alexametrics

Berjemur di Pantai Kuta, Wanita Syok Habiskan 2,6 Juta Usai Pijat Kaki dan Makan

Reza Gunadha | Aulia Hafisa
Berjemur di Pantai Kuta, Wanita Syok Habiskan 2,6 Juta Usai Pijat Kaki dan Makan
Ilustrasi berjemur (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

"Main ke Kuta yuk, biar cek harga sendiri," tuturnya.

Melihat unggahan ini, para warganet pun turut memberikan komentar. Beberapa diantara mereka mengkritik harga yang dipatok oleh penjual yang ada di pantai tersebut.

"Kadang niat nolong karena kasihan, malah ujung-ujungnya kita sendiri yang kasihan dompetnya langsung kering," ujar warganet.

"Kayak gini ribut-ribut pantai sepi pandemic, giliran ada pendatang staycation digetok harga gila.. yang ada nggak mau balik lagi," tambah yang lain.

"Semoga segera ada penanganan dari pihak terkait yang berwenang. Masalahnya yang berkunjung ini warga Indo sendiri bukan para bule," sambung lainnya.

Baca Juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Daerah di Jateng yang Berstatus Level 3 dan 4

"Semoga bisa viral dan oknum seperti ini bisa sadar, tidak merusak destinasi wisata Bali," tutur warganet.

Ada pula warganet yang menceritakan pengalaman serupa.

"Saran kalo kita ditawarin gelang, jangan sampe kita pegang, tolak pake kata maaf karena kalo kita pegang tapi nggak beli mereka bakal ngejar/maksa," saran warganet.

"Kemarin aku dipijat sebadan-badan di Kuta cuma 50K. Intinya harus deal-dealan harga dulu sih," tutur warganet.

Baca Juga: Pemberlakukan STRP Masuk Jakarta Diperpanjang Selama PPKM Darurat sampai 25 Juli

Komentar