Kami Mengontak RS yang di Aplikasi Siranap Masih Ada Bed Kosong IGD Corona, Ini Hasilnya

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:59 WIB
Kami Mengontak RS yang di Aplikasi Siranap Masih Ada Bed Kosong IGD Corona, Ini Hasilnya
Penjelasan tentang aplikasi SIRANAP.(Twitter/@KemenkesRI)

Suara.com - Lonjakan jumlah positif covid-19 di Indonesia membuat rumah-rumah sakit di banyak daerah kelabakan menampung pasien.

Situasi tersebut bisa dibuktikan melalui fakta sulitnya pasien covid-19 yang memunyai gejala sedang hingga berat mencari ruang dan tempat tidur perawatan di rumah sakit.

Berbagai kesaksian masyarakat yang berkali-kali ditolak rumah sakit pun terus mewarnai pemberitaan serta media sosial.

Akibatnya, banyak berita tentang pasien yang meninggal dunia karena kapasitas rumah sakit overload.

Kementerian Kesehatan RI berusaha mengatasi permasalahan itu. Mereka meluncurkan aplikasi Siranap 3.0, yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat mencari bed kosong di rumah sakit sekitar mereka tinggal.

Melalui aplikasi Siranap, masyarakat bisa memantau rumah sakit mana saja yang menyediakan bed kosong.

Aplikasi ini secara berkala terus memutakhirkan data ketersediaan tempat tidur untuk seluruh rumah sakit provinsi di Indonesia.

Masyarakat juga bisa memilih ketersedian tempat tidur berdasarkan prioritas mereka, apakah untuk pasien covid-19 atau pasien non corona.

Aplikasi tersebut dapat diakses melalui link berikut: https://yankes.kemkes.go.id/app/siranap/rumah_sakit?jenis=1&propinsi=31prop&kabkota=.

Lantas apakah aplikasi itu akurat dan bisa memudahkan masyarakat mencari bed kosong?

Suara.com telah mencoba menggunakan aplikasi ini pada Sabtu (10/7/2021) mulai pukul 17.45 WIB. Kami mencoba opsi ketersedian tempat tidur bagi pasien covid-19 di provinsi DKI Jakarta.

Aplikasi itu kemudian menawarkan opsi 130 rumah sakit di ibu kota kota. Dari jumlah tersebut, hanya 18 rumah sakit yang masih memiliki bed IGD belum terisi pasien.

Meski ada 18 rumah sakit yang memiliki tempat tidur kosong, ada pula tercantum keterangan jumlah pasien sudah mengantre.

Aplikasi Siranap Kemenkes Untuk Cari Bed IGD Corona di RS. (yankes.kemkes.go.id)
Aplikasi Siranap Kemenkes Untuk Cari Bed IGD Corona di RS. (yankes.kemkes.go.id)

Sebagai contoh, kami berusaha menghubungi RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Rumah sakit tersebut menampilkan ketersedian 1 bed kosong IGD, namun dalam Siranap tertulis sudah ada 16 pasien mengantre.

Saat dihubungi, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita menjawab panggilan dengan cukup cepat.

Mereka mengonfirmasi ada tempat tidur kosong, namun sudah ada 16 pasien yang mengantre.

"Kami memang ada satu bed kosong, tapi sudah ada 16 pasien yang mengantre," kata petugas di rumah sakit itu, Sabtu (10/7/2021).

Tentunya, jawaban dari pihak rumah sakit itu begitu akurat dengan data yang ditampilkan di aplikasi Siranap.

Tim Suara.com juga kembali menghubungi dua rumah sakit lainnya yang menyediakan bed IGD kosong, tetapi juga dengan antrean. Rumah sakit pertama adalah RS Umum Daerah Tanjung Priok dengan 3 bed kosong dan 11 antrean.

Lalu RSK Pusat Otak Nasional dengan 1 bed kosong dan 7 antrean pasien. Namun, kedua rumah sakit itu tidak menjawab dan notifikasi panggilan sibuk.

Selanjutnya kami mencoba menghubungi beberapa rumah sakit yang menyediakan bed kosong tanpa antrean.

Rumah sakit pertama yang kami hubungi adalah RS Umum Sukmul yang memiliki 2 bed kosong tanpa antrean pasien.

Aplikasi Siranap Kemenkes Untuk Cari Bed IGD Corona di RS. (yankes.kemkes.go.id)
Aplikasi Siranap Kemenkes Untuk Cari Bed IGD Corona di RS. (yankes.kemkes.go.id)

Hasilnya, rumah sakit itu juga tidak menjawab dan notifikasi panggilan dialihkan karena sibuk. Hal serupa juga terjadi saat menghubungi RS Umum Yadika dan RS Umum FK UKI.

Aplikasi Siranap menunjukkan RS Umum Yadika memiliki 3 bed kosong tanpa antrean pasien. Sedangkan data di RS Umum FK UKI menampilkan ketersediaan 9 bed kosong tanpa antrean.

Namun, kedua rumah sakit tersebut juga sulit dihubungi dan notifikasi panggilan beralih sibuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkendala Akses ke Fasilitas Kesehatan, 11 Transpuan di DIY Meninggal Selama Pandemi

Terkendala Akses ke Fasilitas Kesehatan, 11 Transpuan di DIY Meninggal Selama Pandemi

Jogja | Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:23 WIB

Separuh Warga Jakarta Pernah Positif Covid-19, Ini Kata Kadinkes soal Survei Serologi

Separuh Warga Jakarta Pernah Positif Covid-19, Ini Kata Kadinkes soal Survei Serologi

News | Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:23 WIB

Sejumlah Pengendara Heningkan Cipta Untuk Korban Covid-19 di Pos Ciledug

Sejumlah Pengendara Heningkan Cipta Untuk Korban Covid-19 di Pos Ciledug

Jakarta | Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:13 WIB

Pemprov Kepri Ajukan Tambahan Vaksin Covid-19 Pada Pemerintah Pusat

Pemprov Kepri Ajukan Tambahan Vaksin Covid-19 Pada Pemerintah Pusat

Batam | Sabtu, 10 Juli 2021 | 17:47 WIB

Hasil Tes PCR Sudah Negatif, Penyintas COVID-19 Masih Perlu Tes Darah dan Thorax?

Hasil Tes PCR Sudah Negatif, Penyintas COVID-19 Masih Perlu Tes Darah dan Thorax?

Health | Sabtu, 10 Juli 2021 | 17:45 WIB

Ingat! Ini Nomor WhatsApp Darurat COVID 19 Dinas Kesehatan Palembang

Ingat! Ini Nomor WhatsApp Darurat COVID 19 Dinas Kesehatan Palembang

Sumsel | Sabtu, 10 Juli 2021 | 17:45 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB