baik-baik saja. 

"Serta mengakhiri segala komunikasi yang mencitrakan bahwa kita sedang baik-baik saja. Kita tidak sedang baik-baik saja," tuturnya. 

"Karena pencitraan yang menjelaskan bahwa kita sedang baik-baik aja itu hanya menumbuhkan ketidakwaspadaan pada masyarakat."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambulans Pecah Ban usai Antar Pasien Covid, Pelaku Begal Nakes Ternyata Pura-pura Nolong

Ambulans Pecah Ban usai Antar Pasien Covid, Pelaku Begal Nakes Ternyata Pura-pura Nolong

News | Senin, 05 Juli 2021 | 17:39 WIB

Hari Ketiga PPKM Darurat, Kasus Positif Covid-19 Pecah Rekor 29.745 Orang

Hari Ketiga PPKM Darurat, Kasus Positif Covid-19 Pecah Rekor 29.745 Orang

News | Senin, 05 Juli 2021 | 17:38 WIB

Amuk Covid-19 di Lamongan, Sejumlah 60 Nakes RSUD dr Soegiri Terpapar Virus

Amuk Covid-19 di Lamongan, Sejumlah 60 Nakes RSUD dr Soegiri Terpapar Virus

Jatim | Senin, 05 Juli 2021 | 17:32 WIB

Terkini

RUU Migas Dikebut Tahun Ini, BUK Bakal Langsung di Bawah Presiden

RUU Migas Dikebut Tahun Ini, BUK Bakal Langsung di Bawah Presiden

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:22 WIB

TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri

TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Klaim Sikap Tak Berubah Meski Masuk Istana, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

Klaim Sikap Tak Berubah Meski Masuk Istana, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:18 WIB

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Punya Tumbler Belum Tentu Ramah Lingkungan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Punya Tumbler Belum Tentu Ramah Lingkungan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:12 WIB

WIKA dan Waskita Jadi Persoalan, Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya Lain

WIKA dan Waskita Jadi Persoalan, Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya Lain

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Anwar Usman Soal Gugatan Ijazah Gibran: Nggak Mau Intervensi dan Diintervensi

Anwar Usman Soal Gugatan Ijazah Gibran: Nggak Mau Intervensi dan Diintervensi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Rekomendasi Day Cream dan Night Cream dari Kulit Manggis, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun

Rekomendasi Day Cream dan Night Cream dari Kulit Manggis, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani

Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?

Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×