Muhadjir Sebut Kondisi Sekarang Darurat Militer, Saleh Daulay: Situasi Kita Sedang Genting

Chandra Iswinarno, Rizki Nurmansyah

Sabtu, 17 Juli 2021 | 15:24 WIB
Muhadjir Sebut Kondisi Sekarang Darurat Militer, Saleh Daulay: Situasi Kita Sedang Genting
Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. (Dok: DPR)

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menanggapi pernyataan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy  soal kondisi sekarang yang berstatus darurat militer

Saleh menganggap istilah tersebut menunjukkan adanya situasi genting di tengah masyarakat akibat terus meningkatnya kasus Covid-19. 

"Saya kira kalau darurat itu, ada istilah darurat militer itu mengatakan memang kita sedang dalam situasi yang sangat katakanlah genting dengan jumlah penambahan orang yang terpapar Covid-19 setiap hari," kata Saleh dalam diskusi virtual Jalan Terjal PPKM Darurat, Sabtu (17/7/2021). 

Kendati demikian, ia belum menganggap pemerintah sudah kewalahan menangani beragam masalah di tengah naiknya kasus Covid-19.

Sebab, menurutnya, pemerintah masih memiliki beragam strategi guna melandaikan penyebaran virus. 

Di samping itu, Saleh berpendapat kalau masyarakat juga harus berpartisipasi di dalam setiap kebijakan pemerintah. 

"Karena enggak bisa misalnya militer saja diturunkan untuk menyelesaikan, enggak bisa. Karena sipil ini bagian yang sangat penting untuk melakukan perubahan itu," ucapnya. 

Semisal pengetatan mobilitas masyarakat telah dilakukan dengan melibatkan aparat tidak akan menahan masyarakat yang memang harus ke luar rumah karena butuh pemasukan. 

"Nanti pada batas-batas yang membutuhkan kelonggaran mungkin saja tidak akan mampu, karena, ya, mohon maaf masyarakat juga ingin hidup dan itu adalah naluri dari setiap orang."

Sebelumnya, Muhadjir menuturkan kalau saat ini kondisinya sudah darurat militer. Menurutnya bangsa Indonesia saat ini tengah perang melawan musuh tak kasat mata yakni Covid-19. 

"Kan sebenarnya pemerintah sekarang ini walaupun tidak di-declare kita ini kan dalam keadaan darurat militer. Jadi kalau darurat itu ukurannya tertib sipil, darurat sipil, darurat militer, darurat perang, nah kalau sekarang ini sudah darurat militer," kata Muhadjir di  Hotel University Club UGM,  Sleman, Jumat (16/9/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Muhadjir Sebut RI dalam Keadaan Darurat Militer, Fadli Zon: Ngawur!

Menko Muhadjir Sebut RI dalam Keadaan Darurat Militer, Fadli Zon: Ngawur!

Hits | Sabtu, 17 Juli 2021 | 14:38 WIB

PPKM Diperpanjang, Saleh Daulay Desak Pemerintah Jamin Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

PPKM Diperpanjang, Saleh Daulay Desak Pemerintah Jamin Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

News | Sabtu, 17 Juli 2021 | 14:02 WIB

Soal Darurat Militer Saat Pandemi Covid-19, Mahfud: Maksudnya Militer Ikut Turun Tangan

Soal Darurat Militer Saat Pandemi Covid-19, Mahfud: Maksudnya Militer Ikut Turun Tangan

News | Sabtu, 17 Juli 2021 | 13:24 WIB

Terkini

Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh

Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:28 WIB

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:21 WIB

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:06 WIB

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:49 WIB

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:38 WIB

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:16 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB