Prediksi Agustus Masih Rawan, Ini Alasan Epidemiolog Minta PPKM Diperpanjang Lagi

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 09 Agustus 2021 | 09:52 WIB
Prediksi Agustus Masih Rawan, Ini Alasan Epidemiolog Minta PPKM Diperpanjang Lagi
Prediksi Agustus Masih Rawan, Ini Alasan Epidemiolog Minta PPKM Diperpanjang Lagi. Ilustrasi antrean pengendara mengular saat melintas di pos penyekatan PPKM di kawasan Lenteng Agung, Jaksel. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat maupun Level berhasil membuat Indonesia terhindari dari skenario terburuk.

Meski begitu, angka kematian dan laju penularan di masyarakat masih tinggi, ia mengusulkan PPKM dilanjutkan minimal sepekan ke depan.

"Ini ada keberhasilannya menekan kasus, skenario terburuk tidak terjadi berhasil dihindari, karena tanpa PPKM sulit menghindari skenario terburuk, namun belum signifikan," kata Dicky saat dihubungi, Senin (9/8/2021).

"Seminggu ke depan masih bertahan dulu, kita beri waktu untuk relaksasi faskes dan penguatan 3T, 5M, dan vaksinasi," sambungnya.

Dia memprediksi lonjakan kasus masih akan terus terjadi hingga akhir Agustus bahkan September jika kondisi masih tetap sama.

"Kita belum melewati puncak beban di fasilitas kesehatan dan kematian, jadi sampai akhir Agustus masih rawan," jelasnya.

Dicky menyoroti angka testing yang tidak pernah meningkat bahkan semakin berkurang jelang akhir PPKM, hal ini berbahaya karena penularan di masyarakat tidak terdeteksi.

"Tes positivity rate ini masih jauh sekali dari yang ditargetkan di bawah 10 persen, laju penularan masih sangat tinggi, sebagian besar klaster tidak terdeteksi," ucapnya.

Penularan yang tidak terdeteksi ini, lanjut Dicky, membuat angka kematian di lingkungan penduduk semakin tinggi tanpa terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ini yang menempatkan kita lebih dari 17 bulan kita dalam level terburuk, dan ini sangat serius, itulah sebabnya di komponen akhir pandemi yaitu kasus kematian tinggi," katanya.

"Minimal ada satu juta testing, nah ini yang belum pernah kita lakukan," usul Dicky.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4-1 akan berakhir pada hari ini, namun belum ada keputusan dari pemerintah diperpanjang atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan TKA China Masuk Lagi di Tengah PPKM, Pengamat Sentil Begini

Puluhan TKA China Masuk Lagi di Tengah PPKM, Pengamat Sentil Begini

Riau | Senin, 09 Agustus 2021 | 08:16 WIB

Dear Warga Sumut, Beras Bantuan PPKM Tahap II Segera Disalurkan

Dear Warga Sumut, Beras Bantuan PPKM Tahap II Segera Disalurkan

Sumut | Senin, 09 Agustus 2021 | 08:05 WIB

Kadernya di DPRD Labura Terciduk di Tempat Hiburan, Hanura Bicara Sanksi Pecat

Kadernya di DPRD Labura Terciduk di Tempat Hiburan, Hanura Bicara Sanksi Pecat

Sumut | Senin, 09 Agustus 2021 | 07:35 WIB

Ngomong-ngomong Dinar Candy, Rocky Gerung: Pornografi Intelektual Dilakukan BuzzeRP

Ngomong-ngomong Dinar Candy, Rocky Gerung: Pornografi Intelektual Dilakukan BuzzeRP

Bali | Senin, 09 Agustus 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang

Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang

News | Senin, 30 Maret 2026 | 08:55 WIB

Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi

Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 08:20 WIB

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Praktisi Hukum Desak Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Kreatif

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Praktisi Hukum Desak Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Kreatif

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:35 WIB

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:11 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:03 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB