Derita Kaum Buruh Isoman Covid, Sepi Bantuan Perusahaan hingga Ancaman Keluarga Terpapar

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 05 Agustus 2021 | 12:50 WIB
Derita Kaum Buruh Isoman Covid, Sepi Bantuan Perusahaan hingga Ancaman Keluarga Terpapar
Buruh produksi Aice diminta bekerja jadi kuli bangunan (Twitter/sherrrinn)

Suara.com - Kaum buruh Indonesia menjadi salah satu pihak yang turut merasakan dampak besar ketika dunia dihajar wabah tak berkesudahan, wabah mematikan bernama Covid-19. Selain hantu bernama Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang bergentayangan, ada hantu lainnya yang berwujud virus Covid-19.

Roda perekonomian memang harus tetap berputar agar hajat hidup orang banyak bisa terus berjalan. Kaum buruh merupakan garda terdepan yang tetap harus bekerja selama wabah Covid-19 masih berlangsung.

Imbasnya, banyak dari mereka yang harus terpapar virus mematikan ini. Hal itu disebabkan karena mereka harus tetap bekerja secara tatap muka dan kebijakan pabrik yang kerap menghilangkan hak-hak para pekerja.

Gerakan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) melalui sang Sekjen, Emelia Yanti Siahaan bercerita, banyak buruh yang terpapar Virus Covid-19 di tempat kerja. Pada tahun 2021 -- tahun kedua berlangsungnya Covid-19 -- banyak anggota GSBI yang dinyatakan positif setelah bersinggungan dengan banyak orang di tempat kerja.

Hal itu dikatakan Yanti seusai pihaknya melakukan investigasi dan merujuk pada laporan para anggota yang tersebar di berbagai tempat. Dia menyebut, ada satu pabrik di kawasan Karawang, Jawa Barat yang mejadi klaster penyebaran.

Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, sebanyak 111 buruh terpapar Covid setelah ada temuan satu buruh yang mengalami gejala. Temuan 111 pekerja yang positif itu terjadi seusai pemerintah setempat melakukan sidak dan menggelar tes swab secara massal.

"Kami data, dan memang hasilnya ya luar biasa. Mislanya kalau kaya di karawang, itu ada satu pabrik ketika ada satu orang buruh terindikasi positif covid, kemudian pemerintah setempat ada melakukan sidak, dan meminta perusahaan untuk melakukan swab massal. Nah ditemukan ada 111 buruh yang positif," ungkap Yanti kepada Suara.com, Kamis (5/8/2021).

Di pabrik lainnya yang juga berlokasi di Karawang, ada juga temuan sebanyak 29 buruh terjangkit virus Covid-19 dan satu diantaranya meninggal dunia. Satu buruh itu meninggal setelah mendapatkan perawatan secara intensif selama tiga hari di rumah sakit.

Sejumlah buruh mengikuti aksi mogok kerja di halaman PT Panarub Industry, Kota Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2020).   [ANTARA FOTO]
Sejumlah buruh mengikuti aksi mogok kerja di halaman PT Panarub Industry, Kota Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2020). [ANTARA FOTO]

"Yang meninggal ini, sebelumnya dia positif, tadinya isoman tapi karena gejalanya berat dia dibawa ke rumah sakit. Setelah tiga hari dirawat, dia meninggal," papar dia.

baca juga

Yanti melanjutkan, temuan rekan-rekan buruh yang terpapar Covid-19 juga terjadi di salah satu pabrik yang berlokasi di Banten. Total ada 117 buruh dinyatakan positif dan harus menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Kalau di Banten, ada sekitar 117 buruh positif, mereka isoman," sambung Yanti.

Isoman

Menjalani isolasi secara mandiri tentunya sangat memberatkan kaum buruh. Mereka harus mengeluarkan segelintir biaya untuk keperluan vitamin dan obat selama menjalani masa isolasi di rumah.

Di sisi lainnya, pabrik tidak memberikan upah lantaran si buruh tidak bekerja selama masa isolasi dan penyembuhan. Bahkan, untuk urusan kesehatan, banyak perusahaan yang ogah menanggung biaya yang telah dikeluarkan tersebut.

"Buruh dengan upah yang tidak seberapa, mereka harus mengeluarkan uang lebih untuk obat dan vitamin selama isoman. Mereka tidak dibayar upah bahkan ada yang harus mengeluarkan biaya sendiri saat isoman. Itu sama sekali tidak dicover oleh perusahaan," jelas Yanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PHK Jadi 'Hantu' Para Buruh Kala Pandemi, GSBI: Hentikan PPKM!

PHK Jadi 'Hantu' Para Buruh Kala Pandemi, GSBI: Hentikan PPKM!

News | Kamis, 05 Agustus 2021 | 10:45 WIB

Kibarkan Bendera Putih saat 17 Agustus, Buruh KBPI: Jangan Cuma Dengarkan Pidato Presiden

Kibarkan Bendera Putih saat 17 Agustus, Buruh KBPI: Jangan Cuma Dengarkan Pidato Presiden

News | Rabu, 04 Agustus 2021 | 16:40 WIB

Sebanyak 27 Persen Pasien Covid-19 di Bantul Meninggal Saat Isoman, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 Persen Pasien Covid-19 di Bantul Meninggal Saat Isoman, Ini Penyebabnya

Jogja | Rabu, 04 Agustus 2021 | 14:55 WIB

Ancaman PHK, Cerita Buruh Pengidap Komorbid Sulit Ikut Vaksin karena Ditekan Bos Pabrik

Ancaman PHK, Cerita Buruh Pengidap Komorbid Sulit Ikut Vaksin karena Ditekan Bos Pabrik

News | Rabu, 04 Agustus 2021 | 14:43 WIB

Terkini

Samsung Galaxy Watch Ultra2: Jam Tangan Pintar Premium dengan Baterai 800 mAh, Harga Rp10 Jutaan

Samsung Galaxy Watch Ultra2: Jam Tangan Pintar Premium dengan Baterai 800 mAh, Harga Rp10 Jutaan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Waspada Kabut Asap, Padang Hujan Disertai Petir

Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Waspada Kabut Asap, Padang Hujan Disertai Petir

Riau | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:43 WIB

5 Fakta Aturan Kuota Internet Dilarang Hangus, Operator Wajib Sediakan Refund

5 Fakta Aturan Kuota Internet Dilarang Hangus, Operator Wajib Sediakan Refund

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Review Film 27 Steps of May: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Trauma

Review Film 27 Steps of May: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Trauma

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Pemulihan Bencana Butuh Rp78 Triliun, Nepal Siap Terima Bantuan Luar Negeri

Pemulihan Bencana Butuh Rp78 Triliun, Nepal Siap Terima Bantuan Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Bisnis Properti Makin Ketat, Komponen Kecil Ini Jadi Penentu Kualitas Bangunan

Bisnis Properti Makin Ketat, Komponen Kecil Ini Jadi Penentu Kualitas Bangunan

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:25 WIB

5 Cara Membersihkan Sisa Sunscreen Waterproof dengan Sabun Cuci Muka Biasa

5 Cara Membersihkan Sisa Sunscreen Waterproof dengan Sabun Cuci Muka Biasa

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:23 WIB

Muktamar NU Berjalan Alot, PWNU, PCNU dan PCINU Diizinkan Usul Lima Kandidat

Muktamar NU Berjalan Alot, PWNU, PCNU dan PCINU Diizinkan Usul Lima Kandidat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:12 WIB

ADVAN Hadirkan ADVAN V11 dan AIGEN Ultra T di AGRES.ID Karnaval Gadget Yogyakarta

ADVAN Hadirkan ADVAN V11 dan AIGEN Ultra T di AGRES.ID Karnaval Gadget Yogyakarta

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Ulasan Film Rumah Singgah: Cerita Mengharukan tentang Kasih dan Pengorbanan

Ulasan Film Rumah Singgah: Cerita Mengharukan tentang Kasih dan Pengorbanan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×