PPI Kobe di Jepang Terus Berkontribusi Pulihkan Indonesia dari Pandemi Covid-19

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 11 Juli 2021 | 10:28 WIB
PPI Kobe di Jepang Terus Berkontribusi Pulihkan Indonesia dari Pandemi Covid-19
KOIN Symsosium 2021 Afterglow. (Dok: Instagram/ @ppi_kobe)

Suara.com - Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Kobe, Jepang di bawah koordinasi PPI Koordinator Daerah (Korda) Kansai dengan dukungan penuh Konsulat Jenderal RI (KJRI) Osaka dan Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo terus memberikan kontribusi terhadap upaya pemulihan Indonesia dari pandemi Covid-19, salah satunya melalui simposium Kobe-Indonesia (KOIN), dengan mengundang sejumlah tokoh di Indonesia untuk berdiskusi bersama.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Heri Akhmadi saat membuka simposium secara daring pada Sabtu (3/7) mengatakan, acara ini tepat waktunya karena saat ini di Indonesia masih menghadapi situasi dan kondisi dampak pandemi yang belum juga reda.

Senada dengan itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud), Yusli Wardiatno mengatakan, pelaksanaan webinar yang dilaksanakan oleh PPI Kobe memperlihatkan bahwa generasi muda Indonesia meski sedang berada di luar Indonesia, tetap memikirkan keadaan bangsa.

“Kepedulian dan sensitivitas ini harus terus dipelihara agar Anda semua siap nantinya untuk mengambil alih estafet kepemimpinan di masa mendatang,” ujar Atdikbud Yusli.

Atdikbud Yusli menuturkan, transformasi kesehatan dan pemulihan sektor wisata merupakan dua hal yang juga menjadi fokus kerja sama lintas sektor termasuk sektor pendidikan di KBRI Tokyo. KBRI Tokyo saat ini sedang mendorong terciptanya kerja sama tripple helix bidang kesehatan dengan menggandeng Osaka University di Jepang serta beberapa pemangku kepentingan di Indonesia seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Kerja sama pendidikan juga akan diarahkan ke universitas di Indonesia yang berlokasi di wilayah tujuan wisata yang disukai Jepang seperti Universitas Udayana di Bali,” terang Atdikbud Yusli.

Sementara itu, Ketua panitia simposium KOIN 2021, Ariffianto menyampaikan, bahwa simposium ini merupakan wujud nyata kontribusi dan bakti para pelajar Indonesia di Kobe Jepang untuk Indonesia dengan menyediakan wadah diskusi antar akademisi, praktisi, dan pejabat pemerintahan dalam usaha menghadapi krisis kesehatan dan sosio-ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Ariffianto berharap, acara ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas dan juga berharap Indonesia bisa segera pulih dari permasalahan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

“Mari bersama-sama memberikan karya terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara, dan dunia,” ajaknya.

baca juga

Simposium ini terdiri dari dua agenda besar, yaitu kuliah umum dengan pembicara setingkat menteri, dan diskusi panel, serta perumusan rekomendasi kebijakan. Pada kuliah umum dengan format webinar ini, panitia pelaksana menghadirkan beberapa narasumber di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno; Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito; Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu; dan Deputi Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti.

Kepala BPOM Penny sebagai narasumber pertama menyampaikan bahwa BPOM telah mengambil berbagai upaya termasuk percepatan, simplifikasi, inovasi-inovasi dalam proses regulasi sehingga bisa mendukung percepatan akses pengembangan obat dan vaksin.

“Ini membutuhkan pengembangan yang cepat di tengah pandemi Covid-19, dan tentunya melalui skema - skema perizinan, persetujuan dalam kondisi darurat (emergency use authorization),” disampaikan Penny.

Selanjutnya, pembicara kedua Maxi Rondonuwu mengatakan Kementerian Kesehatan berperan besar dalam pelaksanaan pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) bidang kesehatan yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia. Hal ini sesuai dengan visi meningkatkan pelayanan kesehatan melalui jaminan kesehatan nasional, khususnya penguatan pelayanan kesehatan primer dengan peningkatan upaya promotif dan preventif yang didukung oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi.

“Seperti yang kita ketahui, Indonesia masih memiliki masalah kesehatan yang persisten dalam hal harapan hidup pada kelahiran, angka kematian maternal, angka kematian bayi, prevalensi stunting, dan aneka masalah lain,” ungkap Maxi.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno sebagai pemateri selanjutnya mengatakan pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan pendidikan tetapi memiliki dampak krisis multidimensional, yang dapat dipetakan menjadi potensial losers dan potensial winners. Sektor-sektor yang termasuk pada potensial losers antara lain sektor pariwisata; konstruksi; transportasi darat, laut, dan udara; pertambangan; jasa keuangan; dan otomotif.

Dengan berbagai formulasi yang diciptakan oleh PPI di Jepang, Atdikbud Yusli berharap dapat memberikan masukan yang berdampak pada penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Ia pun mendorong kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan, dan menjadi contoh bagi PPI mancanegara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendikbudristek Luncurkan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Panduan Pembelajaran

Kemendikbudristek Luncurkan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Panduan Pembelajaran

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 21:24 WIB

Banyak Jurnalis Gugur Akibat Pandemi, Satgas Covid-19 Ucapkan Belasungkawa

Banyak Jurnalis Gugur Akibat Pandemi, Satgas Covid-19 Ucapkan Belasungkawa

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 18:08 WIB

Reformasi Perpajakan, Sri Mulyani: APBN Harus Sehat Kembali

Reformasi Perpajakan, Sri Mulyani: APBN Harus Sehat Kembali

Bisnis | Kamis, 08 Juli 2021 | 17:56 WIB

452 Kasus Bunuh Diri Terjadi Sejak Wabah Covid-19 Pertama Kali, Tertinggi Sejak 2012

452 Kasus Bunuh Diri Terjadi Sejak Wabah Covid-19 Pertama Kali, Tertinggi Sejak 2012

Batam | Kamis, 08 Juli 2021 | 16:45 WIB

Sebelum Pandemi Covid-19, Indonesia Telah Alami Beban Ganda Penyakit, Apa Maksudnya?

Sebelum Pandemi Covid-19, Indonesia Telah Alami Beban Ganda Penyakit, Apa Maksudnya?

Health | Kamis, 08 Juli 2021 | 17:05 WIB

Polda Sumut Bentuk Tim Pantau Jual Beli Obat di Tengah Pandemi Covid-19

Polda Sumut Bentuk Tim Pantau Jual Beli Obat di Tengah Pandemi Covid-19

Sumut | Kamis, 08 Juli 2021 | 16:28 WIB

Terkini

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

×