RS Butuh Tambahan Relawan dan Nakes, Tapi Sulit Mendapatkannya

Siswanto | Suara.com

Senin, 26 Juli 2021 | 16:30 WIB
RS Butuh Tambahan Relawan dan Nakes, Tapi Sulit Mendapatkannya
Karangan bunga sebagai dukungan kepada tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 yang dikirim Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajarannya di RUmah Sakit Islam Jemursari, Kota Surabaya, Senin (19/7/2021). (Antara/HO-Humas Pemkot Surabaya)

Suara.com - Ketua DPRD Jember, Jawa Timur, Itqon Syauqi, mengatakan pemerintah daerah kesulitan mencari relawan dan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit. Itu sebabnya, dia meminta otoritas terkait menyayangi relawan dan tenaga kesehatan yang sudah ada.

“Kita memaklumi, karena memang gelombang kedua Covid ini luar biasa dahsyatnya. Jadi dimaklumilah kalau keluarga keberatan kalau jadi relawan pemulasaraan, pemakaman, atau apa,” kata Itqon dalam laporan Beritajatim.

“Begitu sulitnya kita mencari relawan untuk perang melawan Covid ini, seharusnya menjadi dasar kita untuk semakin sayang dan memperhatikan para tenaga kesehatan kita,” Itqon menambahkan.

Kekurangan relawan, antara lain dialami Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi.

Direktur RSUD dr. Soebandi Hendro Soelistijono mengatakan sekarang membutuhkan 90 relawan dan dia mengakui susah mendapatkannya karena berbagai alasan.

“Tapi ternyata tidak mudah mencari relawan. Ada yang sudah daftar, (belakangan) dilarang orang tua, dilarang suami. Tidak semua orang mau. Kan ya takut juga. Saya paham,” katanya.

Itqon meminta relawan dan tenaga kesehatan mendapat perhatian, terutama fasilitas yang mereka butuhkan.

“Jangan sampai mereka terganggu hal-hal lain yang bisa menurunkan imunitas. Fasilitasi semuanya. Kita perhatina nasib mereka, keselamatan mereka. Semuanya harus kita back up penuh karena tidak ada pemain cadangannya,” kata Itqon.

Keberadaan relawan dan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan. Tak semua orang bisa melakukan tugas-tugas mereka menangani pasien terkonfirmasi Covid.

“Kan harus pakai alat pelindung diri lengkap. Orang-orang awam, non tenaga kesehatan, melihat orang pakai APD saja ketakutan, apalagi disuruh pakai APD,” katanya.

Itqon berharap masalah kekurangan relawan dan tenaga kesehatan segera teratasi.

“Siapa tahu ada saudara-saudara kita di Kabupaten Jember yang terketuk hatinya dan memiliki pengetahuan memadai tentang protokol pemulasaraan atau pemakaman terpanggil hati nuraninya,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB