Covid-19 Naik Tajam, Wapres Ma'ruf: Pemerintah Tengah Hitung Tambahan Anggaran

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 07 Juli 2021 | 06:28 WIB
Covid-19 Naik Tajam, Wapres Ma'ruf: Pemerintah Tengah Hitung Tambahan Anggaran
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. [Instagram@kyai_marufamin]

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, pemerintah terus berupaya menekan laju peningkatan penularan Covid-19. Tetapi di sisi lain, pemerintah juga berusaha untuk menanggulangi dampak yang timbul akibat pandemi, salah satunya pada sektor ekonomi.

Hal tersebut dikatakan Ma'ruf karena keselamatan dan ketahanan ekonomi masyarakat merupakan prioritas pemerintah. Itu disampaikannya saat memberikan kuliah umum pada Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 62 dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) 23 Tahun 2021 Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS) RI, melalui konferensi video di kediaman resmi Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (6/7/2021).

"Pemerintah pada prinsipnya selalu menempatkan keamanan dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama, disamping menjaga ketahanan ekonomi dalam menghadapi pandemi Covid-19," kata Ma'ruf.

Meskipun pandemi Covid-19 telah mendisrupsi cara hidup masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia, namun menurut Ma'ruf keadaan tersebut juga telah memberikan pelajaran bagi setiap individu untuk beradaptasi dan bertransformasi dari tata cara hidup yang konvensional menuju tatanan hidup yang baru.

“Kita semua menyaksikan berbagai inovasi, kreativitas, praktik-praktik terbaik, dan cara-cara baru yang berkembang begitu cepat, sebagai bagian dari upaya untuk beradaptasi dengan kondisi saat ini,” ungkapnya.

Sejak 2020, Ma'ruf menjelaskan bahwasanya pemerintah telah mengambil berbagai kebijakan extraordinary untuk mengatasi dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19, diantaranya ialah realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diarahkan sepenuhnya untuk keperluan tersebut.

Dari langkah-langkah yang telah diambil, ia mengklaim terdapat beberapa perkembangan positif yang berhasil dicapai dalam semester I tahun 2021.

“Kita bersyukur bahwa upaya yang kita lakukan dalam mengelola krisis akibat pandemi Covid-19, khususnya dari sisi ekonomi menunjukkan hasil yang positif dan memberikan harapan pemulihan,” ungkapnya.

“Inflasi inti mulai menunjukkan peningkatan yang berarti adanya peningkatan demand (permintaan),” tambahnya.

baca juga

Kendati demikian, di samping pencapaian yang telah diraih Ma'ruf mengingatkan agar seluruh pihak juga mewaspadai eskalasi kasus Covid-19 yang dikhawatirkan dapat mendorong kembali restriksi mobilitas masyarakat. Sebab, hal ini dapat memberikan dampak kurang baik pada laju pemulihan ekonomi khususnya pada semester kedua tahun 2021.

Oleh karena itu, saat ini pemerintah tengah menghitung kembali kemungkinan diperlukannya tambahan anggaran untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan program perlindungan sosial ketenagakerjaan yang antara lain mencakup dukungan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Program Keluarga Harapan (PKH), Program Bantuan Pangan non-Tunai, Program Bantuan Sosial Tunai dan BLT Desa, Program Kartu PraKerja dan Program Padat Karya; serta Program pemberian bantuan usaha mikro, dan pemberian kredit kepada UMKM.

“Untuk itu pemerintah sedang menghitung kembali kemungkinan dibutuhkannya tambahan anggaran untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam rangka menjaga daya beli, mendorong perekonomian, serta penanganan kesehatan yang belum dialokasikan dalam APBN berjalan, termasuk melalui kebijakan refocusing/realokasi kembali belanja pemerintah."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peti Gratis untuk Jenazah Covid-19 di Jakarta

Peti Gratis untuk Jenazah Covid-19 di Jakarta

Foto | Rabu, 07 Juli 2021 | 06:26 WIB

Fenomena Panic Buying dan Peningkatan Penggunaan Media di Tengah Pandemi

Fenomena Panic Buying dan Peningkatan Penggunaan Media di Tengah Pandemi

Your Say | Rabu, 07 Juli 2021 | 06:19 WIB

Disebut Gagal Atasi Covid-19 dan Kelaparan, Kim Jong Un "Bersihkan" Puluhan Pejabat

Disebut Gagal Atasi Covid-19 dan Kelaparan, Kim Jong Un "Bersihkan" Puluhan Pejabat

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 05:39 WIB

Rusun Nagrak Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Warga Sekitar Diharap Patuhi Prokes

Rusun Nagrak Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Warga Sekitar Diharap Patuhi Prokes

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 02:10 WIB

Diduga Masih Ada Pungli di TPU Cikadut, Sekda: Diminta Atau Ngasih Seikhlasnya?

Diduga Masih Ada Pungli di TPU Cikadut, Sekda: Diminta Atau Ngasih Seikhlasnya?

Jabar | Selasa, 06 Juli 2021 | 23:30 WIB

Viral di TikTok, Lagu Rap dari 2013 Diklaim sebagai Ramalan Covid-19? Ini Faktanya

Viral di TikTok, Lagu Rap dari 2013 Diklaim sebagai Ramalan Covid-19? Ini Faktanya

Tekno | Rabu, 07 Juli 2021 | 06:15 WIB

Pemprov DKI Jakarta Dirikan Posko Darurat Oksigen

Pemprov DKI Jakarta Dirikan Posko Darurat Oksigen

Foto | Rabu, 07 Juli 2021 | 06:10 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×