Tertidur saat Kebakaran di Kemang, Kronologi Sebelum Kaka, Istri dan Anak Hangus Terbakar

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 15 Agustus 2021 | 18:10 WIB
Tertidur saat Kebakaran di Kemang, Kronologi Sebelum Kaka, Istri dan Anak Hangus Terbakar
Lokasi kebakaran di Kampung Pemulung, Jalan Kemang Utara IX, Jaksel yang menewaskan satu keluarga. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Satu keluarga beranggotakan suami-istri, dan satu orang anak tewas saat kebakaran di Kampung Pemulung, Jalan Kemang Utara IX, Jakarta Selatan. Mereka sedang tertidur lelap saat kejadian.

Salah seorang saksi mata, Katro (45) mengatakan kebakaran bermula karena api yang mendadak muncul di dekat pemukiman pemulung yang dipekerjakan oleh seorang bernama Haji Ali. Si jago merah disebutnya mendadak langsung membesar.

"Tiba-tiba langsung gede aja apinya. Enggak tahu pasti sih, cuma emang api keluar dari dekat box listrik," ujar Katro saat ditemui di lokasi, Minggu (15/8/2021).

Katro mengatakan begitu api membumbung tinggi, warga setempat langsung panik berlarian. Mereka saling mengingatkan rekan lainnya yang saat itu sedang tertidur, termasuk tiga korban tewas bernama Kaka (30), Eni (40), dan Febri (3).

"Sudah langsung di-bangunin. Tiga-tiganya kita samperin," jelasnya.

Situasi saat itu disebutnya sudah sangat mencekam karena api dengan cepat menyambar. Panas begitu terasa hingga membuat warga takut.

Kaka, kata Katro, sudah sempat merespons ketika salah satu pemulung. Karena diyakini sudah sadar, mereka pergi meninggalkan Kaka untuk menyelamatkan diri.

Lokasi kebakaran di Kampung Pemulung, Jalan Kemang Utara IX, Jaksel yang menewaskan satu keluarga. (Suara.com/Fakhri)
Lokasi kebakaran di Kampung Pemulung, Jalan Kemang Utara IX, Jaksel yang menewaskan satu keluarga. (Suara.com/Fakhri)

"Digoyang-goyangin (badannya) pada teriak 'kebakaran, kebakaran'. Dia sudah jawab 'hah?' gitu. Kita akhirnya sudah pergi saja kirain sudah bangun terus kabur," jelasnya.

Begitu api mulai padam, Katro mengumpulkan rekan-rekannya. Namun Kaka dan keluarga tidak ditemukan.

baca juga

Akhirnya ia meminta pemadam kebakaran untuk ikut mencari Kaka di tempat mereka tidur.

"Bener saja, kan dia tidur di lantai dua, udah di bawah jasadnya. Hangus, gosong gak berbentuk lagi," pungkasnya.

Lokasi kebakaran di Kampung Pemulung, Jalan Kemang Utara IX, Jaksel yang menewaskan satu keluarga. (Suara.com/Fakhri)
Lokasi kebakaran di Kampung Pemulung, Jalan Kemang Utara IX, Jaksel yang menewaskan satu keluarga. (Suara.com/Fakhri)

Satu Keluarga Tewas Terpanggang

Sebelumnya, sebanyak tiga orang tewas akibat kebakaran yang melanda puluhan lapak pemulung di Kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Minggu (15/8/2021). Satu keluarga dilaporkan tewas dalam kebakaran itu.

Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Mulat Wijayanto mengatakan ketiga korban meninggal tersebut adalah Kaka (30), Eni (40), dan Febri (3).

“Tiga orang meninggal. Semuanya sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, untuk dilakukan autopsi,” katanya seperti dilaporkan Antara, Minggu.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Selatan, Herbert Flider Lumban Gaol mengatakan penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

Lebih lanjut Herbert mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 03.18 WIB dini hari. Lantas sekitar pukul 04.52 WIB api sudah berhasil dilokalisir.

Lokasi kebakaran di Kampung Pemulung, Jalan Kemang Utara IX, Jaksel yang menewaskan satu keluarga. (Suara.com/Fakhri)
Lokasi kebakaran di Kampung Pemulung, Jalan Kemang Utara IX, Jaksel yang menewaskan satu keluarga. (Suara.com/Fakhri)

“Saat ini api sudah dapat dipadamkan, untuk penyebab kebakaran diduga korsleting listrik,” kata Herbert.

Untuk memadamkan kobaran api itu, kata Herbert, sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan yang terdiri dari 13 unit pompa dan 6 unit pendukung.

“Untuk personel 95 orang,” katanya.

Salah satu warga setempat, Bambang mengungkapkan kobaran api berasal dari salah satu lapak yang kemudian menyebar ke lapak-lapak lain.

“Api dari sudut belakang, terus nyebarnya cepat sampai semua kena (terbakar). Ini kan bangunan semi permanen semua dan isinya lapak-lapak gitu jadi memang cepat terbakar apinya. Di sini kan (lokasi kebakaran) lapak pemulung,” kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tewaskan Satu Keluarga, Polisi Periksa 2 Warga Kasus Kebakaran Lapak Pemulung di Kemang

Tewaskan Satu Keluarga, Polisi Periksa 2 Warga Kasus Kebakaran Lapak Pemulung di Kemang

News | Minggu, 15 Agustus 2021 | 15:27 WIB

Kaka dan 2 Anggota Keluarganya Tewas Terbakar di Mampang Prapatan

Kaka dan 2 Anggota Keluarganya Tewas Terbakar di Mampang Prapatan

News | Minggu, 15 Agustus 2021 | 13:15 WIB

Sopir Taksi dan Satu Keluarga Tewas Tabrakan Gara-gara Ular Kobra

Sopir Taksi dan Satu Keluarga Tewas Tabrakan Gara-gara Ular Kobra

Sumbar | Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:15 WIB

Sekeluarga Tewas Terbakar usai Anniversary, Ucapan Terakhir Istri ke Benni

Sekeluarga Tewas Terbakar usai Anniversary, Ucapan Terakhir Istri ke Benni

News | Kamis, 25 Maret 2021 | 12:55 WIB

Terkini

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB