RSPAD Tambah Delapan Unit Tempat Tidur ICU Bagi Pasien Covid-19

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:12 WIB
RSPAD Tambah Delapan Unit Tempat Tidur ICU Bagi Pasien Covid-19
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. [Tangkapan layar]

Suara.com - Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto akan menambah delapan fasilitas tempat tidur Intensive Care Unit (ICU). Penambahan dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan bagi pasien Covid-19.

Hal itu disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika dalam rapat virtual bersama pejabat RSPAD Gatot Soebroto.

Andika berharap penambahan fasilitas tempat tidur ICU dapat memaksimalkan pelayanan bagi pasien Covid-19 dengan gejala berat.

"Penambahan fasilitas bed ICU di RSPAD Gatot Soebroto akan memberikan kesempatan bagi pasien dengan gejala berat untuk mendapatkan perawatan yang lebih maksimal,” katanya kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Menurut Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen TNI Lukman Maruf, beberapa pasien Covid-19 dengan gejala berat masih ditangani di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena ruang ICU penuh.

Sedangkan, pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan ringan dirawat terpisah di Tenda Lapangan Rumah Sakit 1 dan 2.

"Tapi yang berat itu masih terkumpul di IGD. Jadi di IGD kita buat sekarang, yang tidak bisa masuk ke ICU dan HCU kita bagi. Sebagian dikumpulkan untuk masuk ICU, sebagian lagi untuk masuk HCU," ujarnya.

RSPAD Gatot Soebroto sendiri untuk saat ini tercatat memiliki 25 tempat tidur ruang ICU. Enam tempat tidur di antaranya merupakan penambahan dari ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) yang diaplikasikan sebagai ruang ICU.

Sementara, Kepala Bidang Perawatan Staf Direktorat Pelayanan Kesehatan (Kabidwat Sdiryankes) RSPAD Gatot Soebroto Kolonel CKM Didin Syaefudin menyampaikan, pihaknya akan menyiapkan 48 perawat tambahan. Mereka nantinya akan ditugaskan di delapan ruang ICU tambahan.

baca juga

"SDM rencana kami juga masih punya lulusan STIKES RSPAD, yang kebidanan nanti bisa di mix untuk ke tempat lain, nanti yang tempat lain kita mix ke ICU," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Sedih Ustadz Yusuf Mansur Dilarikan ke Rumah Sakit RSPAD, Darah Dimasukkan ke Tubuh

Kabar Sedih Ustadz Yusuf Mansur Dilarikan ke Rumah Sakit RSPAD, Darah Dimasukkan ke Tubuh

Bekaci | Kamis, 22 Juli 2021 | 07:25 WIB

Mantan Gubernur Awang Faroek Ishak Kembali Dirawat di RSPAD Gatot Subroto

Mantan Gubernur Awang Faroek Ishak Kembali Dirawat di RSPAD Gatot Subroto

Kaltim | Jum'at, 16 Juli 2021 | 14:36 WIB

Dihentikan Pemerintah, RSPAD Tetap Lanjutkan Penelitian Vaksin Nusantara

Dihentikan Pemerintah, RSPAD Tetap Lanjutkan Penelitian Vaksin Nusantara

News | Senin, 19 April 2021 | 20:39 WIB

Terkini

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan

LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan

Surakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump

Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:08 WIB

Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar

Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:06 WIB

Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart

Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:04 WIB

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:00 WIB

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:59 WIB

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi,  Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

×