Suara.com - Beredar di media sosial sebuah video yang memperlihatkan sejumlah petugas Kepolisian dan Satpol PP mendatangi sebuah pasar tradisional diduga saat PPKM.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @zona.inspirasiwanita dan @indahnya_hijrah_bersama, Rabu (7/7/2021) tampak para petugas berseragam itu sedang berdiri di tengah pasar.
Di lokasi tersebut terlihat pula sejumlah pedagang yang menempati lapak jualan mereka masing-masing.
Meskipun tak terlihat ada tindakan yang dilakukan para petugas, namun keterangan dalam video tersebut menyebut bahwa pasar akan dibubarkan.
Dalam video terdengar lantunan shalawat yang dikumandangkan oleh para pedagang pasar yang mayoritas adalah ibu-ibu.
Berikut narasinya:
"Pasar mau dibubarin? Shalawatin aja," bunyi keterangan dalam video tersebut.

PENJELASAN:
Berdasarkan unggahan akun Instagram @jayalah.negriku, disebutkan bahwa para pedagang bershalawat bersama-sama bukan karena pasar akan dibubarkan.
Shalawat yang dilakukan oleh para pedagang tersebut justru dipimpin oleh anggota Polri Aipda Nur Kholis di sebuah pasar di Sampang.
"Polisi Bubarin apa di pasar?? Faktanya itu video Anggota Polri Aipda NUR KHOLIS mengajak warga sampang untuk bersalawat," tulis akun @jayalah.negriku.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penelusuran dan juga keterangan dari akun Instagram @jayalah.negriku, dapat disimpulkan narasi dalam video yang menyebut para pedagang bersalawat karena pasar akan dibubarkan petugas tidaklah benar atau hoaks.