Prajurit TNI Tembak Mati Dua dari Lima Anggota MIT Poso saat Istirahat di Camp

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Minggu, 11 Juli 2021 | 19:40 WIB
Prajurit TNI Tembak Mati Dua dari Lima Anggota MIT Poso saat Istirahat di Camp
Ilustrasi/ Latihan Pertempuran (latpur) Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) disekitar pegunungan Biru Tamanjeka, Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (31/3).

Suara.com - Prajurit TNI Koopsgabssus Tricakti menembak mati dua anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur atau MIT Poso.

Tindakan menembak mati dua orang itu dilakukan dalam penyergapan di Pegunungan Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, Provinsi Sulteng, Minggu (11/7/2021).

Panglima Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabssus) Tricakti Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut.

Richard mengatakan Tim Tricakti pimpinan Lettu Inf David Manurung dari satuan Kopassus berhasil menyusup ke lokasi persembunyian dan camp teroris Poso.

Mengandalkan unit kecil kekuatan 5 orang, Tim Tricakti berhasil mengendus jejak yang ditinggalkan kelompok MIT sampai pada titik aman untuk melakukan penyergapan.

“Tim Tricakti berhasil mendekati camp kelompok teroris MIT secara senyap dan penuh kerahasiaan, bahkan seluruh anggota tim harus merayap ke sasaran sejauh 500 meter sejak pukul 22.00 WITA tadi malam sampai dengan penyergapan pukul 03.00 WITA,” ujar Richard melalui keterangannya, Minggu (11/7/2021).

Richard menjelaskan bahwa sekitar jarak 5 meter dari posisi pengintaian Tricakti, dalam kondisi gelap disertai hujan secara samar terlihat camp teroris MIT. Saat itu tampak lima anggota teroris MIT Poso dalam posisi istirahat.

Setelah diyakini benar kata Richard, Dantim Tricakti 2 Lettu Inf David Manurung langsung memberikan perintah untuk membuka tembakan guna melumpuhkan kelompok MIT tersebut.

“Dalam peristiwa penyergapan pagi ini ada sekitar lima orang kelompok teroris MIT sedang beristirahat, dengan tewasnya dua orang tersebut (Rukli dan Ahmad Panjang) di duga ada juga yang melarikan diri,” kata Richard.

baca juga

Dari tiga anggota teroris yang melarikan diri Richard berkeyakinan ada di antara mereka yang terluka. Pasalnya terdapat bekas ceceran darah yang terlihat di sekitar TKP pada Minggu pagi.

Kekinian prajurit TNI dan Polri masih terus berupaya melakukan pengejaran.

“Saat ini juga sedang menunggu evakuasi udara oleh pilot tempur Helly Caracal TNI AU, namun hingga saat ini evakuasi masih terhalang cuaca yang berkabut (close) di lapangan serta medan dengan vegetasi lebat dan tertutup sehingga menyulitkan proses evakuasi,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nakes di Sukabumi Dihukum Push Up oleh Prajurit TNI Gara-gara Ini

Nakes di Sukabumi Dihukum Push Up oleh Prajurit TNI Gara-gara Ini

Jabar | Senin, 05 Juli 2021 | 14:48 WIB

Aksi Dramatis Prajurit TNI Hadang Geng Motor Bersenjata Tajam

Aksi Dramatis Prajurit TNI Hadang Geng Motor Bersenjata Tajam

Jabar | Rabu, 30 Juni 2021 | 17:01 WIB

Viral Pemuda Papua Makan Nasi Lauk Tahu Saat Seleksi TNI? Begini Nasibnya Sekarang

Viral Pemuda Papua Makan Nasi Lauk Tahu Saat Seleksi TNI? Begini Nasibnya Sekarang

Jogja | Minggu, 27 Juni 2021 | 18:06 WIB

KSAL Janji Siap Pecat Prajurit TNI LGBT, Pengamat: Jangan Sampai Ditutup-tutupi

KSAL Janji Siap Pecat Prajurit TNI LGBT, Pengamat: Jangan Sampai Ditutup-tutupi

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 12:54 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×