Konflik Lahan di Danau Toba Bikin Presiden Jokowi Terkejut

Arief Apriadi, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 23:38 WIB
Konflik Lahan di Danau Toba Bikin Presiden Jokowi Terkejut
Presiden Jokowi membuka pertemuan Forum Rektor. [Foto : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]

Suara.com - Aktivis lingkungan Togu Simorangkir mengatakan Presiden Jokowi kaget saat mengetahui adanya permasalahan lingkungan dan konflik lahan di area sekitar Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara.

Presiden Jokowi, lanjutnya, merasa kaget lantaran Danau Toba yang berstatus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), tak dipelihara dengan pendekatan ramah lingkungan.

"Beliau (Jokowi) sudah mengetahui permasalahan dan saya juga mengatakan bahwa Danau Toba sebagai daerah KSPN itu tidak bisa sejalan dengan aktivitas yang merusak lingkungan dan ternyata ada hal hal yang beliau tidak tahu dan tadi dia sangat terkejut ketika saya katakan," ujar Togu dalam video yang diunggah di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (6/8/2021).

Togu Simorangkir bersama temannya, Anita Hutagalung dan Irwandi Sirait sebelumnya melakukan aksi jalan kaki dari Danau Toba menuju Istana Negara, Jakarta, sebagai bentuk protes atas dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Selain itu, aksi ini juga merupakan respons atas bentrok PT TPL dengan masyarakat adat di Natumingka, Sumatera Utara.

Ketiganya melakukan perjalanan dari Makam Raja Sisingamangaraja XII, di Soposurung, Balige, Senin, 14 Juni 2021 lalu dan tiba di Jakarta setelah menempuh perjalanan selama 44 hari.

Togu menjelaskan bahwa Presiden Jokowi merasa kaget saat mengetahui keramba jaring apung di Danau Toba adalah milik perusahaan, bukanlah milik warga sekitar.

"Ada hal yang beliau tidak ketahui, ada ekspresinya memang benar-benar terkejut. Salah satunya itu beliau tidak tahu kalau keramba jaring apung yang di danau Toba itu milik perusahaan, beliau pikir itu milik rakyat," jelas Togu.

"Karena kalau milik rakyat katanya susah untuk nutupnya, tapi ketika saya katakan milik 2 perusahaan beliau sampai, ya dia terkejut," ucap dia.

Togu menyebut Jokowi pun langsung memerintahkan jajarannya untuk memeriksa laporan permasalahan mengenai isu lingkungan dan konflik lahan di area sekitar Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara.

baca juga

"Jadi bapak presiden akan memerintahkan jajarannya untuk untuk memeriksa laporan saya yang tadi saya sampaikan, mewakili kita Tim 11 Aliansi Gerak Tutup TPL dan khsusnya masyarakat luas dari Batak," kata Togu.

Tak hanya itu, Togu menuturkan bahwa Jokowi akan memberikan bibit pohon untuk membenahi kerusakan-kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitar Danau Toba.

Jokowi, lanjut Togu, juga berencana melakukan penanaman bibit di sekitar Danau Toba pada November atau Desember 2021 mendatang dengan masyarakat adat.

"Bapak Presiden mengatakan tadi kerusakan-kerusakan lingkungan yang sudah terjadi, mari kita tanami. Pemerintah siap memberikan bibit pohonnya, dan rencananya Bapak Presiden akan datang November atau Desember untuk melakukan penanaman bersama dengan Tim 11 dan masyarakat adat dan saya merinding," kata Togu.

"Presiden mengatakan ada 15 tanah adat yang akan diselesaikan bulan ini. Tadi saya sudah melihat lima yang sudah diselesaikan, dan sepuluh lagi akan diselesaikan beliau dalam bulan ini. Ini kabar gembira untuk masyarakat adat di sekitar Danah Toba," ucap Togu.

Togu berharap aksi yang dia dan rekan-rekannya lakukan bisa membuka mata publik akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, termasuk di Danau Toba.

"Kita berharap investasi-investasi yang di sekitar Danau Toba juga memerhatikan tentang lingkungan hidup, jangan hanya fokus mengeruk keuntungan tapi mengabaikan kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan di masa mendatang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

44 Hari Jalan Kaki Danau Toba-Jakarta, Togu Simorangkir Cs Temui Jokowi

44 Hari Jalan Kaki Danau Toba-Jakarta, Togu Simorangkir Cs Temui Jokowi

Sumut | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 16:32 WIB

Moeldoko Ibaratkan Kasus Covid-19 Seperti Balon: Tekan di Sini, Muncul Lagi di Sana

Moeldoko Ibaratkan Kasus Covid-19 Seperti Balon: Tekan di Sini, Muncul Lagi di Sana

News | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 16:23 WIB

Dianggap Jegal Trah Soekarno untuk 2024, Pigai: Jokowi Mesti Dipecat

Dianggap Jegal Trah Soekarno untuk 2024, Pigai: Jokowi Mesti Dipecat

Lampung | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 14:53 WIB

Disebut Cuma Jago Adu Bacot, DPR Ditantang Aksi Mosi Tak Percaya soal Covid ke Jokowi

Disebut Cuma Jago Adu Bacot, DPR Ditantang Aksi Mosi Tak Percaya soal Covid ke Jokowi

News | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 13:07 WIB

Pengamat Menilai Jokowi Bisa Jadi Alternatif Gantikan Megawati Memimpin PDIP

Pengamat Menilai Jokowi Bisa Jadi Alternatif Gantikan Megawati Memimpin PDIP

Malang | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 13:07 WIB

Terkini

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×