Beroperasi Besok, Melongok Persiapan Mesin Krematorium Jenazah Covid di TPU Tegal Alur

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 23 Juli 2021 | 11:41 WIB
Beroperasi Besok, Melongok Persiapan Mesin Krematorium Jenazah Covid di TPU Tegal Alur
Para pekerja saat mempersiapkan mesin krematorium jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakbar. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur yang berlokasi di kawasan Jakarta Barat saat ini mempunyai mesin krematorium baru hasil sumbangan dari organisasi masyarakat bernama Perkumpulan Sosial Himbunan Bersatu Teguh Sumbar Riau.

Sang Ketua Umum, Andreas Sofiandi mengatakan, fasilitas dan peralatan untuk kegiatan kremasi sudah siap untuk melayani dan menerima bagi mereka yang hendak mengkremasi jenazah.

"Fasilitas dan peralatan sudah siap untuk melayani dan menerima bagi yang membutuhkan kremasi Jenazah," kata Andreas saat dikonfirmasi, Jumat (23/7/2021).

Andreas mengatakan, nantinya ada empat jenazah Covid-19 yang akan dikremasi pada Sabtu (24/7/2021) besok. Dia berharap, kegiatan pada esok hari berjalan lancar tanpa adanya kendala.

"Rencananya besok akan ada empat jenazah yang dikremasi. Jadi mudah-mudahan tidak ada kendala," sambungnya.

Hari ini, rencananya akan dilakukan simulasi penggunaan krematorium. Dia menyebut, simulasi dilakukan guna mengetahui mesin krematorium yang telah disediakan berfungsi dengan baik.

Para pekerja saat mempersiapkan mesin krematorium jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakbar. (Suara.com/Arga)
Para pekerja saat mempersiapkan mesin krematorium jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakbar. (Suara.com/Arga)

"Sore nanti akan dilakukan kremasi," imbuh dia.

Pantauan Suara.com di TPU Tegal Alur, mesin krematorium tersebut terletak di blok kristen. Para pekerja saat ini sedang melakukan pengerjaan terhadap mesin krematorium tersebut.

Sebelumnya, Andreas mengatakan, bantuan itu diberikan lantaran banyak warga yang kesulitan melakukan kremasi selama pandemi COVID-19. Bahkan beberapa ada yang harus keluar Jakarta untuk kremasi.

"Ada yang sampai harus ke Cirebon, Purwakarta, Bandung," kata dia, Rabu (21/7/2021) sebagaimana dilansir dari ANTARA.

Nantinya, untuk warga yang mau menggunakan mesin krematorium hanya perlu memberikan foto kopi KTP yang warga yang meninggal dan surat keterangan dari rumah sakit untuk kremasi.

Andreas berharap mesin pemberiannya itu bisa bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga memudahkan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hotman Paris Protes Kremasi Jenazah Covid Rp 80 Juta sampai Disorot Media Asing

Hotman Paris Protes Kremasi Jenazah Covid Rp 80 Juta sampai Disorot Media Asing

Kalbar | Jum'at, 23 Juli 2021 | 07:40 WIB

Disetujui Keluarga, Rumah Duka Ungkap Kronologi soal Viral Kremasi Jenazah Covid Rp80 Juta

Disetujui Keluarga, Rumah Duka Ungkap Kronologi soal Viral Kremasi Jenazah Covid Rp80 Juta

News | Kamis, 22 Juli 2021 | 20:22 WIB

Viral Biaya Kremasi Pasien Covid Capai Rp 80 Juta, Begini Versi Yayasan Rumah Duka Abadi

Viral Biaya Kremasi Pasien Covid Capai Rp 80 Juta, Begini Versi Yayasan Rumah Duka Abadi

News | Kamis, 22 Juli 2021 | 18:06 WIB

Usut Kasus Kartel Kremasi Jenazah Covid, Polisi Periksa Pemilik Yayasan Rumah Duka Abadi

Usut Kasus Kartel Kremasi Jenazah Covid, Polisi Periksa Pemilik Yayasan Rumah Duka Abadi

News | Kamis, 22 Juli 2021 | 15:21 WIB

Terkini

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:06 WIB

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:01 WIB

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:55 WIB

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:49 WIB

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:42 WIB

Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!

Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:29 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:26 WIB

Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali

Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:26 WIB