Biaya Tes PCR Turun Jadi Rp450 ribu - Rp550 Ribu Disambut Baik: Selama Ini Jadi Momok

Siswanto

Senin, 16 Agustus 2021 | 12:52 WIB
Biaya Tes PCR Turun Jadi Rp450 ribu - Rp550 Ribu Disambut Baik: Selama Ini Jadi Momok
Ilustrasi tes PCR. (Elements Envato)

Suara.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia Kalimantan Barat menyambut baik kebijakan dari pemerintah yang mengatur agar biaya PCR turun dari Rp900 ribu menjadi Rp450 ribu - Rp550 ribu karena selama ini menjadi momok bagi pelaku usaha dan masyarakat saat berpergian.

"Biaya tes PCR selama ini memang menjadi momok dan penghalang bagi orang yang ingin melakukan perjalanan atau berpergian sebab kadang biayanya lebih mahal dari tiket tujuan penerbangan," ujar Ketua APINDO Kalimantan Barat Andrea Acui Simanjaya di Pontianak, hari ini.

Ia menambahkan belum lagi soal ada perubahan jadwal penerbangan yang menyebabkan hasil tes PCR dengan harga yan tinggi masa berlakunya jadi kadaluarsa.

"Dampak harga tinggi sangat besar termasuk sektor ekonomi di daerah atau negara ini. Dengan penurunan tentu menjadi jawaban terhadap persoalan berpergian masyarakat terutama ke luar provinsi dengan menggunakan pesawat," kata dia.

Menurutnya, pemerintah menyelenggarakan pelayanan tes PCR melalui berbagai laboratorium milik pemerintah provinsi dan kabupaten atau kota yang terdapat pada beberapa instansi, misalnya laboratorium kesehatan provinsi atau puskesmas - puskesmas yang memiliki alat dan kemampuan untuk melakukan tes PCR.

"Dengan menempatkan harga pelayanan yang bersifat pelayanan pemerintah untuk keperluan warga dengan harga yang ditetapkan oleh kementerian atau kepala daerah melalui dinas terkait, yang bisa jadi patokan bagi laboratorium swasta," kata dia.

Ia menyampaikan bahwa ternyata Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat sudah beberapa bulan meniadakan layanan tes termasuk rapid test, demikian juga tidak semua puskesmas melayani rapid test sebagai deteksi awal untuk masyarakat yang memerlukan.

"Seharusnya unit unit pelayanan ini aktif melakukan pelayanan untuk masyarakat pada saat saat seperti ini, bukan justru meniadakan pelayanan dan akhirnya masyarakat harus membayar di laboratorium swasta," kata dia.

Sementara itu, Ketua PHRI Kalimantan Barat Yuliardi Qamal juga menyambut baik. Dengan harga PCR turun diharapkannya mobilitas pelaku usaha atau masyarakat ke Kalbar lebih ramai. Sehingga bisa berdampak kepada hunian di hotel - hotel di Kalimantan Barat.

baca juga

"Selama ini harga tes PCR lebih mahal daripada tiket. Jadi orang kebanyakan berpikir ulang atau menunda dulu karena mahal PCR. Kalau PCR turun saya yakin akan lebih ramai orang ke Kalbar dan kami bisa lebih banyak melayani tamu. Dengan demikian usaha kami jalan dan daerah ekonominya bisa bergerak," kata dia.

Sambutan baik juga data dari masyarakat di Kota Pontianak, Ari. Menurut selama ini memang cukup berat untuk membayar PCR dengan harga mencapai Rp900 ribu.

"Mau tidak mau kami harus membelinya asalkan bisa memenuhi urusan dil uar kota. Dengan rencana turunnya harga PCR kami sangat menyambut baik apalagi ekonomi masyarakat saat ini cukup sulit," kata dia.

Ia berharap harga tes PCR terus bisa lebih murah lagi karena yang berpergian ke luar kota tidak semuanya orang berduit.

"Di sinilah peran pemerintah harus ada. Pesawat tak hanya digunakan orang yang berduit saja, orang biasa pun gunakan pesawat saat ini sebagai moda transportasi urusan antar provinsi. Selama ini saya ada 25 kali ke luar provinsi dan kebijakan mulai rapid test, antigen dan PCR harus saya penuhi," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OLX Jadi Ruang Aman untuk Pencari Kerja Harian

OLX Jadi Ruang Aman untuk Pencari Kerja Harian

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 10:30 WIB

Terkini

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:49 WIB

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:48 WIB

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 17:47 WIB

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 17:46 WIB

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

News | Senin, 02 November 2026 | 17:43 WIB

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

News | Senin, 02 November 2026 | 17:41 WIB

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

×