Merasa Difitnah Terlibat Bisnis Obat Covid Ivermectin, Moeldoko Ancam Polisikan ICW

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 23 Juli 2021 | 11:38 WIB
Merasa Difitnah Terlibat Bisnis Obat Covid Ivermectin, Moeldoko Ancam Polisikan ICW
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko [SuaraSulsel.id / KSP]

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum terhadap Indonesia Corruption Watch (ICW). Itu menjadi buntut dari hasil penelitian ICW yang menemukan adanya nama Moeldoko dan putrinya, Joanina Rachman dalam jejaring bisnis obat Ivermectin.

Moeldoko sendiri langsung membantah apabila namanya disinggung sebagai salah satu jejaring bisnis Ivermectin.

"Atas berbagai tuduhan tersebut, Moeldoko mempertimbangkan melakukan langkah hukum terhadap ICW," demikian yang tertulis dalam keterangan tertulis Moeldoko seperti dikutip Suara.com, Jumat (23/7/2021).

Moeldoko menegaskan kalau apa yang disampaikan ICW itu ngawur dan menyesatkan. Terlebih ia sangat tersinggung ketika Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang diketuainya ikut terseret.

Dalam hasil penelitian ICW, Moeldoko disebut pernah bekerjasama dengan wakil presiden perusahaan produsen Ivermectin, PT Harsen Laboratories, Sofia Koswara. Keduanya dikatakan pernah bertemu untuk kepentingan kerjasama ekspor beras.

"Ini menodai kehormatan saya sebagai ketua HKTI," ujarnya.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan arahan dalam rapat koordinasi penguatan Satpol PP, Kamis 22 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / KSP]
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. [SuaraSulsel.id / KSP]

Selain itu, Moeldoko juga membantah anaknya yakni Joanina turut memiliki keterkaitan perihal produksi Ivermectin. Kalau dari hasil penelitian ICW, Joanina juga mengenal Sofia karena sama-sama memiliki saham di PT Noorpay Nusantara Perkasa.

"Tidak ada urusan dan kerja sama antara anak saya, Jo, dengan PT Harsen Lab,” tegas Moeldoko.

Nama Moeldoko dan Sang Putri Serta PDIP Dikaitkan Dengan Produsen Obat Ivermectin

baca juga

Indonesia Corruption Watch (ICW) menelusuri orang-orang di balik PT Harsen Laboratories, perusahaan farmasi yang bakal memproduksi obat Ivermectin. Dari hasil penelitiannya, ICW menemukan keterkaitan antara orang-orang di belakang PT Harsen Lab dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan partai politik PDI Perjuangan.

Peneliti ICW Egi Primayogha menjelaskan bahwa penelitian dilakukannya pada Juni hingga Juli 2021. Dalam paparannya, Egi turut serta memperlihatkan peta keterkaitan PT Harsen Lab dengan sejumlah pihak. Pertama Egi menyebut satu per satu nama yang tercantum dalam akte perusahaan PT Harsen Lab yang sudah berdiri sejak 1971.

Nama-nama yang dimaksud ialah Haryani, Herman Sunaryo, Haryoseno, Runi Adianti, Iskandar Purnomohadi dan Sofia Koswara.

"Memang nama-nama ini tidak kami temukan semuanya melalui akte perusahaan, ada nama-nama yang juga muncul kalau kita menelusuri lewat pemberitaan di media," kata Egi dalam paparannya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sahabat ICW, Kamis (22/7/2021).

Dugaan campur tangan Moeldoko dibalik obat Covid-19 Ivermectine. (tangkapan layar/dok ICW)
Dugaan campur tangan Moeldoko dibalik obat Covid-19 Ivermectine. (tangkapan layar/dok ICW)

Haryoseno dan Runi Adianti ialah pasangan suami istri selaku pemilik PT Harsen Lab. Nama keduanya tercatat dalam dokumen Panama Papers dan mereka terafiliasi dengan perusahaan cangkang bernama Unix Capital Ltd yang berbasis di British Virgin Island.

Keduanya diketahui memiliki perusahaan PT Sentra Sukses Kencana. Beberapa nama dari pengurus perusahaan tersebut juga tercatat sebagai pengurus atau pemilik saham di PT Hansen Lab.

Kemudian, Egi menyinggung satu nama lainnya yakni Sofia Koswara. Meskipun di dalam akte perusahaan tidak tercantum nama Sofia, tetapi ICW menemukan dari berbagai sumber kalau yang bersangkutan adalah wakil presiden PT Harsen Lab.

"Nampakanya dia punya peran sentral dalam menjalin relasi dengan berbagai pihak," ujarnya.

Menurut hasil penelitian ICW, Sofia merupakan Chairwoman Front Line Covid-19 Critical Care (FLCCC) di Indonesia. Salah satu anggota dari FLCCC di Indonesia ialah Budhi Antariksa.

Budi ialah bagian dari Tim Dokter Presiden dan juga ketua tim uji klinis Ivermectin di Indonesia. Selain dengan Budi, Sofia juga memiliki keterkaitan dengan perusahaan PT Noorpay Nusantara Perkasa di mana dirinya pun menaruh saham di sana sejak 2019.

Putri dari Kepala KSP Moeldoko, Joanina Rachman juga diketahui memegang saham di PT Noorpay Nusantara Perkasa.

PT Noorpay Nusantara itu menjalin hubungan kerjasama dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dalam hal ekspor beras. Pada saat itu, Kepala KSP Moeldoko diketahui menjabat sebagai ketua umum HKTI.

"Dalam kesempatan itu Moeldoko yang juga merupakan Ketum HKTI jumpa dengan Sofia. Jadi dari situ kita bisa melihat sebetulnya keterkaitan antara Sofia dan juga Moeldoko sebagai kepala staf presiden," ungkapnya.

ICW juga menemukan adanya anggota direksi lain di PT Harsen Lab yakni Riyo Kristian Utomo yang menjabat sebagai Direktur Pemasaran. Riyo diketahui merupakan anggota PDI Perjuangan dan menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Budaya di DPC PDIP Tangerang Selatan.

Informasi lain yang ditemukan ialah Riyo merupakan putra dari Ribka Tjiptaning Proletariyati, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.

Keterkaitan Ribka dengan PT Harsen Lab diungkap ICW usai menemukan video amatir yang menunjukkan yang bersangkutan pernah membagi-bagi sembako dan masker yang disediakan oleh perusahaan tersebut pada April 2020. Kala itu Ribka menjabat sebagai Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP.

Dugaan campur tangan elite PDIP dibalik obat Covid-19 Ivermectine. (tangkapan layar/dok ICW)
Dugaan campur tangan elite PDIP dibalik obat Covid-19 Ivermectine. (tangkapan layar/dok ICW)

Temuan ICW tersebut menunjukkan kalau pandemi Covid-19 malah digunakan sebagai alat guna mencari keuntungan dan memperkaya diri.

Egi menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang malah berdiam diri ketika ada anak buahnya yang diduga terlibat pada kepentingan konflik distribusi Ivermectin.

"Alih-alih demikian, ia bahkan membuka ruang perburuan rente dengan membiarkan instansi tertentu campur tangan dalam penanganan covid di luar tugas dan kewenangannya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Terlibat Bisnis Ivermectin, Moeldoko Murka: Nodai Kehormatan Saya!

Disebut Terlibat Bisnis Ivermectin, Moeldoko Murka: Nodai Kehormatan Saya!

News | Jum'at, 23 Juli 2021 | 11:18 WIB

ICW Bongkar Jejak Obat Covid Ivermectin: Dari Campur Tangan Moeldoko hingga Ribka PDIP

ICW Bongkar Jejak Obat Covid Ivermectin: Dari Campur Tangan Moeldoko hingga Ribka PDIP

News | Kamis, 22 Juli 2021 | 14:55 WIB

KSP Moeldoko Minta Anggota Satpol PP Bekerja dengan Empati dan Hati

KSP Moeldoko Minta Anggota Satpol PP Bekerja dengan Empati dan Hati

Sulsel | Kamis, 22 Juli 2021 | 13:59 WIB

Ombudsman Temukan Maladministrasi, Jokowi Harus Segera Ambil Alih TWK KPK

Ombudsman Temukan Maladministrasi, Jokowi Harus Segera Ambil Alih TWK KPK

News | Kamis, 22 Juli 2021 | 10:41 WIB

Terkini

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

×