Dua Anak yang Ortunya Meninggal Akibat Covid Kini Hidup Sebatang Kara

Siswanto | Suara.com

Kamis, 05 Agustus 2021 | 15:37 WIB
Dua Anak yang Ortunya Meninggal Akibat Covid Kini Hidup Sebatang Kara
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Angga Raka Saputra (15) menjadi yatim piatu setelah kedua orangtuanya meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Anggat seorang pelajar asal Dukuh Jatimalang, RT 1, RW 13, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Ibu dari Angga, Rini Utami, meninggal pada waktu menjalani isolasi mandiri pada 28 Juni 2021, sekitar pukul 18.00 WIB.  Kemudian disusul suaminya, Suratman Siswo Wiyono, yang meninggal pada 4 Juli 2021, pukul 04.00 WIB.

“Hasil swab PCR kedua orangtua Angga ini positif corona. Sekarang Angga menjadi yatim piatu karena ayah dan ibunya meninggal dalam waktu berdekatan karena corona,” kata Kapolsek Mojolaban Inspektur Polisi Satu Tarto kepada Solopos.com, Kamis (5/8/2021).

Menurut informasi yang disampaikan Tarto, Angga kini hidup sebatang kara di rumahnya.

Untuk biaya hidup sehari-hari sekarang menjadi tanggungan bibinya yang tinggal di Kabupaten Sragen. Selain dari bibi, juga mendapat donasi dari tetangga.

Di Mojolaban, selain Angga, masih ada satu anak lagi bernama Andika Aditya Putra (18) yang menjadi anak yatim piatu karena orangtuanya meninggal dunia akibat Covid-19. 

Andika tinggal di Dukuh Sembung Wetan, RT 1, RW 11, Desa Bekonang, Kecamatan Mojolaban.  Selama ini, Andika tinggal bersama ibunya yang seorang janda bernama Wati Wahyuningsih.

Wati meninggal dunia pada 13 Juli 2021 ketika sedang berjuang melawan virus corona di RSUD dr. Moewardi Solo.

Kondisi Andika sekarang juga memprihatinkan. Dia hidup sendirian. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dia mengandalkan uluran tangan dari saudara dan tetangga.

“Si Angga sudah ditawari untuk tinggal di Sragen bersama bibinya tidak mau. Andika juga sama dan memilih tinggal sendiri,” kata dia.

Atas kondisi kedua anak, Tarto bersama jajarannya melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako terhadap anak yang hidup seorang diri dikarenakan orangtuanya meninggal akibat terpapar Covid-19.

Selain menyalurkan bantuan sembako, juga mengecek kesehatan anak tersebut. Kedua anak yatim piatu tersebut dalam kondisi sehat dan sementara kebutuhan makan cukup. Selain disuplai dari saudaranya juga tetangga ikut membantu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB