Tertinggi Selama Pandemi, 30.168 Jiwa Meninggal Akibat Covid-19 Bulan Ini

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 29 Juli 2021 | 18:02 WIB
Tertinggi Selama Pandemi, 30.168 Jiwa Meninggal Akibat Covid-19 Bulan Ini
Petugas tengah melakukan pemakaman dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Selasa (6/7/2021). [Instagram@arizapatria]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat total pasien corona yang meninggal dunia pada Juli ini mencapai 30.168 jiwa.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan para korban meninggal dunia bulan ini merupakan yang tertinggi dalam satu bulan sejak awal pandemi.

"Jumlah kematian di Juli ini menjadi bulan dengan kematian paling banyak selama pandemi di Indonesia. Hingga kemarin 30.168 kematian tercatat di bulan ini," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Kamis (29/7/2021).

"Saya sampaikan turut belangsungkawa sedalam-dalamnya yang kehilangan orang tua, sanak saduara, kerabat, akibat covid-19," sambungnya.

Wiku menyebut angka ini naik drastis dibanding dengan angka kematian bulanan tertinggi yang terjadi bulan Juli lalu sebanyak 7.913 jiwa.

"Peningkatan kematian ini tentunya perlu dievaluasi, penting dipahami bahwa kita semua dapat melakukan upaya yerbaik untuk menekan angka kematian ini," tegasnya.

Satgas mencatat ada 10 provinsi dengan angka kematian tertinggi dalam sepekan terakhir, yakni Jawa Tengah (825 jiwa), Jawa Timur (586 jiwa), DKI Jakarta (510 jiwa), Kalimantan Timur (189 jiwa), DI Yogyakarta (136 jiwa).

Lalu Riau (58 jiwa), Bali (53 jiwa), Sulawesi Selatan (48 jiwa), Kalimantan Selatan (44 jiwa), dan Sumatera Selatan (43 jiwa).

"Meski Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta tetap tertinggi, tapi waspada Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan turut jadi penyumbang tertinggi kasus mingguan. Ini harus jadi alarm karena sebagian besar mereka tidak menjalankan PPKM Level 4," ucapnya.

baca juga

Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 3.331.206 orang Indonesia, kini masih terdapat 554.484 kasus aktif, 2.686.170 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 90.552 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicari Usai Klaim Dapat Vaksin Dosis Ketiga di Gedung DPRD, Influencer T Tak Bisa Dikontak

Dicari Usai Klaim Dapat Vaksin Dosis Ketiga di Gedung DPRD, Influencer T Tak Bisa Dikontak

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 17:56 WIB

Vietnam Perketat Perbatasan di Tengah Lonjakan Kasus Baru COVID-19

Vietnam Perketat Perbatasan di Tengah Lonjakan Kasus Baru COVID-19

Health | Kamis, 29 Juli 2021 | 17:55 WIB

Luhut: Teknik Tracing Jadi Kunci Deteksi Penyebaran Covid-19

Luhut: Teknik Tracing Jadi Kunci Deteksi Penyebaran Covid-19

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 17:50 WIB

Update 29 Juli: Tambah 43.379, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Tembus 3,3 Juta

Update 29 Juli: Tambah 43.379, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Tembus 3,3 Juta

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 17:45 WIB

Terkini

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:35 WIB

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:32 WIB

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:29 WIB

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

×