Menpora Ingin Mahasiswa Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 09 Agustus 2021 | 16:52 WIB
Menpora Ingin Mahasiswa Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Menpora Ingin Mahasiswa Jadi Pencipta Lapangan Kerja. (Dok: Kemenpora)

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Zainudin Amali resmi membuka kegiatan Kuliah Kewirausahaan Pemuda Kemenpora bersama Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta secara virtual, Senin (9/8/2021) pagi.

Dalam sambutannya, Amali mengungkapkan, bahwa pengembangan kewirausahaan pemuda di kalangan mahasiswa yang digelar tersebut merupakan implementasi dari salah satu program prioritas Kemenpora masa kerja 2020-2024.

“Ada 5 program prioritas yang kami telah jadikan sebagai panduan untuk melakukan kegiatan, melakukan program kedepan. Apa yang kita kerjakan pada pagi hari ini adalah masuk di dalam program prioritas yang kedua yakni pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat semangat kewirausahaan,” kata Amali.

Menurut Amali, program kewirausahaan di kalangan pemuda dijadikan prioritas karena tolak ukur kemajuan suatu bangsa dari sisi kesejahteraan masyarakatnya adalah seberapa besar persentase masyarakat yang bergerak di bidang usaha.

“Semakin besar presentasenya, maka masyarakat di negara itu menuju pada kemajuan,” jelasnya.

Di sisi lain, tantangan yang dihadapi kedepan semakin berat. Terlebih bangsa ini akan menghadapi bonus demografi atau jumlah pemuda atau usia produktif lebih besar dari yang tidak produktif.

“Bonus demografi ini kalau kita tidak kelola dengan baik, maka dia akan menjadi petaka buat kita. Tetapi kalau kita kelola dengan baik, insya Allah akan menjadi manfaat buat bangsa ini,” ungkapnya.

Amali menjelaskan, yang akan berhadapan langsung dengan bonus demografi tersebut adalah para pemuda saat ini yang masih berada di kampus. Sehingga, pemerintah, perguruan tinggi dan kelompok-kelompok masyarakat harus mempersiapkan para pemuda untuk bisa menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan semakin berat tersebut.

Dengan demikian, pemerintah mendorong kewirausahaan di kalangan pemuda atau mahasiswa karena menyadari persaingan yang dihadapi tersebut semakin berat. Sebab, kata Amali, para mahasiswa harus bersaing lulusan perguruan tinggi yang jumlahnya sangat banyak dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia Belum lagi lulusan luar negeri dan mereka akan kembali ke tanah air.

“Nah kalau hanya mengandalkan lapangan pekerjaan yang disediakan orang lain, maka itu tidak cukup. Angkatan kerja yang lahir setiap tahun dan lapangan kerja yang tersedia setiap tahun itu tidak sebanding, lebih banyak angkatan kerjanya daripada lapangan kerja,” pungkasnya.

Oleh karenanya, menurut Menpora Amali, para mahasiswa harus dibekali dengan pengetahuan di luar akademik. Karena apabila mahasiswa hanya mengandalkan kemampuan akademik saja tanpa ada bekal-bekal lain, maka setelah keluar dari perguruan tinggi akan bergantung pada orang lain.

“Para mahasiswa setelah lulus harus menjadi job creater, penyedia lapangan kerja. Bukan menjadi job seaker. Anda lulus, melamar kesana kemari bawa ijazah, bawa rekomendasi dan belum tentu langsung diterima. Mencoba di berbagai tempat tentu diterima karena persaingan banyak, bukan hanya mahasiswa lulusan Universitas Bung Karno tetapi yang lain-lain,” katanya mengingatkan.

Amali meminta para mahasiswa atau peserta kegiatan ini untuk serius mendengarkan paparan, pemikiran, dan pengalaman para narasumber dalam menjalankan usaha sembari mulai memikirkan usaha apa yang akan dijalankan nantinya. Para mahasiswa yang serius mengikuti acara ini dan dibuktikan dengan proposal usaha nantinya akan dipandu secara bertahap oleh Kemenpora.

“Sehingga yang benar-benar berminat yang akan dipandu. Setelah itu kemudian ada pendampingan dan pasti akhirnya ada fasilitasi bantuan sedikit dari Kemenpora untuk mau usaha apa tetapi harus real serius dan fokus. Banyak hal yang bisa dilakukan, orang-orang yang sudah menjadi pengusaha besar, menjadi konglomerat merka itu berusaha dari bawah,” ungkapnya.

Hadir dalam acara ini, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Asrorun Ni’am Sholeh, Rektor UBK, Dr. Didik Suhariyanto, SH., MH dan para narasumber antara lain, Putra Nababan, Anggota Komisi X DPR, Ketua Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun Chrisbiantoro, Akademisi UBK, Benny Luntungan dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelaran Liga 1 dan Liga 2 Berlangsung Fleksibel, Menpora Puji PSSI

Gelaran Liga 1 dan Liga 2 Berlangsung Fleksibel, Menpora Puji PSSI

Bola | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 18:15 WIB

Kabar Baik, Pemerintah Dukung Penuh Liga 1 Digelar Mulai 20 Agustus 2021

Kabar Baik, Pemerintah Dukung Penuh Liga 1 Digelar Mulai 20 Agustus 2021

Surakarta | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 17:57 WIB

Menpora: Kami Yakin Penyelenggara Mampu Laksanakan Liga 1 dengan Prokes Ketat

Menpora: Kami Yakin Penyelenggara Mampu Laksanakan Liga 1 dengan Prokes Ketat

Bola | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 17:47 WIB

Capaska 2021 Jalani Latihan Gabungan Bersama Pasukan Pengamanan Presiden

Capaska 2021 Jalani Latihan Gabungan Bersama Pasukan Pengamanan Presiden

News | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 17:06 WIB

Kemenpora Perhatikan Prokes Ketat saat Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Nasional 2021

Kemenpora Perhatikan Prokes Ketat saat Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Nasional 2021

News | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 17:01 WIB

Rakor PSSI, BNPB, dan Polri Soal Gelaran Liga 1, Menpora: Pemerintah Mendukung

Rakor PSSI, BNPB, dan Polri Soal Gelaran Liga 1, Menpora: Pemerintah Mendukung

Bola | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 16:57 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB