Viral Mural Tuhan Aku Lapar!, Muncul saat PPKM Level 4 di Tangerang

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:11 WIB
Viral Mural Tuhan Aku Lapar!, Muncul saat PPKM Level 4 di Tangerang
Viral Mural 'Tuhan Aku Lapar!!' di Tangerang. (Twitter/@txtdaritng)

Suara.com - Mural bertuliskan 'Tuhan Aku Lapar!!' telah menjadi viral di media sosial. Mural itu digambar di tembok yang berada di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Gambar ini menjadi perhatian setelah tersebar luar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Twitter TXT DARI TANGERANG (@txtdaritng). Akun ini membagikan mural sepanjang 12 meter itu.

Tulisan itu berwarna putih yang nampak kontras saat digambar di sebuah tembok berwarna hitam. Mural tersebut seolah menjadi protes masyarakat di tengah penanganan pandemi virus corona.

Apalagi, wilayah Tangerang saat ini menerapkan PPKM level 4 hingga 25 Juli 2021. Penerapan PPKM level 4 sendiri merupakan yang paling ketat dari seluruh level.

Akibatnya, banyak warga yang harus membatasi hingga menutup usahanya imbas aturan tersebut. Karena itu, munculnya mural itu langsung menggegerkan media sosial dan dikaitkan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Viral Mural 'Tuhan Aku Lapar!!' di Tangerang. (Twitter/@txtdaritng)
Viral Mural 'Tuhan Aku Lapar!!' di Tangerang. (Twitter/@txtdaritng)

Kini, mural itu sendiri telah dibersihkan oleh warga setempat. Hal ini dilakukan demi menghindari hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, warganet yang sudah melihat mural itu menuliskan beragam pendapat mereka. Ada yang menganggap mural itu sebagai bentuk kreativitas dan menuliskan komentar kocak hingga ada juga yang mengkritik.

"Untung ada koma. Awalnya gua baca-baca 'Tuh anak u lapar'," komen warganet.

"Udah dijawab Tuhan belum?," sahut warganet.

"Makan atuh bukan malah beli cat buat coret-coret," tegur warganet.

"Lebay, soal makan mah gampang dicari. Pasti pusing karna cicilan dan hutangkan xixixi," sindir yang lain.

"Beli cat bisa beli nasi warteg kagak bisa ???," kritik warganet.

"Bagusss itu ngadu pada Tuhan," puji yang lain.

"Tuhan pun berkata; makan nak, itu ada pisang," celutuk warganet.

Kabupaten Tangerang Masih Zona Merah, Tapi Tingkat BOR Berhasil Menurun

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyebut, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di setiap rumah sakit menurun, dampak positif dari PPKM Darurat.

Hal tersebut disampaikan Zaki saat menggelar rakor penanganan dan penanggulangan COVID-19 secara virtual di Pendopo Kabupaten Tangerang, Jumat (23/7/2021).

Selain BOR RS, lanjut Zaki, tingkat hunian di sejumlah ICU juga mengalami penurunan. Pun juga dengan hunian rumah singgah yang sebelumnya mencapai lebih dari 90 persen bahkan over, saat ini mulai menurun.

Zaki memaparkan, per 22 Juli 2021, keterisian BOR rumah sakit sudah mencapai angka 76%, ICU 88%, dan rumah singgah yang tadinya mencapai 133% lebih, saat ini tingkat keterisiannya 66,3%.

Hal ini patut kita syukuri bersama dan merupakan hasil dari kerjasama, gotong-royong dan sinergitas dari semua pihak, Pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat,” kata Zaki dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—dari laman resmi Pemkab Tangerang.

“Kita tidak boleh lengah akan capaian ini, namun harus tetap waspada dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan 6 M, karena Kabupaten Tangerang masih masuk zona merah resiko tinggi dengan indeks skor total 1,782,” sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Pasien Covid-19 Tusuk Perawat, Begini Kronologisnya

Viral Video Pasien Covid-19 Tusuk Perawat, Begini Kronologisnya

Jawa Tengah | Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:33 WIB

Kadernya di DPRD Malaka Viral Joget Tanpa Prokes, DPD Golkar NTT Minta Maaf

Kadernya di DPRD Malaka Viral Joget Tanpa Prokes, DPD Golkar NTT Minta Maaf

Jakarta | Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:33 WIB

Viral Bendera Putih Berkibar di Pasar Tanah Abang, Perekam Video: Pedagang Menyerah

Viral Bendera Putih Berkibar di Pasar Tanah Abang, Perekam Video: Pedagang Menyerah

Jakarta | Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:21 WIB

Viral Pelamar Daftar CPNS Pakai Materai Hasil Download, Warganet: Calon Koruptor

Viral Pelamar Daftar CPNS Pakai Materai Hasil Download, Warganet: Calon Koruptor

Hits | Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:04 WIB

Viral Pria Injak Kap Mobil dan Robohkan Belasan Motor di Karimun

Viral Pria Injak Kap Mobil dan Robohkan Belasan Motor di Karimun

Batam | Sabtu, 24 Juli 2021 | 13:52 WIB

Viral Wanita Obati Jerawat Pakai Air Kencing, Begini Tanggapan Dokter

Viral Wanita Obati Jerawat Pakai Air Kencing, Begini Tanggapan Dokter

Lifestyle | Sabtu, 24 Juli 2021 | 13:37 WIB

Terkini

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:08 WIB

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:37 WIB

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:55 WIB

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB