Pekerja Jepang Bakal Ditarik Pulang Kampung, Kemlu RI: Belum Ada Realisasi

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 15 Juli 2021 | 10:33 WIB
Pekerja Jepang Bakal Ditarik Pulang Kampung, Kemlu RI: Belum Ada Realisasi
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Pemerintah Jepang rencanaya akan membawa pekerja mereka kembali ke negara asal pada hari Rabu (14/07) kemarin. Namun Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan belum ada realisasi hingga saat ini.

Juru bicara Kemlu RI juga mengatakan belum menerima informasi lanjutan tentang repatriasi dari pemerintah Jepang.

"Masih belum direalisasikan tapi ini merupakan bagian dari upaya perlindungan terhadap warga negaranya," jelasnya.

"Sama halnya, Indonesia pernah memulangkan WNI dari Wuhan dan juga kru kapal pesiar yang bersandar di Jepang pada saat awal Covid-19."

Menyadur NHK Kamis (15/07), varian Delta membuat angka virus corona di Indonesia melonjak tajam dengan kasus harian baru mencapai 48 ribu dan 864 kematian pada hari Selasa.

 Dua petugas medis berseragam alat pelindung diri (APD) dua wanita yang wajahnya tertutup masker pada pukul 23.30 WIB, tiba di gedung isolasi RSUP Adam Malik, Medan, Selasa (17/3/2020). (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
Dua petugas medis berseragam alat pelindung diri (APD) dua wanita yang wajahnya tertutup masker pada pukul 23.30 WIB, tiba di gedung isolasi RSUP Adam Malik, Medan, Selasa (17/3/2020). (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menyebut 9 ekspatriat meninggal antara 26 Juni hingga 12 Juli karena virus corona. Beberapa dari mereka berusia 30-an dan 40-an.

Satu perusahaan akan menerbangkan pesawat sewaan pada hari Rabu untuk mengevakuasi karyawan dan anggota keluarga mereka untuk keluar dari Indonesia.

Salah satu pekerja Jepang, Okutsu So yang bekerja perusahaan logistik Jepang di Jakarta mengatakan banyak orang akan kembali ke Jepang bulan ini atas instruksi kantor pusat.

Selama ini Okutsu tinggal dengan banyak pekerja dan merupakan satu-satunya ekspatriat Jepang di kantor mereka.

Rencananya, keluarga Okutsu akan bergabung dengannya bulan depan, tapi gagasan itu langsung dibatalkan secara mendadak karena dinilai berisiko tinggi.

Dia mengatakan meskipun merindukan mereka, ini belum saatnya membawa keluarga ke Indonesia karena layanan medis RI sedang runtuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPKM Malah Bulan Madu ke Jepang, Kampanye Masker Anak Menteri Ini Disemprot

PPKM Malah Bulan Madu ke Jepang, Kampanye Masker Anak Menteri Ini Disemprot

Riau | Kamis, 15 Juli 2021 | 08:35 WIB

Media Asing Sebut Indonesia Salip India sebagai Pusat Covid-19 di Asia

Media Asing Sebut Indonesia Salip India sebagai Pusat Covid-19 di Asia

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 14:47 WIB

Hotel di Tokyo Larang Tamu Asing Berbagi Lift dengan Orang Jepang, Simak Faktanya

Hotel di Tokyo Larang Tamu Asing Berbagi Lift dengan Orang Jepang, Simak Faktanya

News | Senin, 12 Juli 2021 | 16:31 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB