Abdillah Toha ke Jokowi: Anda Dikelilingi Oligarki Rakus-Politisi Korup, Tegas Bersihkan!

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 09 Juli 2021 | 15:25 WIB
Abdillah Toha ke Jokowi: Anda Dikelilingi Oligarki Rakus-Politisi Korup, Tegas Bersihkan!
Abdillah Toha (Twitter).

Suara.com - Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha memberikan kritikan tajam kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kritikan ini disampaikan setelah ia menilai kondisi Indonesia sekarang sedang tidak baik-baik saja.

Melalui akun Twitternya, Abdillah Toha mengingatkan Presiden Jokowi akan kualitas seorang pemimpin dalam menghadapi krisis. Ia menyebut Indonesia sedang menghadapi berbagai krisis besar.

Mulai dari pandemi virus corona, kemerosotan ekonomi, sampai gagalnya penegakan hukum. Situasi itu membuat rakyat kecil lagi-lagi menjadi korban yang paling menderita.

"Bapak presiden @jokowi yang saya hormati, tes seorang pemimpin adalah pada masa krisis. Kita sedang menghadapi multi krisis dan belum tampak tanda mereda," cuit Abdillah seperti dikutip oleh Suara.com, Jumat (8/7/2021).

"Pandemi makin mengganas, ekonomi merosot, penegakan hukum gagal, fiskal terancam bangkrut, rakyat kecil menderita," lanjutnya.

Abdillah menilai situasi itu diperparah dengan kinerja pemerintahan. Menurutnya, Presiden Jokowi saat ini dikelilingi oleh staf yang tidak kompeten.

Abdillah Toha Kritik Tajam Kepemimpinan Presiden Jokowi. (Twitter/@AT_AbdillahToha)
Abdillah Toha Kritik Tajam Kepemimpinan Presiden Jokowi. (Twitter/@AT_AbdillahToha)

Abdillah juga secara terang-terangan mengingatkan Jokowi yang dikelilingi oleh oligarki rakus, politisi korup yang sudah sibuk memulai kampanye Pilpres 2024, hingga ketidakadilan hukum. Ia juga mengungkap banyaknya buzzer yang menjerumuskan di sekeliling Jokowi.

"Sementara itu bapak dikelilingi oleh staf yang tidak kompeten, oligarki yang rakus, politisi korup dan sudah mulai kampanye Pilpres, KPK dan hukum yang gembos, komunikasi yang buruk, buzzer yang menjerumuskan, dll," beber Abdillah.

Karena itu, Abdillah mendesak Presiden Jokowi untuk mengambil sikap tegas sebagai seorang pemimpin. Situasi krisis di Indonesia dinilai bisa diatasi jika Jokowi berani membersihkan lingkungannya yang terlanjut sakit.

baca juga

"Satu-satunya jalan harus ada keberanian bersikap tegas dan membersihkan lingkungan bapak yang sakit," desak Abdillah.

Lebih lanjut Abdillah juga mengatakan sikap tegas dan jelas Presiden Jokowi tentu akan dibalas dengan dukungan dari masyarakat. Ia meminta Jokowi mengingat dulu bisa menjadi presiden karena pilihan rakyat, bukan partai.

"Bila bapak bersikap tegas dan jelas, insyaAllah seluruh rakyat akan berada dibelakang bapak. Bapak tidak dipilih oleh partai tapi oleh rakyat," pesan Abdillah.

"Bapak bukan petugas partai. Sumber kekuasaan bapak dari rakyat. Bukan partai. Hanya dengan itu kita semua akan keluar selamat dari krisis ini," pungkasnya.

Cuitan kritikan Abdillah kepada Presiden Jokowi ini langsung di-retweet lebih dari 3.000 kali dan hampir mendapatkan 10 ribu tanda suka dari warganet. Ratusan komentar juga sudah membanjiri cuitan Abdillah itu.

Warganet menuliskan beragam pendapat mengenai cuitan Abdillah Toha. Berikut komentar-komentar warganet:

"Mengharapkan dia mundur sama dengan melukis di atas awan, hanya keajaiban yang mampu membuat nuraninya tersentuh karena rakyat sudah faham apa sebenarnya tujuan dia berkuasa," komen warganet.

"Mungkin salah satu cara apabila susah dinasehatin adalah ruqyah," celutuk warganet.

"Lanjut pak @jokowi. Saya mendukung bapak sampai akhir periode. Biarkan tukang nyinyir jadi ahlul nyinyir sepanjang hidupnya. Kerja kerja kerja...!!!!," tulis yang lain.

"Memang ada oknum-oknum menteri yang tidak kompeten dan tidak kapabel yang kinerjanya tidak jelas, juga oknum-oknum pejabat-pejabat yang bekerja di lembaga-lembaga pengawasan uang negara malah bermain dengan tugas dan wewenang nya. Dalam hal ini presiden harus tegas memecat mereka dan mengganti dengan sosok yang lebih mampu," saran warganet.

"Mulailah dari diri sendiri untuk membantu pemerintah jika saat ini pemerintah sudah mulai kewalahan, patuhi prokes dari diri sendiri dan orang sekitar, stop menyebar berita hoaks itu peran aktif minimal yang bisa kita lakukan," pesan yang lain.

"Kalau rezim yang sekarang dianggap tak mampu atasi masalah. Rezim yang menggantikan pun tidak otomatis bisa atasi masalah. Kalau kita mau mellihat dengan jujur, antara penguasa dan yang jadi oposisi (politisi), mereka tak luput dari kasus-kasus korupsi, hanya sibuk saling menyalahkan," komen warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Per Hari Masih Tinggi, Ganjar: Gubernurnya Nggak Pintar Kok

Kasus Covid-19 Per Hari Masih Tinggi, Ganjar: Gubernurnya Nggak Pintar Kok

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Juli 2021 | 15:07 WIB

Pantang Sok Kebal, Penyintas Covid-19 4 Kali Lebih Berisiko Terinfeksi Varian Delta

Pantang Sok Kebal, Penyintas Covid-19 4 Kali Lebih Berisiko Terinfeksi Varian Delta

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 15:06 WIB

DPR Pasang Spanduk Bertulisan Covid-19 Dilarang Masuk

DPR Pasang Spanduk Bertulisan Covid-19 Dilarang Masuk

Foto | Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:51 WIB

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Balikpapan Tinggi, Ruang ICU Penuh Salah Satu Pemicu

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Balikpapan Tinggi, Ruang ICU Penuh Salah Satu Pemicu

Kaltim | Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:47 WIB

Terpapar Covid-19, Kades dan Istrinya di Sukoharjo Ini Meninggal Bersamaan

Terpapar Covid-19, Kades dan Istrinya di Sukoharjo Ini Meninggal Bersamaan

Surakarta | Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:46 WIB

Pemkot Pontianak Vaksinasi COVID-19 Massal di GOR Pangsuma, 113.600 Orang Divaksin

Pemkot Pontianak Vaksinasi COVID-19 Massal di GOR Pangsuma, 113.600 Orang Divaksin

Kalbar | Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:42 WIB

Terkini

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:00 WIB

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:35 WIB

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:25 WIB

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:22 WIB

×