Video Sandiaga Uno Marahi Anaknya, Gara-gara Telepon Sosok di Istana Diam-diam

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 10 Agustus 2021 | 13:51 WIB
Video Sandiaga Uno Marahi Anaknya, Gara-gara Telepon Sosok di Istana Diam-diam
Video Sandiaga Uno Marahi Anaknya. (Instagram/@sandiuno)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf, Sandiaga Uno baru saja memarahi anaknya yang masih kecil. Hal ini dipicu karena anaknya menghubungi sosok yang berada di Istana tanpa sepengetahuan dirinya.

Sandiaga Uno pun langsung menasehati sang anak yang bernama Sulaiman. Ia membagikan video saat menegur anaknya ini di akun Instagram @sandiagauno.

Ternyata, anaknya memakai ponselnya dan menelepon Putri Tanjung diam-diam. Padahal, Putri Tanjung sedang sibuk bekerja di Istana sebagai staf khusus presiden.

Sandi pun memberikan nasehat kepada anaknya. Ia meminta sang anak izin ke dirinya jika ingin menelepon orang lain.

"Kalau mau telepon orang lain itu harus izin papa dulu. Karena kemarin Sulaiman telepon Putri Tanjung. Kakak Putri Tanjung kan lagi kerja, dia kerja di Istana," tegus Sandiaga dalam video seperti dikutip Suara.com, Selasa (10/8/2021).

"Kaget dia ditelepon sama papa. Ternyata aku cek, Sulaiman yang telepon. Kamu pencet (telepon) Putri Tanjung?" lanjutnya.

Video Sandiaga Uno Marahi Anaknya. (Instagram/@sandiuno)
Video Sandiaga Uno Marahi Anaknya. (Instagram/@sandiuno)

Anak Sandi sendiri hanya menunduk lesu saat ditegur. Ia juga menggelengkan kepala saat ayahnya bertanya apakah dirinya menelepon Putri Tanjung.

"Enggak," jawab anak Sandiaga Uno.

Sandi lalu mengingatkan jika ini bukan kali pertama terjadi. Anaknya juga kembali menelepon sang kakak di pagi hari. Namun, kali ini anak Sandi menelepon menggunakan ponsel sang ibu.

baca juga

"Terus barusan kakak kamu telepon. Dia bangun, lagi tidur dia kaget karena dari hp-nya mama, dia pikir ada apa-apa," kata Sandi.

Melihat anaknya diam saja, Sandi kemudian berpesan agar anaknya selalu bertanya lebih dulu. Setelah menegur, ia langsung memeluk dan mencium anaknya.

"Lain kali tanya dulu ya," pesan Sandi.

Sementara dalam caption, Sandi menjelaskan aksi sang anak diduga karena terbatasnya sosialisasi akibat pandemi. Ia menyebut anaknya berusaha mendapatkan perhatian orang tua dengan berbagai cara.

"Terbatasnya sosialisasi dengan teman sekolah selama school from home, membuat anak mencari berbagai cara agar mendapat perhatian lebih dari orang tua," tulis Sandi.

Sandi mengingatkan setiap orang tua harus memberikan perhatian ekstra kepada anak, tak peduli sesibuk apapun. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menunjukkan kasih sayang dan menegur anak dengan baik saat berbuat salah.

"Sesibuk apapun, kita harus berikan perhatian itu. Jika anak ada salah, ajak diskusi jangan dimarahi. Berikan pelukan dan kasih sayang. Buat dia memahami apa kesalahanya dan tidak mengulang," pesan Sandi.

Sandi pun bertanya apakah ada yang orang tua yang mengalami hal serupa. Pertanyaan itu langsung dijawab warganet dengan berbagai pengalaman mereka. Ada juga yang mengomentari mengenai aksi anak Sandiaga itu.

"Sama pak. Anak saya juga seperti itu. Cuma cara penyelesaian saya tak selembut sikap bapak," aku warganet.

"Sangat setuju Pak, semua butuh prosea pendewasaan setiap individu, anak adalah generasi masa depan," komen warganet.

"Kenapa harus nelpon Putri Tanjung kan masih banyak orang di contact list papa kamu, Sulaiman?" canda warganet.

"Sulaiman masih berusaha mengalihkan, 'Papa makan apa?' Anak kecil lucu banget sih kalau udah takut dan ketahuan salah," celutuk warganet.

"Hahahaha bagus nggak telepon RI1 (Presiden Jokowi) dan RI2 (Wakil Presiden Ma'ruf Amin) ya bro," sahut lainnya.

Video ini bisa disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harteknas ke-26, Jokowi ke BRIN: Cari Cara-cara Cerdas untuk Akuisisi Teknologi Murah

Harteknas ke-26, Jokowi ke BRIN: Cari Cara-cara Cerdas untuk Akuisisi Teknologi Murah

News | Selasa, 10 Agustus 2021 | 13:03 WIB

Wapres Maruf Amin Serukan Hijrah dari Ketergantungan Produk-produk Asing

Wapres Maruf Amin Serukan Hijrah dari Ketergantungan Produk-produk Asing

News | Selasa, 10 Agustus 2021 | 12:17 WIB

Kemenparekraf Gelar Program Apresiasi Kreasi Indonesia 2021

Kemenparekraf Gelar Program Apresiasi Kreasi Indonesia 2021

Bisnis | Selasa, 10 Agustus 2021 | 11:52 WIB

Viral Raja Inggris Kuliah di Universitas Siliwangi, Diperkenalkan Rektor di Sidang Terbuka

Viral Raja Inggris Kuliah di Universitas Siliwangi, Diperkenalkan Rektor di Sidang Terbuka

News | Selasa, 10 Agustus 2021 | 12:28 WIB

Sandiaga Targetkan 450.000 Masyarakat Bisa Dapat Vaksin di Sentra Vaksinasi Kemenparekraf

Sandiaga Targetkan 450.000 Masyarakat Bisa Dapat Vaksin di Sentra Vaksinasi Kemenparekraf

Lifestyle | Selasa, 10 Agustus 2021 | 11:55 WIB

Dikabarkan Dekati Partai Golkar, Pengamat: Jokowi Berbagi Peran dengan Koalisi

Dikabarkan Dekati Partai Golkar, Pengamat: Jokowi Berbagi Peran dengan Koalisi

Surakarta | Selasa, 10 Agustus 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×