Pasien Covid Tewas Diamuk Warga, Legislator PAN: Jika Edukasinya Benar, Tak Bakal Terjadi

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 02 Agustus 2021 | 10:40 WIB
Pasien Covid Tewas Diamuk Warga, Legislator PAN: Jika Edukasinya Benar, Tak Bakal Terjadi
Ucapan duka dari Keluarga Salamat Sianipar korban pengeroyokan warga satu kampung di Desa Sianipar Bulu Silape Kecamatan Silaen Kabupaten Toba. [Foto: akun Facebook Albert Siagian]

Suara.com - Kabar pasien Covid-19 yang dikeroyok warga satu kampung di Desa Sianipar Bulu Silape, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut) berakhir tragis. Korban bernama Salamat Sianipar (45) akhirnya meninggal dunia.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Daulay mengatakan, tindakan pengeroyokan dan penganiayaan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, atas nama apapun, tindakan tersebut tidak boleh dilakukan.

"Ya pengeroyokan kepada pasien Covid di Bulu Silape, Toba, tidak dibenarkan. Tindakan itu tidak hanya akan menyakiti korban, tetapi juga keluarganya. Kejadian seperti itu, akan lama terekam dalam memori kolektif mereka," kata Saleh saat dihubungi Suara.com, Senin (2/8/2021).

Jika memang korban diduga telah melakukan tindakan yang tak pantas lantaran ingin menulari warga, Saleh menyampaikan, seharusnya tak perlu juga dikeroyok. Menurutnya, hal sangat penting adalah edukasi.

"Kalau itu betul, mestinya bukan pengeroyokan. Yang dilakukan adalah edukasi. Aparat pemerintahan, baik dari desa maupun kecamatan diminta untuk turun tangan. Korban harus dinasehati untuk menghentikan tindakannya," tuturnya.

Lebih lanjut, Saleh mengingatkan soal pentingnya edukasi terkait dengan penanganan covid. Menurutnya, jika edukasi sudah dilakukan dengan benar maka kejadian seperti ini tidak akan terjadi.

"Kalau sosialisasi dan edukasi dilakukan secara benar, tindakan ingin menularkan ke orang lain seharusnya tidak terjadi. Dan tindakan pengeroyokan tersebut juga tidak perlu terjadi," tuturnya.

"Akhir ceritanya kan jadi sedih dan tragis. Sebab, korban yang dikeroyok akhirnya meninggal dunia di RS Adam Malik. Soal kematian akibat Covid banyak terjadi dimana-mana. Namun cerita pengeroyokan di kampung halaman korban sebelum dibawa ke RS, pasti akan menyisakan kenangan tidak baik bagi keluarganya," sambungnya.

Meninggal Dunia

baca juga

Setelah mengalami aksi pengeroyokan, Salamat Sianipar dinyatakan meninggal dunia di RSUD Adam Malik Medan pada Minggu (1/8/2021). Informasi tersebut diuggah akun Facebook Albert Siagian dalam akun facebooknya, sore ini.

“Selamat Jalan Uda Salamat Sianipar.., sonang ma uda di siamun ni Debata.”

Kematian Salamat ini juga dibenarkan Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audi Murphy Sitorus. Dia mengemukakan, jenazah dimakamkan sesuai SOP pemulasaran jenazah Covid-19.

“Hari ini dapat informasi telah meninggal di RSUD Adam Malik Medan dan dimakamkan sesuai SOP Pemulasaran Jenazah Corona (Covid-19),” katanya seperti dilansir Dirgantara.com-jaringan Suara.com.

Sebelumnya diberitakan, video yang memperlihatkan Salamat Sianipar, pasien covid dikeroyok warga Desa Sianipar Bulu Silape, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba viral di media sosial, Sabtu (24/7/2021).

SuaraSumut.id pun menelusuri cerita di balik video yang viral tersebut. Ternyata, terdapat perbedaan antara narasi keterangan video viral dengan kesaksian warga. Dalam video yang viral di media sosial, disebutkan Salamat dikeroyok warga yang tak terima desanya menjadi tempat isolasi mandiri.

Namun, berdasarkan keterangan warga, mereka kesal lantaran Salamat yang berusia 45 tahun itu bertingkah aneh.
Bupati Toba Poltak Sitorus melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audy Murphy Sitorus mengungkapkan, pasien isolasi mandiri itu bertingkah aneh dan berusaha menyebarkan virusnya ke orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salamat Sianipar, Pasien Covid-19 yang Diduga Dianiaya Meninggal

Salamat Sianipar, Pasien Covid-19 yang Diduga Dianiaya Meninggal

Sumut | Senin, 02 Agustus 2021 | 07:05 WIB

Pasien Covid-19 yang Dikeroyok Warga Sekampung di Bulu Silape Kabupaten Toba Meninggal

Pasien Covid-19 yang Dikeroyok Warga Sekampung di Bulu Silape Kabupaten Toba Meninggal

Sumut | Minggu, 01 Agustus 2021 | 23:57 WIB

Sebanyak 497 Pasien Covid-19 di Rejang Lebong Masih Dalam Pengawasan

Sebanyak 497 Pasien Covid-19 di Rejang Lebong Masih Dalam Pengawasan

Sumsel | Minggu, 01 Agustus 2021 | 21:06 WIB

Tiga Warga Jember Perusak Ambulans Pengantar Jenazah Covid-19 Ditetapkan Tersangka

Tiga Warga Jember Perusak Ambulans Pengantar Jenazah Covid-19 Ditetapkan Tersangka

Malang | Minggu, 01 Agustus 2021 | 16:47 WIB

Terkini

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

×