Beasiswa Kuliah di Jepang untuk Lulusan SMA/SMK, Simak Syaratnya di Sini

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 05 Agustus 2021 | 09:16 WIB
Beasiswa Kuliah di Jepang untuk Lulusan SMA/SMK, Simak Syaratnya di Sini
Syarat beasiswa kuliah di Jepang - Ilustrasi beasiswa pendidikan. (Shutterstock)

Suara.com - Ingin kuliah di Jepang? Simak informasi beasiswa kuliah di Jepang untuk lulusan SMA/SMK berikut ini.

Tokyo Institut of Technology (Tokyo Tech) saat ini tengah membuka beasiswa Global Scienties and Engineers Program (GSEP) bagi lulusan SMA/SMK yang ingin mengambil gelar sarjana Teknik di Jepang. Berikut ini syarat beasiswa kuliah di Jepang untuk lulusan SMA/SMK  dari Tokyo Tech.

Perlu diketahui, GSEP merupakan program beasiswa yang akan mendapat pendanaan penuh dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains, dan Teknologi (MEXT).

Syarat Beasiswa Kuliah di Jepang dari Tokyo Tech

Berikut syarat melamar beasiswa MEXT (MEXT Scholarship):

  1. Bukan merupakan warga negara jepang, namun berasal dari negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Jepang
  2. Peserta setidaknya lahir pada 2 April 1997
  3. Peserta telah menyelesaikan pendidikan reguler selama 12 tahun atau lulus dari sekolah menengah Jepang yang setara, sebelum tiba di Jepang
  4. Peserta yang diterima wajib berada di Jepang antara 1-7 April 2022
  5. Peserta yang diterima wajib memiliki visa Mahasiswa (ryugaku) sebelum memasuki Jepang. Perlu diperhatikan bahwa peserta yang mengubah status visa setelah tiba di Jepang ke kategori selain Mahsiswa, dianggap tidak memenuhi syarat untuk menerima beasiswa MEXT sejak tanggal perubahan kategori visa.
  6. Peserta yang termasuk dalam salah satu kondisi berikut tidak diperkenankan mendaftar MEXT, apabila melanggar maka peserta diharapkan untuk mengundurkan diri:
    a.       Merupakan anggota militer atau pegawai sipil militer pada saat kedatangan di Jepang atau selama masa pemberian beasiswa
    b.       Tidak bisa tiba di Jepang selama periode yang telah ditentukan MEXT
    c.       Pernah atau sedang menerima beasiswa pemerintah Jepang (MEXT)
    d.       Terdaftar di universitas Jepang dengan status tinggal mahasiswa (ryugaku) atau terdaftar atau dijadwalkan untuk terdaftar di universitas Jepang sebagai siswa internasional yang dibiayai secara pribadi sejak awal pemberian beasiswa. Ketentuan ini tidak berlaku bagi mahasiswa internasional yang saat ini kuliah universitas Jepang dengan biaya pribadi yang akan menyelesaikan studi mereka dan kembali ke negara mereka sebelum akhir Maret 2022
    e.       Berencana menerima beasiswa dari organisasi selain pemerintah Jepang (contihnya, organisasai pemerintah di negara pemohon) setelah dimulainya beasiswa MEXT.
    f.        Diharapkan lulus tetapi tidak dapat memenuhi persyaratan dan kualifikasi akademik yang dipersyaratkan
    g.       Sudah merencanakan, pada saat melamar, untuk terlibat dalam kegiatan penelitian jangka panjang di luar Jepang (seperti kerja lapanngan, magang, dll) atau mengambil cuti jangka panjangg

Syarat Pelamar Beasiswa Pribadi (Privately Funded):

  1. Peserta bukan warga negara Jepang namun harus memiliki visa mahasiswa (ryugaku) atau berniat mendapatkannya saat pendaftaran
  2. Berusia minimal 18 tahun pada 31 Maret 20211. Jika pelamar telah menyelesaikan 12 tahun sekolah reguler atau telah lulus dengan kesetaraan sekolah menengah yang dapat diterima oleh standar Jepang pada tanggal 31 Maret 2022, mereka masih memenuhi syarat untuk mendaftar meskipun mereka berusia di bawah 18 tahun.
  3. Peserta harus menyelesaikan pendidikan reguler 12 tahun di luar Jepang pada Maret 2022 (tidak termasuk program Jepang yang berlokasi di luar Jepang yang telah diakui oleh Menteri pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi setara sekolah menengah di Jepang), atau ditunjuk oleh Menteri.
  4. Pendaftaran akan dibatalkan jika peserta tidak dapat memenuhi persyaratan lulus sesuai yang diharapkan dan kualifikasi akademik yang dipersyaratkan pada tanggal yang ditentukan secara terpisah oleh Tokyo Tech
  5. Bagi pesesrta yang telah lulus ujian program GSEP tidak dapat mengahukan ujian masuk tambahan di Tokyo Tech. Kecuali jika surat penarikan yang diajukan oleh pemohon program GSEP disetujui oleh Tokyo Tech

Syarat Dokumen:

  1. Permohonan Penilaian Kelayakan Penerimaan Individu dalam format Word atau PDF
  2. Ijazah yang dikeluarkan oleh sekolah menegah peserta
  3. Transkrip resmi yang dikeluarkan oleh sekolah menengah peserta
  4. Jika pelamar adalah seorang mahasiswa, sertifikat pendaftaran atau fotokopi identitas mahasiswa

Pendaftaran beasiswa kuliah di Jepang bagi siswa SMA/SMK ini akan dibuka mulai 16 Agustus hingga 3 September 2021. Program ini tidak mengharuskan peserta menguasai bahasa Jepang, karena nantinya perkuliahan akan dilakukan dengan bahasa Inggris.

Sekian informasi syarat beasiswa kuliah di Jepang untuk lulusan SMA/SMK  dari Tokyo Tech. Selamat mencoba.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Mahasiswa, Pemprov Riau Bakal Kucurkan Beasiswa Bantuan Sosial

Dear Mahasiswa, Pemprov Riau Bakal Kucurkan Beasiswa Bantuan Sosial

Riau | Rabu, 04 Agustus 2021 | 11:38 WIB

LENGKAP! Syarat Beasiswa LPDP 2021 dan Panduan Pendaftaran LPDP 2021

LENGKAP! Syarat Beasiswa LPDP 2021 dan Panduan Pendaftaran LPDP 2021

Jakarta | Selasa, 03 Agustus 2021 | 12:50 WIB

Syarat Beasiswa LPDP 2021 Program Beasiswa Reguler

Syarat Beasiswa LPDP 2021 Program Beasiswa Reguler

News | Selasa, 03 Agustus 2021 | 11:02 WIB

Terkini

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:46 WIB

Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI

Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:42 WIB

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB

Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel

Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB

Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?

Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:30 WIB

Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India

Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:29 WIB

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:28 WIB

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:24 WIB

Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan

Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:22 WIB

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB